Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Bahagia Nya Alex


__ADS_3

" Sayang..." Panggil Istri nya seorang Alexander.


" Heum ?" Jawab Alex sambil mengelus lembut rambut indah Risa .


" Apa kamu bahagia ?"


" Pertanyaan macam apa itu ?" Jawab Alex heran.


Kenapa istri nya itu ?


" Tidak ada, Aku hanya bertanya saya. " Jawab Risa yang bersandar di dada suami nya.


Risa merasa sangat bahagia, Terlebih semenjak kehadiran Theo yang menambah kebahagiaan mereka.


" Kau harus tau apa yang aku rasakan. Kita hidup bukan baru sehari dua hari, Kau seharus nya sudah tau apa yang kurasakan. " Alex membalas pelukan hangat istri nya.


" Apa kita bisa berlibur ? Mengunjungi ibu dsn bibi ?" Tanya Risa mengadahkan wajah nya menatap sang suami.


Cup...


Alex mencium hidung mungil istri nya itu.


" Kau ingin berlibur kemana ?" Tanya Alex serius.


Risa masih berpikir, lalu dia mengambil ponsel nya dan kembali pada pelukan hangat suami nya.


" Kenapa kau masih bertingkah seperti remaja ? Usia mu sudah memasuki 23 tahun. " Keluh Alex saat melihat istri nya kembali pada posisi ternyaman nya.


" Kenapa ? Kamu gak suka ?"


" Bukan tidak suka ! Aku rasa nya menikahi anak sma saja. Kau terlalu menggemaskan. Bahkan kau terlihat seperti kakak nya anak kita. "


" Benarkah begitu ?"


" Ck, Jauhkan mata kucing mu itu ! Kau menyebalkan. " Alex mendorong kening istri nya.


" Kamu tetap tampan di usia matang kamu. " Puji Risa sambil menciumi rahang tegas suami nya.


" Dasar kau ! Aku seperti pria dewasa yang di goda gadis belia. "


" Kenapa tertawa ? Kau mentertawakan ku ?" Tanya Alex menatap tajam ke Risa.


" Ah, Iya oke. Maaf. " Risa kembali menunjukan ponsel nya ke suami nya itu.


" Swiss ?" Tanya Alex Risa mengangguk.


" Disana sejuk bukan ? Terlihat sangat indah. " Jawab Risa lembut.


" Next ?" Tanya Alex lagi.


" Bagaimana kalau Jerman ?" Tanya Risa lagi.


" Belgia ?" Tanya Risa lagi dan lagi.


" Katakan saja kau mau kemana ? Aku akan menyiapkan nya. Cuti ku dan tunggu cuti sekolah nya Theo. Mungkin akhir semester nanti. " Jawab Alex.


" Tapi masih lama. " Risa mengerucutkan bibir nya karena kesal dan kecewa.


" Aahhkkk...sakit..."


" Maka jangan membuat ku gemas dengan tingkah manja mu !"


" Kamu saja yang terlalu mencintai ku !"


" That right !"

__ADS_1


" Serius ?" Alex mengangkat sebelah alis tebal nya menatap Risa.


" Kau tidak percaya ? Kau meragukan ku ?" Tanya Alex lagi dan lagi.


" Bukan begitu, Hanya saja aku terlalu bahagia di cintai oleh kamu. "


" Maka terus lah berbahagia dalam hidup mu ! Maka aku akan baik baik saja. " Risa merasa terharu dengan semua rasa cinta yang di berikan suami nya itu.


Tidak pernah terpikir oleh nya di cintai oleh Alex sebegitu besar nya.


Risa benar benar merasa menjadi wanita yang paling beruntung di dunia ini.


Hidup nya sangat sempurna semenjak di cintai dan di sayangi oleh seorang Alexander.


" Hey, Kau menangis ?" Tanya Alex sambil mengangkat dagu istri nya agar bisa menatap nya.


Risa menggeleng tapi mata nya basah.


" Apa ini ? Aku tidak suka ini !" Ucap Alex saat melihat mata itu basah dengan cairan bening itu.


Alex menghidupkan seluruh lampu di kamar mereka hingga kini menjadi terang benderang.


Kini dia dapat melihat dengan jelas wajah sendu berderai air mata itu.


Alex bahkan membawa Risa ke dalam pangkuan nya.


Kini Alex menatap lekat lekat wajah istri nya.


" Kenapa kau menangis ?" Alex menyelipkan anak rambut yang menutupi sebagian wajah cantik istri nya.


Di kecup nya mata basah itu dengan sangat tulus. Bahkan Tangan nya juga terus mengusap punggung istri nya yang berbalut kain sutra mahal itu.


Tidak ada satu pun yang berada di tubuh seorang Tarisa yang murah. Tidak ada satu pun.


" Katakan apa yang membuat mu menangis ? Apa aku menyakiti mu ?" Tanya Alex lagi sambil membelai pipi halus penuh dengan kelembutan itu.


" Jadi apa yang membuat mu menangis ?" Tanya Alex dengan sangat lembut.


