Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Menangis


__ADS_3

Hari hari Risa dan Alex berjalan dengan lancar, Walau masih di iringi dengan Ke gengsian Alex.


Namun semua nya berjalan lancar saja.


Risa mendapatkan Pesan dari nomor baru di ponsel nya.


09xxxxx


Sebuah pesan suara disana.


Risa sedikit takut, Namun berusaha menguatkan hati nya.


" Kenapa ? Aku memang membunuh nya, Aku memenggal kepala mereka, Lalu tubuh mereka ? Aku membuang nya di sungai yang berada di dekat hutan ! "


Deg !


Jantung Risa berdetak kencang, Suara itu, Suara suami nya.


Suara Alex Risa yakin itu suara Alex kan ? Iya kan ?


Apa tadi ?


Ting...


Jantung Risa semakin tak karuan saat melihat Alex menembak seseorang tepat di kepala nya.


Tes...


Air mata Risa jatuh, Dia tidak boleh lemah, Dia harus ingat pesan Alex, Yang mengatakan bahwa Risa harus percaya pada nya bukan ?


Tapi, Ini...Ini nyata kan ? Bukan salah paham ? Ini benar benar nyata ! Ini kenyataan nya.


Lalu kembali lagi Risa mendapatkan pesan di ponsel nya.


" Aku menikahi nya hanya untuk bersenang senang saja, Aku hanya ingin mempermainkan nya saja lalu membuang nya !"


Deg !


Semakin hancur hati Risa saat ini. Apa itu ?


Apa itu semua ? Apa selama ini semua nya bohong ?


Cinta nya Alex ?


" Nyonya, Ada Tamu. " Ucap salah satu pelayan disana.


Mereka pelayan baru, Jadi tidak mengetahui siapa tamu nya.


" Oh, Iya baik, Aku akan segera turun !" Ucap Risa.


Setelah di yakini nya Wajah nya baik baik saja, Dia turun ke bawah dan ternyata di bawah adalah ibu mertua nya dan apa itu ? Kenapa bisa bersama Ibu Tiri suami nya ?


Apa ini ??? Kenapa mereka ?


" Selamat datang ibu..." Risa memberi hormat pada ibu mertua nya.


Plak..


Sebuah Map di lempar kan Ibu Alex di depan Risa.


" Tanda tangani itu dan pergi dari sini. Pesawat mu berangkat 45 menit dari sekarang !. Mobil sudah menunggu mu di depan!"


" Ini Cek, Kau bisa mencairkan nya dimana pun ! Tulis nominal nya. Aku akan dengan senang hati mencairkan nya untuk mu !" Semakin hancur hati Risa.


Di usia kandungan nya yang memasuki 3 bulan, Dia di beri kado seperti itu.


Air mata Risa bercucuran, Dia membaca disana dan ternyata itu surat gugatan cerai dimana disana tertera nama Alex dan nama nya.


Lalu, Bagaimana bisa Tanda tangan suami nya berlabuh disana ?


Ternyata benar pesan suara tadi.


Risa menghapus air mata nya, Dia bergegas mengambil surat itu dan menandatangi nya disana.


Hati nya sudah hancur.

__ADS_1


" Jangan pernah bermimpi bisa membeli diri ku dan kebahagiaan ku ! Aku pergi karena aku muai bersama orang orang munafik seperti kalian. " Risa langsung masuk ke kamar nya dan mengganti pakaian nya disana.


Dia langsung keluar meninggalkan rumah itu tanpa ada pengawal yang tau karena dia memakai topi nya.


Alex baru selesai meeting dan dia mencas ponsel nya yang memang kehabisan baterai.


Saat ponsel nya nyala, Dia mendapatkan pesan masuk dari hasil ponsel Risa yang di sadap nya.


Nomor tidak di kenal, Dan bahkan Asa pesan suara lalu pesan bergambar.


" Sial !!!" Umpat nya emosi dan semakin emosi saat melihat Dan mendengar rekaman itu.


Dia ingat, Rekaman ini adalah rekaman sewaktu dia dan Lionel masih berteman dulu.


Dan sial nya lagi, Tanpa sepengetahuan nya Lionel memfoto diri nya yang tengah mengeksekusi Target nya.


" Sial !!! Risa..." Lirih nya ketakutan.


Dia mengecek ponsel nya dan ternyata Risa nya masih dirumah dari GPS gelang nya.


Sejenak dia merasakan lega di hati nya saat mengetahui Risa masih di rumah nya.


Lalu, Rekaman CCTV menunjukan bahwa Risa turun dari tangga menemui dua orang yang di kenal nya.


Ibu kandung nya dan Wanita yang menjadi ibu tiri nya.


Rahang nya mengeras, Emosi nya meledak sempurna disana.


Prang...


Alex meninju guci besar di ruangan nya dan hancur seketika.


Markus masuk ke ruangan Alex saat mendengar suara pecahan, Lisa juga ikut masuk kesana.


" Tuan, Ada apa ?" Tanya Markus.


Tapi dia sudah bisa membaca situasi seperti ini, Pasti berkaitan dengan Nyonya Alexander.


Risa !.


Markus mengerti dan memberi kode pada Lisa agar menangani segala nya di kantor dan melaporkan pada nya nanti.


Lisa mengerti.


