
Alex sudah tidak di L.A dia langsung menuju sekolah asrama Diaman Rain dan Cloud berada.
Dan kabar yang di terima nya dari Cloud membuat hati dan pikiran nya tidak tenang.
Apalagi saat ini banyak siswa siswi yang menganggap putri satu satu nya itu nakal dan tidak tau aturan.
Bukan Rain yang tidak tau aturan, ,tapi mereka semua yang tidak mengetahui bagaimana cara aturan main bersama Rain.
Jika mereka baik dengan Rain, tidak mungkin Rain akan melakukan hal seperti itu pada mereka, apalagi sampai membuat lawan nya terluka dan berdarah.
Alex sudah sampai di sekolah Rain, Karena dia sudah mendapatkan izin dari sekolah untuk bisa bertemu Rain.
Tapi apa yang di lihat nya ini ? Dia ingin mengunjungi Rain, Bukan melihat Rain nya di rendahkan seperti itu.
Dan apa ini ? Kenapa Rain nya tidak melawan ? Kedua tangan nya terkepal erat saat melihat bagaimana bibir anak sekolah ini berucap begitu brutal nya terhadap Rain nya.
" Kenapa kau diam saja ? Apa kau tiba tiba bisu ? Iya ? Dimana sikap angkuh dan sombong mu itu ? Apa kau takut saat setelah tau siapa Daddy ku ?" Rain tetap diam saat bahu nya terus di dorong dorong seperti itu.
" Dimana Daddy mu ? Yang kau katakan bahwa Daddy mu itu orang hebat ?" Ucap nya sekali lagi.
Namun wajah Rain tidak menunjukan reaksi apapun selain datar dan lurus tanpa beban sedikit pun.
Laptop,iPad serta buku buku nya masih berada di tangan nya.
Rain berusaha mempertahan kan barang barang nya sampai Buku buku nya di jatuhkan dan Rain pun berjongkok untuk mengambil nya.
Namun hal itu membuat membuat Alex murka saat apa yang di lakukan kakak kelas pada Rain nya.
" Berani nya kau !!!"
Deg !
Rain memejam kan mata nya saat mendengarkan suara Papa nya. Apa benar itu suara papa nya ? Apa karena dia sangat merindukan hingga dia berhalusinasi seperti ini ?
" Papa..." Gumam Rain saat melihat Pria berkemeja biru yang sangat di rindukan nya.
__ADS_1
Benar kah semua ini ?
Alex membuka kaca mata nya saat Rain melihat ke arah nya dengan tatapan rindu nya.
" Papa .." Rain meninggalkan begitu saja barang barang nya di halaman sekolah dan berlari ke arah papa nya.
Dia benar benar sangat merindukan Papa nya.
" Papa Rain mau peluk..." Alex memeluk putri satu satu nya.
Bahkan dia juga membawa Rain dalam gendongan nya.
Betapa sakit nya hati Alex sebagi seorang ayah saat melihat putri nya di perlakukan seperti itu, Rain tidak melawan dan mencoba semakin mengontrol diri nya.
Dia sudah berjanji tidak akan membuat ulah lagi dan mengakibatkan Cloud juga. Rain tidak ingin Cloud juga di cap sebagai anak nakal.
" Miss you pa...I Miss you..." Mata Alex menyorot tajam ke arah gadis belia yang kini menatap heran ke arah nya dan putri nya.
Alex berjalan mendekat ke arah dimana Bianca dan teman teman nya berada, Dimana posisi mereka yang tadi membully Rain kesayangan nya.
" Kau ! Akan ku tunjukan pada mu bagaimana cara kerja keluarga ku ! Aku Pria yang kau tanyakan tadi ! Aku pria yang kau sebut saat merendahkan Putri ku ! Dan kau tau ? Jika aku sudah tidak menyukai sesuatu, pasti Akau akan membuang nya ! Aku bisa melakukan apapun di dunia itu sesuka ku ! Aku bisa mendapatkan apapun yang ku inginkan !. Jika aku menginginkan mu hancur beserta keluarga ku, Maka aku akan mendapat kan nya. Bianca Clarista Jenino ? Kau putri Dari Pria yang bernama Jordan Jenino ? Kau tau ? Jika aku sudah menyebutkan nama lengkap seseorang, Berarti sebentar lagi nama itu akan hilang dari peredaran !"
