Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
Kembali


__ADS_3

Hubungan Alex dan Risa masih japan di tempat. Walau Risa mau menyiapkan segala nya untuk suami nya.


Tapi Alex tetap merasakan bahwa Risa masih belum percaya seutuh nya pada nya dan Apex sadar akan itu.


" Tidak bisa kah kembali seperti biasa nya ? " Tanya Alex saat Risa sedang memakaikan nya Dasi.


Risa melihat ke arah suami nya dan tersenyum.


Walau di dalam hati nya masih ragu dan gamang.


" Aku merindukan mu. " Ucap Alex menjatuhkan dagu nya di puncak kepala istri nya.


Bahkan dia memberikan kecupan kecupan kecil disana.


" Hallo, Anak Papa. Tolong katakan pada Mama mu. Bahwa Papa mencintai nya. sangat mencintai nya. " Alex berlutut di depan istri nya dan mencium perut buncit itu.


Di elus nya dengan lembut perut bulat itu dan ternyata bergerak...


" Sudah ayo sarapan. Ini sudah hampir siang. " Risa mengajak suami nya untuk sarapan pagi.


Alex merasa hati nya sakit mendapat kan perlakuan kaku dari Risa nya.


Dia sedikit berat menjalani hari nya tanpa perlakuan manis dari Risa.


Sudah dua hari ini mereka terlibat percakapan kaku, Suasana ragu dan sedikit renggang.


Risa tersenyum tapi senyum itu terlihat tidak seperti biasa nya.


Bahkan Alex tidak lagi mendapatkan kemanjaan Risa.


Seperti tadi malam, Mati matian Risa menahan keinginan nya untuk tidak tidur bersama suami nya dan hanya memeluk guling yang memang sudah di beri nya parfume Alex.


Tapi tetap saja. Aroma Parfume bercampur aroma tubuh Alex yang yang di butuhkan nya saat itu.


" Kemarilah. Aku akan memeluk mu. " Alex beringsut dan membawa Risa dalam dekapan nya.


Risa terdiam disana tanpa menjawab apa pun itu.


Alex sengaja membuka piyama tidur nya agar Risa bisa tidur dengan tenang.


" Sudah, Ayo pejam kan mata mu. Aku disini memeluk mu." Ucap Alex menenangkan Istri nya sampai berselang beberapa menit saja istri nya itu tertidur lelap.


Terlihat dari hembusan nafas yang teratur dan lembut.


" Aku mencintai mu. Ku mohon jangan pergi dari ku jika nanti kau mengetahui nya. !" Ucap Alex lagi dan mereka pun akhir nya tertidur dalam gelap nya malam berselimut kabut seperti perasaan sepasang suami istri itu.


...🍃🍃🍃...


" Kenapa sedikit sekali makan mu ? Dia semakin besar disana. " Alex menghentikan sarapan nya saat melihat istri nya tidak berselera makan pagi ini.


" Aku tidak lapar. Mungkin sebentar lagi. "


" Terserah !" Alex bangkit dari kursi nya dan keluar dari rumah.


Entah mengapa rasa bersalah nya semakin besar saat melihat Risa tidak bersemangat dan terkesan sedih disana.


Hati Alex sakit melihat itu. Dan yang membuat nya marah adalah diri nya sendiri yang menjadi penyebab utama nya.

__ADS_1


" Aaaahhhhkkk !"


Brak Brak Brak...


Alex meluapkan emosi nya dengan setir kemudi nya.


" **** !" Umpat nya kasar saat merasakan wajah sendu Risa yang menatap nya.


Ya, Walau di beri senyuman dan senyuman itu palsu.


Alex tidak suka itu semua. Dia kehilangan Kemanjaan dan Senyuman penuh cinta dari Risa.


Alex melajukan mobil nya ke kantor. Hari ini dia akan kerja rodi karena memang banyak nya pekerjaan disana. Dia bukan orang yang bisa membiarkan pekerjaan berlarut larut.


Walau dia libur dari kantor dan mangkir, Tapi dirumah dia akan kembali kerja rodi untuk menghandle segala nya.


Walau ada Markus dan bisa di pastikan Bahwa Markus dan Lisa adalah Partner terbaik nya di Kantor tetap saja. Dialah ujung tombak itu.


" Tuan ? Anda sudah datang ?" Markus kaget saat dia masuk keruangan Alex dan ternyata Tuan nya sudah disana dan bahkan sudah menyelesaikan beberapa berkas padahal ini belum jam kantor beraksi.


" Panggil Lisa. Dan kita akan mengerjakan semua disini. Aku ingin hari ini semua nya selesai. !" Markus heran.


