
" Cristian Alexander..."
Deg !
Jantung Alex bergemuruh, Bukan dia tidak mengetahui suara siapa itu.
Itu suara wanita yang pernah berada di dekat nya. Wanita yang pernah di cintai nya dan memilih pergi bersama Pria lain karena dia tidak pernah mengatakan cinta.
Dan saat dia mengatakan cinta, Wanita itu lebih memilih pergi dengan alasan orang tua nya yang ternyata dia memilih pria yang lebih kaya dari nya.
Lalu untuk apa lagi wanita itu kembali setelah 4 tahun lama nya tidak pernah berjumpa ?
Alex mengangkat pandangan nya dan menatap wanita yang berdiri tegak di depan nya.
Clara Debora !
Itu lah yang di ingat nya saat ini. Wajah nya menunjukan reaksi apa pun.
" Alexander..." Wanita itu jalan mendekat ke arah Alex yang masih menatap nya dengan tatapan tajam nya.
" Berhenti di tempat mu !" Ucap Alex dengan tegas.
Alex berdiri di hadapan wanita yang berprofesi sebagai Model dan Desainer terkenal di L.A.
" Apa yang membuat mu berani menemui ku ?" Tanya Alex dengan wajah garang nya.
Sama sekali tidak menunjukan sikap welcome nya atas kedatangan wanita yang di ingat nya sebagai Clara Debora itu.
" Alex, Sorry, Aku tidak bermaksud meninggalkan mu, Because My mom and My Dad, "
" Dan aku tidak perduli. Bahkan jika dulu kau bertahan pada ku aku bisa memberi mu seratus butik yang kau ingin kan sekaligus !" Ucap nya dengan sombong.
" Lex, Im So Sorry Babe. " Clara mengelus rahang tegas Milik Alex dan berani memeluk nya.
Sementara di bawah sana, Risa masih di payungi Kedua Bodyguard nya saat keluar dari mobil menuju Loby Kantor suami nya.
Risa sangat cantik hati ini. Dia mengenakan gaun sederhana untuk bertemu dengan suami nya di kantor sesuai yang di katakan suami nya tadi malam dan pagi tadi saat menghubungi nya dsn meminta membawakan makan siang.
Dan Risa memasak sendiri. Dengan penuh permohonan agar mereka mengijinkan nya demi makan siang suami nya.
Risa berdalih ingin memberi kejutan dan akhir nya mereka bersedia membantu dan Risa hanya memasak tidak memotong karena takut tangan nya terluka dan habislah mereka semua yang ada di rumah besar itu.
" Selamat datang Nyonya, Anda sudah di tunggu Oleh Tuan...Mari..." Resepsionist memang sudah menunggu Risa dan segera membawa nya menuju Lift khusus dan menuju lantai 36 tempat dimana ruangan suami nya berada.
" Terima kasih .."
" Eh ? Tidak perlu seperti itu Nyonya. Kami lah yang harus hormat kepada Nyonya. Mohon jangan tersenyum pada kami saat bersama dengan Tuan Alex. "
" Oh, Oke..Maaf. " Ucap Risa yang memang mengetahui Tabiat suami nya itu.
" Lisa, Ini Nyonya Sudah sampai. Tuan memerintahkan kami di bawah untuk mengantar Nyonya ke ruangan Tuan. " Mata Lisa membulat sempurna.
Tuan nya masih menerima tamu wanita yang mengaku di cintai Tuan nya tadi maka dia membiarkan nya karena takut. Tapi apa ini ?
Istri sah nya datang ? Apa yang harus di lakukan nya saat ini ?
Lisa bingung harus bagaimana , Tapi dia bisa bernafas lega saat melihat seorang wanita berparas tinggi semampai berjalan dengan angkuh nya melewati mereka bertiga disana.
Namun dia berhenti sejenak untuk memandangi Risa. Ya, Pandangan nya tertuju pada Risa yang di balut barang barang berharga fantastis itu.
Risa bahkan membawa Tas kulit buaya berwarna putih yang membuat mata Clara melotot tak percaya tapi mungkin rekan kerja Alex batin nya.
