Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Kecelakaan


__ADS_3

Alex berlari sekuat tenaga saat mendapat kan kabar bahwa istri nya di bawa ke salah satu rumah sakit terdekat.


Dia bahkan meninggalkan rapat penting begitu saja tanpa kejelasan.


Berlari mengabaikan tatapan heran semua orang yang berselisih di jalan dengan nya.


Alex terus berlari sampai sia tiba di ruangan UGD tersebut.


Brak...!!!


Nafas nya berlarian, Dada nya naik turun menandakan diri nya memang kelelahan.


Seluruh tubuh nya menegang kaku saat melihat istri nya menangis dengan tubuh yang bergetar hebat.


" Sayang...."


Grep...


Alex langsung membawa Risa kedalam pelukan nya.


Dia menangis saat melihat sosok pelindung nya kini memang datang menjemput nya.


" Sayang...." Alex memejam kan mata nya karena meredam emosi nya yang siap meledak.


Amarah nya sudah berada di puncak nya ! Setelah ini habislah mereka semua.


Itu lah yang ada di pikiran barisan para penjaga itu.


" Ssstt....Jangan menangis. Aku sudah disini bersama mu. Jangan menangis lagi..." Risa mengangguk.


Tapi amsih terasa di pendengaran nya bahwa Risa masih terisak isak di dada nya.


" Kita Pulang !" Alex langsung membawa Risa ke dalam gendongan nya.


Dengan langkah tegap serta aura dominan nya Alex berjalan begitu saja tanpa melihat siapa pun.


Dia hanya fokus dan sesekali menciumi puncak kepala istri nya.


" Sudah, Pejamkan mata mu. " Risa kembali mengangguk lagi hingga dia benar benar tertidur.


Setelah meletakan Risa di kamar nya Alex kembali turun dan berjalan ke halaman belakang.


6 orang penjaga Risa sudah berdiri dengan Pasrah saat ini.


Masih mendengar derap langkah nya saja mereka sudah ketakutan setengah mati, Bagaimana jika sampai berani menatap mata tajam itu ?


Bugh ! Bugh ! Bugh ! Bugh ! Bugh ! Bugh !


6 pukulan penuh dengan kekuatan di berikan Alex pada ke 6 orang yang di tugas kan nya untuk menjaga Risa.


" Apa yang ingin kalian jelas kan ? Aku memberi kalian waktu selama satu menit untuk menjelaskan nya !" Mereka paham .


Mau tidak mau mereka menceritakan apa yang terjadi.


Secara garis besar mereka cukup merangkum saja dan menjelaskan dengan detail nya agar sang penguasa memahami nya.


" Kejadian itu sangat cepat Tuan ! Awal nya baik baik saja, Namun saat Nyonya hendak menghampiri anak gelandangan ad sebuah mobil yang seperti sengaja ingin mencelakai Nyonya ! Karena --" Alex mengangkat tangan nya karena dia sudah tau apa yang di lanjutkan mereka.

__ADS_1


Bugh !


Sekali lagi, Mereka mendapatkan satu persatu hadiah tanda cinta dari Alex ..


Bahkan ada anak buah nya yang memuntahkan darah dari mulut nya.


" Pergi obati dia !" Usir Alex pada salah satu anak buah nya yang muntah darah karena di hajar oleh nya.


Dia kembali merogoh saku jas dalam nya untuk mengambil ponsel nya dan menghubungi Markus.


" Istri ku hampir di tabrak mobil di kawasan sekolah Theo, Lihat CCTV nya. Aku rasa ini bukan kecelakaan biasa. "


" Baik Tuan, Lisa akan menghandle meeting nya. "


" Ya !"


Tut !


Sambungan telepon di putus Alex sepihak.


Dia kembali memasuki rumah nya dan saat dia hendak ke kamar nya, Theo berada di depan pintu bersama Sky di gendongan nya.


" Ada apa Son ?" Tanya Alex melihat kedua Putra nya.


" A-apa Mama baik baik saja ?" Tanya Theo penasaran.


Dia bahkan tidak berani masuk ke kamar Orang tua nya karena takut menganggu Sang Mama karena tadi dia melihat papa nya menggendong Mama nya.


Alex tersenyum, Dia mengelus kepala Theo dan mengambil Sky dari gendongan Theo.


" Mama hanya lelah saja, Dan sedikit lecet di kaki dan siku nya. " Alex membuka pintu kamar nya dan membawa kedua anak nya masuk.


Di usap nya dengan lembut kepala Mama nya itu.


" Ma...Cepat sembuh .." Ucap Theo dengan tulus.


Alex tersenyum untuk itu.


" Sudah jangan mengganggu Mama, Ayo kita berenang saja. " Sky terlihat sangat antusias.


