
" Sayang, Aku bantu ya..." Alex menggeleng.
Lalu dia mendekap ke arah istri nya yang kini terus menatap nya dari dekat meja berhias nya.
Alex berjongkok di hadapan istri tercinta nya itu.
Di ambil nya kedua tangan mungil itu dan di kecup nya dengan sayang.
Cup...
" Maaf, Bukan aku bermaksud apa pun. Aku hanya menginginkan kau cepat sehat. Setelah sehat kau bisa melakukan kembali tugas mu. Bahkan jika kau ingin bergerak liar di atas ku, Oh...dengan senang hati aku akan membiarkan nya. "
Bugh..
Alex tersenyum saat rona merah menghiasi wajah cantik itu. Oh Jangan lupakan pukulan cinta di dada bidang nya itu.
" Aku mencintai mu Tarisa..." Alex mengelus pipi mulus milik istri nya.
Risa memejamkan mata nya kala tangan besar itu berada di pipi nya.
Risa juga menumpuk tangan nya di atas tangan suami nya yang terus mengusap pipi nya.
" Bolehkan aku meminta untuk terus mencintai ku Tuan Alexander ??" Risa membuka mata nya dan melihat mata suami nya.
Mereka saling menyelami isi mata mereka masing masing.
Alex tersenyum melihat pancaran kebahagiaan dari istri nya kini.
" Aku akan selalu dan terus mencintai mu Risa. Walau kau meminta untuk aku pergi dan berhenti mencintai mu, Aku tidak akan melakukan itu. Kau milik ku dan hanya milik ku. Seluruh jiwa dan raga mu milik ku dan milik anak kita. Sky, Kau harus tau itu. " Jawaban mutlak dari Alex membuat Risa tersenyum tulus disana.
Betapa bersyukur nya dia bisa mendapatkan cinta yang begitu besar dari Alex.
Dia kembali teringat kata kata Alex kala dia hendak kabur dari nya beberapa waktu yang lalu.
Alex mengatakan, Dia bisa saja memilih wanita yang ,Di bawah, Sama atau bahkan bisa lebih dari Risa jika dia hanya menginginkan seorang anak saja.
Alex tidak perlu repot repot mencari karena memang para wanita akan dengan senang hati datang pada nya bukan ?
Tanpa harus meminta.
" Sudah, Ayo turun..." Alex menggandeng tangan Risa untuk turun sarapan.
Mereka juga sudah membicarakan perihal tinggal nya sang ibu dirumah ini.
Rumah Risa.
__ADS_1
Disini Risa lah sang Nyonya, Dan semua itu susah jelas terucap dari bibir seorang Alexander.
" Selamat pagi anak Papa..." Sapa Alex saat melihat Putra nya sudah duduk di kursi makan nya.
Alex datang menciumi kedua pipi gembul anak tampan nya itu.
Dia juga heran, Kenapa Gen bule dari nya tidak sedikit pun terdapat di tubuh putra nya.
Hanya bola mata hitam pekat nya saja yang melekat. selebih nya kulit Sky benar benar menuruni Gen istri nya.
" Sayang, Tidak boleh begitu nak. Papa nanti kotor lagi. " Sela Risa saat Sky ingin ikut dengan nya.
" Papapapa...." Celoteh bayi kesayangan semua penghuni rumah ini.
Bahkan jika Sky di bawa ke teman depan, Para pengawal berlomba lomba untuk membuat bayi itu tertawa.
" Maaf, Bu membuat ibu lama menunggu. " Risa merasa tidak enak hati dengan ibu mertua nya.
" Tidak apa Risa. Ayo makan sarapan mu. Aku ingin mengajak mu berjemur di taman jika Alex mengijin kan.."
" Suami Risa akan nengijinkan nya Bu. Ayo makan..."
" Sayang ingin sarapan apa ?"
" Aku bukan tidak ingin kau melayani ku, Tapi tolong pertimbangan kan lagi kesehatan mu. " Risa mengangguk.