" Aku menangis bahagia. Cinta mu Karena cinta mu Alexander. Aku menangis bahagia karena semua rasa cinta mu yang begitu besar. " Sambil terisak isak Risa mengungkap kan perasaan nya.


Selama menikah dan hidup berumah tangga dengan Alex, Risa memang jarang mengatakan seluruh perasaan nya..


Tapi semua tindakan nya menunjukan apa yang di rasakan nya.


" Apa Cinta ku menyakiti mu ?" Risa kembali menggeleng.


" Tidak sama sekali. "


" Maka jangan pernah menangis untuk itu. Aku tidak suka melihat mu menangis. Hati ku tidak baik baik saja jika kau menangis. "


" Maka terus sayangi aku dan anak anak kita. Aku akan selalu bahagia bersama mu. "


" Apa pun akan ku lakukan demi kau dan anak anak kita. Apapun Risa. "


" Jangan pernah ada wanita lain di dalam hidup kita. Aku tidak ingin kebahagiaan ku dan anak anak kita hancur. "


" Tidak akan !"


" Jika kamu bisa aku juga akan memastikan bahwa hanya kamu satu satu nya pria yang ku cintai. "


" Dan jika kau berani mencintai pria lain maka akan ku habisi dia dengan tangan ku sendiri. Seperti saat aku menghabisi seorang Richard Lim. " Jawab Alex dengan sangat tegas.


Bugh...


" Kenapa kau suka sekali memukul ku hah ? Apa tidak sakit tangan mungil ini memukul ku ? Bagaimana jika tangan mu terluka ?" Risa kembali terkesiap untuk itu.

__ADS_1


Suami nya memang benar benar sangat mencintai nya.


Bahkan dia begitu sangat sangat memperhatikan setiap yang ada di dalam tubuh istri nya.


" Kenapa malah mencemaskan ku ? Padahal aku yang memukul kamu. " Risa mengusap Dada suami nya.


" Jangan pernah menyakiti diri mu karena aku ! Karena aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Kau istri ku. Tugas mu hanya membantu ku dan menyayangi anak anak. Bahagiakan diri mu dengan semua yang ku miliki. " Risa mengangguk mengerti.


" Sekarang apa yang kau inginkan ?" Tanya Alex lagi.


" Bagaimana kalau kita kencan ? Bukan maksud ku untuk meninggalkan anak anak. Tapi kita dinner di malam hari di Atas bagaimana ?" Tawar Risa.


" No ! Ini sudah malam. Lagi pula cuaca sedang buruk. Aku tidak ingin kau sakit. " Risa cemberut.


" Bagaimana jika kita main ludo lagi ?"


" Oh tidak akan !" Alex menolak dengan tegas.


Dia tidak ingin kalah kembali.


" Kita akan kalah kan Markus dan Lisa ? Bagaimana ?" Tanya Risa lagi.


" Ayo..." Alex langsung membawa Risa untuk ke kamar Markus dan Lisa.


Sementara di dalam kamar itu, Markus sedang bersiap untuk memulai aktivitas nya .


Dia mulai mencumbu dan membuat pemanasan dengan tubuh istri nya.


Namun siapa sangka ? Dia saat kegiatan mengasikan itu sedang terjadi, Gedoran di pintu kamar mereka terjadi.


Markus memejam kan mata nya. Inilah sebenar nya yang di beratkan oleh nya.


Tinggal dirumah besar Alex adalah gangguan tersendiri bagi nya.


" Honey..."


" Ssttt...Pakai baju kamu Sasa. Kita harus hadapi bencana ini sama sama. " Lisa mengangguk.


Dia memakai pakaian nya dan ikut menyusul suami nya yang membuka pintu kamar mereka.


Dan benar saja, Sang Tuan penguasa berserta istri nya datang berkunjung di kamar mereka.


" Sayang, Malu..." Lirih Risa menyembunyikan wajah nya di Belakang punggung suami nya saat melihat baju Markus yang terbalik.


Terlebih rambut acak acakan Markus serta ya, You Know lah ya.


" Kalian sedang apa ? Kenapa milik mu---" Alex tidak melanjutkan kata kata nya saat melihat ada yang menonjol di balik celana Markus.


" Tutup mata mu ! Dia sedang pemanasan tadi. " Ucap Alex menutup mata istri nya dan pergi begitu saja dari kamar Markus.


" Aku tunggu 5 menit di lantai bawah. Jika terlambat, maka-----"


" Saya akan turun Tuan..." Jawab Markus cepat dan kembali mempersiapkan diri nya untuk menyusul sang Tuan.


Saat turun dari tangga, Kedua pasangan penguasa itu saling tertawa saat melihat ekspresi melas dari wajah acak acakan Markus.


" Sayang, Bagaimana jika itu terjadi pada kita, Rasa nya sangat memalukan. "


" Dan aku akan memenggal kepala nya jika dia berani mengetuk pintu kamar kita saat aku hendak membajak ladang. "


Bugh...


" Hey ! Kau memukul ku lagi. "


" Maka bicara sepantas nya saja. "

__ADS_1


...❤️❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2