Dia di pakaikan ban pelampung di leher nya dan mulai berenang bersama.


Theo dan Sky begitu bahagia, Dan Alex juga bahagia melihat.


Tapi saat mereka sedang asyik, Markus datang menemui mereka.


" Kita akhiri ini anak anak, Papa ada kerjaan dengan Uncle Markus. "


" Iya Pa. " Theo mengangguk dan keluar dari kolam renang dan Sky dibawa Nanny nya.


" Tunggu aku di ruangan kerja. Aku akan segera kembali. " Markus kembali mengangguk dan pergi ke ruangan kerja sang Tuan.


Dia sudah memegang bukti bahwa ada salah satu tersangka yang sedang di curigai nya saat ini.


Saat ini Markus tengah menunggu sang Penguasa, Dan dia juga sudah di suguhkan Cappucino latte dari Pelayan rumah besar ini.


Terdengar derap langkah menggema di ruangan ini dan Markus tau itu Alex.

__ADS_1


" Duduk lah dengan tenang ! Sebelum kau memulai nya. " Markus mengangguk dan membuka Rekaman CCTV yang sudah di ambil nya.


Alex melihat itu semua dan dia mulai menjelaskan nya.


" Plat nomor nya palsu ! Ini sudah di rencanakan sebelum nya Tuan. Dan disini semua terlihat seperti real saja. Dan orang yang menabrak Nyonya Sudah mati di tempat setelah kejadian itu. " Alex menautkan sebelah alis nya.


" Dan menurut info yang di dapat, Pengemudi mengalami over dosis obat obatan. " Lanjut Markus lagi .


" Dan garis besar nya ?" Tanya Alex yang kini melempar kan begitu saja iPad tadi ke meja kerja nya.


Dimana disana juga ada Markus.


" Saya curiga dengan seseorang ! "


Alex bersandar di kursi kerja nya dan fokus pada Markus kini.


Benar kah dugaan mereka sama ?


" Gwen Jill Smith ?" Tanya Alex pada Markus.


" Saya belum menemukan bukti kuat nya Tuan, Tapi menurut anak buah yang disana, Dia menjadi salah satu wanita kesayangan Deep Arlord !" Alex menyeringai.


" Deep Arlord ? Bagaimana kabar nya ? Apa mata nya sudah sehat ?" Markus paham betul disini.


Yang membuat Deep Arlord kehilangan sebelah penglihatan nya adalah Alexander sendiri yang di kenal sebagai Mr, A.


" Deep Arlord bekerja sama dengan Lexus. " Alex hanya tersenyum saja.


" Oh Ya ? Bagaimana kalau kita bermain ? Apa kau tidak merindukan itu ?" Tanya Alex dengan santai nya.


Dia menggoyang goyang kan kursi nya berayun ayun dengan santai sambil memejam kan mata nya.


" Aku rasa kita harus melemaskan otot otot mu. Lihat kau mulai membuncit, Semenjak menikah. " Berkata tanpa membuka mata nya dan tetap memejamkan mata nya.


Markus hanya bisa melengos saja.


Dia masih kesal dengan kejadian beberapa malam yang lalu, Hingga membuat kepala nya berdenyut nyeri atas bawah karena ulah sang Tuan.


Beruntung Risa bisa membujuk nya hingga mereka kembali tinggal dirumah mereka sendiri.


" Jangan berani mengumpat ku ! Tubuh dan kekuatan mu tidak sebanding dengan ku ! aku rasa kau perlu banyak bermain lagi dengan Jesica ?" Markus bergidik ngeri.


Membayang kan beruang wanita itu saja kepala nya semakin pusing.


" Saya akan lari di treadmill selama satu jam Tuan. Saya juga akan bertarung dengan anda, Tali jangan libatkan Jesica, Saya benar benar geli. " Mohon Markus dengan sangat.


" Taruhan nya ?" Tanya Alex dengan santai.


" Memenggal kepala Lexsus atau mengambil kan sebelah lagi mata Deep Arlord untuk ku ?" Inilah yang membuat Markus mual.


Dia memang pembunuh, Tapi jika harus mengambil organ dalam atau salah satu nya, Rasa nya Markus mual.


" Apa tidak ada yang lain Tuan. " Alex menggeleng.


" Bawakan Kepala Lexus pada ku atau Mata Deep, Kau tinggal memilih nya saja. " Alex tetap berayun ayun di kursi nya hingga pelayan membawa segelas Susu hangat.


Dan Markus kaget.

__ADS_1


" Jangan kaget ! Susu ini adalah susu untuk kesehatan kata istri ku. Dia ingin aku hidup panjang bersama nya. " Markus mengangguk saja.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2