__ADS_1
" Kau pendek sekali. " Cibir nya ke arah Risa. Risa hanya menunduk saja merasa takut pada wanita itu.
" Mari, Nyonya saya antar. " Ajak Lisa saat Clara sudah pergi.
Risa mengikuti langkah Risa menuju ruangan suami nya yang baru dua kali di datangi nya.
Ceklek...
" Silahkan Nyonya. "
" Terima kasih Kak Lisa..." Lisa kaget.
Nyonya mereka memanggil nya Kakak ? Ahh...Lisa ingin menangis saat ini. Memang usia nya sudah 27 tahun dan berapa usia Nyonya mereka itu ?
" Ah, I-iya Nyonya. " Lisa langsung pamit takut sang Bos besar melihat interaksi nya dan sang Nyonya.
" Kau ingin terus berada disana ?" Ucap Alex dingin saat sudah melihat istri cantik nya yang sudah datang .
" Kemari. " Risa mendekat dan Masuk ke dalam pelukan suami nya.
Deg !
Jantung Risa serasa mau copot, Risa memang bukan wanita berkelas dari kalangan atas, Tapi dia cukup tau membedakan mana parfume wanita mana parfume Pria.
" Hey ? Kau kenapa ? Kenapa jantung mu berdetak sangat cepat ? Kau masih sakit ? Atau tidak enak badan ? " Alex membawa Risa duduk sofa dan memangku nya.
Alex menatap wajah cantik itu yang kini terlihat sendu. Apa yang terjadi pikir nya lagi.
Tanpa di sadari nya dia lah sumber kesakitan Risa.
" A-ayo makan. Tuan harus makan. " Ucap Risa gugup.
Alex melihat kejanggalan disini. Istri nya tidak seperti biasa nya. Dan dia kembali memanggil nya dengan sebutan Tuan.
Alex tau ada yang di sembunyikan wanita itu.
Risa langsung menyiapkan makan siang nya untuk Alex dan bersiap untuk menyuapi suami nya itu. Sementara Alex masih menatap semua pergerakan istri nya yang tidak seperti biasa nya.
" Tu-tuan..." Risa menyuapkan Nasi yang sudah berada di sendok ke depan mulut Alex.
Dan Alex masih menatap nya dengan tatapan tajam nya enggan membuka mulut nya dan berkata apa pun.
" Tu-tuan...Ayo makan, Makanan nya sudah si-siap. Apa Anda ingin makan sendiri ?" Tanya Risa dengan gugup melihat sorot mata tajam milik Alex yang menatap nya dengan tatapan tajam.
Bahkan Alex tidak bergerak sedikit pun.
" Apa yang kau sembunyikan dari ku ?"
Deg !
Jantung Risa semakin tak karuan. Suami nya tau segala yang di rasakan nya. Suami nya sangat mengetahui nya.
" Saya ? Memang nya saya kenapa ? Sa-saya baik baik saja. " Jawaban Risa semakin membuat Alex yakin bahwa wanita itu menyembunyikan sesuatu.
Karena pertanyaan nya dan jawaban yang di berikan Risa sangat bertolak belakang !.
" Aku tidak bertanya apa kau baik baik saja !. Aku bertanya apa yang kau sembunyikan ?"
" Sa-saya hanya masih merasa lelah, Dan pusing. " Jawaban Risa membuat Alex mengeraskan rahang nya dan langsung berdiri dari duduk nya.
" Baik ! Kalau itu yang kau rasakan. Kita kerumah sakit sekarang !" Alex langsung menarik tangan Risa untuk berdiri dan membawa nya pergi.
" Tuan...Saya baik baik saja. " Risa sudah ketakutan setengah mati.
Jika Alex tau dia berbohong apa jadi ? Tanpa di sadari Risa Alex juga sudah tau apa yang lakukan nya
" Baru beberapa detik yang lalu kau bilang kau lelah dan pusing, Lalu sekarang kau bilang kau baik baik saja. Lalu apa mau mu ? Katakan pada ku apa yang yang sembunyikan ? Jika memang kau masih merasakan sakit ayo kita kerumah sakit untuk memeriksakan keadaan mu. !"