" Apa yang ku katakan pada mu ini bukan hanya ancaman saja ! Tapi aku akan mewujudkan nya !" Setelah mengatakan hal itu Alex membawa Rain yang masih berada dalam gendongan nya.
" Bawa barang barang putri ku ! Dan aku ingin menemui Cloud !" Alex benar benar mencari dimana Cloud, Apa di kelas 6 seperti Rain ? Karena Alex benar benar tidak mengetahui nya Karena anak anak nya tidak bicara apapun selain tantang keadaan mereka.
" Dimana Cloud sayang ." Tanya Alex sambil terus mengusap rambut indah milik putri nya.
Alex juga memberikan kecupan kecupan kasih sayang di kening dan puncak kepala Rain nya.
" Cloud di kelas 3 SMP A+ Pa..." Kedua langkah kaki Alex berhenti melangkah saat mendengar untaian kata yang keluar dari bibir mungil putri nya.
Kelas 3 SMP ? tapi sejak kapan ? Kenapa dia tidak mengetahui nya ,?
" Rain..."
" Rain serius Pa, Cloud di kelas 3 SMP, dia saat ujian bisa lompat kelas karena kecerdasan nya. " Alis Alex semakin terangkat saat kembali Rain mengatakan kebenaran nya.
__ADS_1
" But, Sejak kapan ?" Tanya Alex lagi kembali melangkahkan kedua kaki nya menuju gedung SMP dimana Cloud berada .
" Sejak dua hari setelah kami masuk sekolah, Cloud di masukan ke kelas 3 SMP karena kepintaran nya. " Alex mengangguk.
Saat mereka hendak sampai di gedung SMP, Ada seorang pria remaja yang dengan berani menghadang langkah nya.
Siapa pria ini ? Alex menatap Pria yang memakai kostume basket nya.
" Rain..."
" Rain tidak ingin melihat nya pa, Rain tidak ingin bicara apapun dengan nya. Rain tidak mengenal nya dan tidak mau mengenal nya. !" Alex menatap remeh ke arah Pria di hadapan nya saat ini.
" Kau dengar ? Apa yang di katakan putri ku ? Dia tidak ingin berurusan apapun dengan mu ! Jadi menyingkir dari jalan ku sebelum aku mematahkan kedua kaki panjang mu !" Darius terkejut.
Tapi dua harus bisa mengendalikan diri nya saat ini, Dia ingin tau siapa Alexander ini, Apa ini sosok penguasa di London sana ? Apa ini Papa nya Rain ?
Di lihat nya benar benar garis wajah seorang Alexander dan Rain sangat berbeda, dimana pria menyeramkan itu berwajah bule seperti nya, Dan Rain itu sangat Asia, Antara China atau Korea dan jepang, Darius tidak tau kebenaran nya sama sekali.
" Jangan pernah ingin tau apa yang bukan menjadi urusan mu ! Umur mu masih terlalu muda untuk mati penasaran ! Jadi belajar saja sebisa mu ! Jika aku sanggup dan mampu, Temui aku di ring, Aku akan menunggu mu saat itu juga ! Aku bukan orang bodoh yang tidak mengetahui apa maksud mu anak muda !" Rain mengangkat wajah nya dan menatap wajah garang Papa nya kaget.
Tapi Alex tetap biasa saja, Dia hanya mengangguk dan tersenyum tipis pada Rain.
" Dan bukan hanya kau saja ! Bahkan aku akan menantikan pria pria yang ingin bersama putri ku ! Bukan hanya aku yang harus kau hadapi nanti nya, Kau akan berhadapan dengan langit di keluarga ku ! Jika Kau tidak menggunakan kaki panjang mu dengan baik, Aku tidak akan bisa menjamin bahwa kau bisa berjalan dengan baik setelah bertemu dengan Kakak nya Rain !"
Bugh...
Alex sengaja menabrakan tubuh nya ke tubuh jangkung Darius dan pergi meninggalkan nya begitu saja dengan sejuta pertanyaan di dalam benak nya.
Menyeramkan sekali pria yang menjadi Papa Baby Girl nya ?
Dan apa maksud nya tadi ? menunggu nya di ring?
" Dan aku akan datang untuk bertemu anda di masa depan nanti Tuan Alexander !" Teriak Darius saat Alex dan Raina sudah menjauh.
Rain tidak ingin menatap nya sedikit pun, Tidak sedikit pun.
...❤️❤️❤️...
__ADS_1