Semenjak menikah dengan Risa, Ini adalah pertama kali nya lagi Alex bekerja Rodi lagi yang walau tidak di pungkiri kerja nya tidak menurun sedikit pun.


Tapi jam kerja nya yang cukup berantakan. Bahkan beberapa meeting penting harus dia dan Lisa yang menghadiri nya.


" Lakukan saja Markus. Aku sudah lalai bekerja beberapa bulan ini. " Imbuh Alex lagi.


Markus mengerti dan mengiyakan saja titah dari sang Bos.


...❤️❤️❤️...


" Ada apa ?" Tanya Alex saat melihat Risa seperti sedang melihat ponsel nya dan sesekali melirik ke arah nya.


" Kenapa Risa ?" Tanya Alex lagi.


Risa mendekat dan duduk di pangkuan suami nya.


Dia memberikan ponsel nya pada Alex dan disana Alex dapat melihat nya.


Perlengkapan bayi ?


" Kau ingin ?" Tanya Alex.


Risa mengangguk.


" Aku masih sibuk hari ini. Bisa kita pergi malam nanti ? Tunggu aku pulang kerja bisa ?" Tanya Alex lagi.


" A-aku mau ini juga. " Risa kembali menunjukan ponsel nya.


Alex kembali mengeryitkan dahi nya.


" Perhiasan ? Kau mau ini ? Benar?" Tanya Alex lagi.


" Iya, Boleh ?"


" Kenapa tiba tiba meminta perhiasan ? Bukan aku tidak ingin membelikan nya. Tapi aku malas membelikan mu lagi karena kau tidak pernah mau memakai nya . Lihat Kotak kotak perhiasan mu itu, Pernah kah kau melihat nya ? Coba ku tanya, Berapa kali kau memakai Semua nya ? Bahkan sendal mu bukan hanya satu. Tapi itu saja yang kau pakai. !" Risa diam saja.

__ADS_1


" Aku rasa bahkan kau tidak tau seberapa banyak perhiasan mu. !" Diam nya Risa menjadi jawaban untuk Alex.


" Cih, Kau menyebalkan. !" Risa hanya tersenyum.


Alex sedikit merasa bahagia. Risa perlahan melupakan nya. Dan dia sedang memikirkan bagaimana cara nya menceritakan semua nya pada Risa.


" Sudah, Aku berangkat. Beli saja apa yang kau ingin kan. Jika bisa pesan saja dan antar kerumah. Perut mu semakin besar. "


" Mau ikut ke kantor boleh ?" Tanya Risa takut.


Alex diam disana. Dan merasa bahagia.


" Ayo. " Ajak Alex lagi.


" Tunggu. Aku mau make up dulu. Mau ganti baju. Sebentar. " Risa sudah berlari.


" Hey ! Jangan berlari. Perut mu semakin berat Risa..."


" Iya Maaf..." Cengir nya dan tak lama sudah keluar dengan Dres selutut dengan memakai Flat Shoes juga.


Apa itu ? Istri nya benar benar berdandan ? Memakai perhiasan lain ? Tas mahal ?


" Kenapa ? Jelek ya ?" Tanya Risa saat melihat Alex begong.


" Kau yakin ? Berdandan seperti ini ?" Tanya Alex lagi.


" Memang nya kenapa ? Salah ya ?" Tanya Rida sendu lagi.


" Tidak ! ayo. Ahh ..Aku jadi gemas melihat kau seperti badut. !"....


" Kenapa ???" Tanya Alex lagi saat melihat Risa merengut disana.


" Aku tidak jadi pergi. "


" Sudah. Maaf. Kau cantik. Perut mu membuat ku gemas. Sudah ayo pergi. "


" Gendong..."


" Bagaimana cara menggendong nya ? Bukan aku tidak sanggup. Tapi aku takut kau dan dia terluka. "


" Nanti kalau udah melahirkan boleh gendong lagi ?" Tanya Risa lagi.


" Kau ingin aku menggendong mu kemana ? " Goda Alex disana.


" Ish...Jangan seperti itu melihat nya..." Risa yang malu pun memalingkan wajah nya.


" Aku menyukai wajah merona mu seperti itu. Kau cantik. "


" Kalau gak cantik kamu mana mau. !"


" Tidak juga !" Jawab Alex cepat.


Keadaan mereka sudah kembali dan berbaikan. Dan Alex hanya tinggal memikirkan cara menceritakan semua nya pada Risa.


...❤️❤️❤️...


Vote ya...

__ADS_1


Karena mungkin aja Kalau Vote nya naik level nya bisa naik juga.


__ADS_2