__ADS_1
Hati ku yang sakit Tuan...
Ucap Risa hanya bisa di dalam hati saja.
" Makan saja dulu ya. A-aku belum makan siang. Dan aku ingin makan dengan Tuan..." Alex hanya bisa memejam kan mata nya untuk menahan amarah nya yang bisa saja meledak dan melukai Risa nanti nya.
" Baik kita makan !" Akhir nya Alex mengalah, Dia mau makan bersama Risa.
" Kau memasak ? Katakan !"
" I-iya..."
" Baik ! Mulai besok aku akan memecat semua pelayan dirumah jika kau ingin memasak. Kau juga ingin membersihkan rumah ? Biar sekalian aku memecat semua nya ?" Risa paham maksud dari ucapan suami nya yang melarang nya masuk ke area dapur.
" Ma-maaf. Aku hanya ingin memasak untuk suami ku saja..." Risa tertunduk takut disana.
Lagi lagi Alex hanya bisa menahan emosi nya untuk Risa.
" Aku membutuhkan istri yang bisa melayani ku. Membantu ku bersiap dan menemani ku ! Aku menjadikan mu istri ku bukan untuk ku jadikan pelayan ! Aku bisa membayar berapa pun mahal nya makanan di Dunia ini untuk ku makan. Kau cukup memperhatikan ku saja. ! Tidak perlu melakukan hal apa pun !!" Ucap nya dengan Tegas.
" Maaf, "
Huh !
Alex hanya bisa membuang nafas nya berat tanda dia menahan sesuatu di dalam diri nya agar tidak menyakiti Risa nya.
Tapi kenyataan nya Risa sudah sakit bang Alex...
" Ayo. Aku akan membawa mu jalan jalan hari ini sesuai janji ku !" Alex langsung menarik tangan Risa dan mengikuti nya.
" Tapi Kotak bekal nya ??"
" Biar Lisa yang membereskan nya !" Risa hanya bisa menurut saja saat Alex membawa nya keluar dan dia tersenyum saat melihat Lisa berdiri di balik meja nya.
Lagi lagi Alex melihat istri nya yang memang berbeda hari ini.
" Kau kenapa Risa ??? Apa yang kau sembunyikan dari ku ???" Ucap Alex Frustasi melihat Keadaan Risa saat ini.
" Aku baik baik saja Tuan. Tidak ada apapun !" Jawab Risa mencoba biasa saja padahal hati nya sakit.
Alex ingin memasangkan sabuk pengaman Risa namun Risa menolak nya.
" Saya bisa sendiri Tuan..." Ucapan Risa seakan kembali menyulut amarah yang di tahan Alex sejak tadi akhir nya meledak juga.
" Terserah kau !!! " Alex yang emosi langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan di atas rata rata.
Risa sudah ketakutan setengah mati saat berada di dalam mobil yang di kendarai Alex.
Wajah nya pucat dan berkeringat dingin bahkan kini air mata nya lolos begitu saja sangking takut nya.
Citttt.....
" Aaahhhkkkk...." Teriak Risa saat merasakan Mobil mengerem mendadak dan tubuh nya serasa hampir terlempar ke depan jika tidak ada lengan kokoh Alex yang menahan nya.
Tubuh nya bergetar hebat, Air mata nya semakin deras keluar tanpa dia ingin membuka mata nya.
Alex merasakan hati nya teriris saat melihat Risa yang ketakutan dan menangis tanpa suara itu.
Grep...
Alex langaung membawa tubuh mungil itu ke dalam pelukan nya.
Dan Alex merasakan tubuh istrinya semakin bergetar disana dan Kemeja nya juga sudah basah oleh air mata istri nya yang menangis tanpa suara itu.
...ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜...
__ADS_1
Bang, Kok gak peka banget sih ??
Kaku banget kayak kanebo kering ðŸ˜ðŸ˜