Sepanjang Jalan Alex terus menghubungi istri nya namun gagal, Ponsel nya tidak di angkat nya, Lalu GPS nya masih dirumah dan dia kembali bernafas lega


Alex hampir sampai dirumah nya, Tanpa di sadari nya, Mobil yang berpapasan dengan mereka adalah mobil yang di tumpangi istri nya.


Tak lama mobil kedua adalah mobil ibu tiri nya dan sial nya mobil ketiga hampir bertabrakan dengan mobil nya dan Alex tau itu mobil siapa.


Itu mobil ibu nya.


" Ibu," Lirih Alex disana.


Dia kecewa bahwa ibu nya tega melakukan itu pada nya.


Apa salah nya dengan Risa ???


Sampai ibu nya tega.


" Dimana Istri ku ? " Teriak Alex saat sudah memasuki rumah nya dengan wajah emosi.


" Nyo-Nyonya pergi bersama Ibu Tuan, Kata nya ingin menginap disana bersama Tuan..." Jawab Salah satu pelayan yang memang mengetahui kepergian Risa dan sempat mencegah nya.


" Damn !!!" Umpat nya Kesal.


Rasa kesal nya dan marah nya semakin bertambah kala melihat Map Coklat disana.


Entah sengaja di tinggal atau memang tertinggal.


Hati Alex bergetar hebat, Hancur sudah harapan nya saat melihat coretan tangan istrinya di surat berlogo Pengadilan, Surat gugatan Cerai nya.


Dan Sial nya dia lah penggugat disana dan Risa tergugat nya.


" Risa..." Lirih Alex disana.

__ADS_1


Hati nya benar benar hancur, Risa pergi meninggalkan nya, Risa nya...


Dia kembali mengambil ponsel nya dan melihat dimana Risa nya.


Bandara !


" Markus !!!" Teriak Alex menggema di ruangan itu.


" Aku tidak mau tau, Tutup bandara saat ini juga. Hentikan semua penerbangan !!! Semua nya !!! Jangan biarkan satu pesawat pun lepas landas !!!" Teriak Alex.


Dia langsung masuk ke dalam mobil nya dan langsung menuju Bandara, Ibu dan Wanita sialan itu akan di urus nya nanti.


Yang terpenting saat ini adalah Risa. Nya, Dia harus menjelas kan semua nya.


Pasti Risa nya sangat terpukul dengan semua itu. Risa nya pasti menangis


" Tunggu aku sayang, Tunggu aku, Tunggu Papa Nak..."


" Sial !!! Menyingkir kalian !!!" Umpat nya kesal sembari terus membunyikan klakson mobil nya.


Jangan tanyakan kecepatan mobil yang di kendarai Alex.


Alex sudah sampai di bandara, Dia langsung masuk begitu saja saat melihat Bandara benar benar sudah kosong, Tidak ada satu orang pun disana.


Tujuan utama nya adalah ruang tunggu, Pasti ibu nya menyiapkan penerbangan Khusus, Tidak mungkin Risa di berangkatkan dengan pesawat Komersial karena itu akan memudahkan kan Alex mencari nya.


Mau bagaimana pun Alex akan tetap bisa menemukan Risa nya.



" Alex, " Gumam Risa merasakan Aura suami nya dari jarak jauh.


Di lihat nya sekeliling nya sudah sepi, Bahkan tidak ada satu orang pun disana.


Dia bangkit dan langsung berlari. Dia tidak ingin tertangkap Alex, Dia tidak ingin tinggal bersama Pria itu lagi.


Risa berlari dari bandara, Dia melupakan keadaan nya saat ini yang sedang hamil.


Dia berlari kencang yang dia bisa, Dia tidak ingin tertangkap oleh Alex.


" Aku tidak ingin kau mengambil anak ku, Tidak. Aku membenci mu. " Ucap Risa Lirih.


Dia terus berlari agar tidak tertangkap Alex.


" Risa !!!" Teriak Alex saat melihat Istri nya berlari.


Dia menemukan Risa, Risa hanya melihat sekilas dan kembali berlari.


Alex panik, Dia panik melihat keadaan istri nya yang berlari, Dia tidak ingin kehilangan anak dan istri nya.


" Bertahan lah sayang, Kita akan pergi, Mama akan membawa mu. !" Ucap Risa sebelum memasuki taksi.


" Pak, Jalan Pak, Ku mohon jalan, Aku ingin mereka menemukan ku Pak. " Pak supir itu melihat seorang Pria berpakaian jas lengkap sedang berlari kearah mereka.


Beruntung bahwa bapak itu Rabun jauh, Jika dia melihat dengan jelas dengan kaca mata nya, Habis sudah dia saat melihat Alex.


" Berhenti !!! Jangan pergi Risa !!!" Teriak Alex.


" Pak, Aku mohon..." Risa berlinang air mata disana.


Wush...


Mobil taksi nya sudah di jalan kan.


" Risa !!!" Teriak Alex terus mengejar Taksi nya. Dia tidak perduli lagi.


Risa harus di dapatkan nya.


" Jalan terus pak, Jangan biarkan dia menangkap ku, Ku mohon pak. " Risa semakin menangis disana.


Sial, Dia melupakan mobil nya.


...😭😭😭😭 ...


Risa kasihan kamu sayang 😭😭

__ADS_1


__ADS_2