Setelah itu mereka makan dan bubar karena Alex akan ke kantor. Bahkan mungkin dia akan terlambat pulang.
Selain pekerjaan nya banyak, Dia juga harus mengurus masalah dengan sih tua bangka itu.
Siapa lagi jika, bukan ayah nya.
" Bu, Aku akan memberi ayah pelajaran. Aku tidak meminta restu ibu. Tapi aku akan tetap melakukan nya. Dia benar benar sudah keterlaluan. Dia menginginkan hak waris atas Justin. "
" Pergi lah nak. Selesaikan dengan baik. " Alex mengangguk dan mencium kening ibu nya.
" Jangan terlalu lelah oke. " Risa tersenyum.
" Aku mencintai mu. "
" Aku juga..." Alex melepas kan diri dari Ketiga orang paling di cintai nya.
Risa,Sky dan ibu nya. Mereka adalah orang tercinta nya.
__ADS_1
Setelah kepergian Alex Mereka benar benar berjemur di pagi hari.
Sky juga ikut Walau bayi itu duduk di Kereta dorong nya.
Sky sudah bisa duduk, Dan dia di dudukan di Kereta mainan nya.
Semua di safety. Betapa bahagia nya bayi itu kala para pengawal berkumpul dan sibuk membuat nya tertawa bahagia.
" Lihat, Pesona Sky sangat luar biasa bukan ?" Sang mertua membuka suara nya.
Risa melihat ke arah sang mertua dan tersenyum.
" Sky seperti Alex saat kecil. Dia sangat di sukai banyak orang saat seusia Sky. " Risa menyimak.
Mungkin dia akan mengetahui masa lalu suami nya dari sumber nya kini.
Sang Mertua.
" Kehidupan kami sangat bahagia saat Alex hadir di antara kami semua, Terutama mertua ku. Mereka sangat mencintai Alex, Dia anak yang pintar dan penurut. Walau aku tau suami ku selalu saja bermain wanita. Suami ku tidak akan puas walau hanya dengan ku saja. Bukan hanya dengan ku dan Michel, Dia banyak bermain wanita di luar sana. "
" Sampai tiba saat dimana Alex memenangkan penghargaan, Dia melihat ayah nya menggandeng tangan seorang anak kecil dan juga menemukan mobil mobilan kesukaan Alex, Dan disana tertera nama Justin. " Memejam kan mata nya sejenak dan mulai melanjutkan nya.
" Alex marah dan bertanya pada ayah nya, Dimana sang ayah saat dia memenangkan penghargaan itu ? dan mainan untuk siapa itu ? Sampai tiba dimana Mertua ku, Lebih tetap nya kakek Alex membawa anak kecil yang di lihat nya waktu itu masuk kerumah kami dan berkata dia adik nya Alex. "
" Dan sejak saat itu jiwa dan sisi lembut nya terbuang. Berganti dengan sisi dingin dan keras nya. Cukup lama Alex mendiamkan kami semua karena mertua ku ingin Justin ikut kartu keluarga kami, Bergabung dengan Alex sebagai seorang anak dan sebagai seorang kakak adik. Disitu Lah Alex yang berusia 10 tahun pergi dari rumah tanpa bicara apa pun. "
" Kami sudah berusaha mencari nya kemana pun, Kami tidak menemukan nya. Tahun berganti tahun, Sampai dimana aku menemukan kabar tentang nyam Bahwa dia tinggal dan hidup bersama Martin sahabat ku. "
" Awal pertemuan kami lagi setelah sekian lama adalah saat aku tertabrak mobil dan di selamat kan anak SMA, Disana lah aku baru mengetahui dan bertemu kembali dengan putra kebanggaan ku. "
" Dia datang sebagai seorang Alexander sang penguasa. Dimana dia bisa berjaya dan berdiri di puncak kesuksesan nya sebagai seorang pengusaha besar dan menjadi yang terbaik di Negara ini. Bahkan dia memiliki semua nya. "..
Ibu Alex melihat ke arah Risa.
" Kau tau ? Melihat Sikap lembut nya kepada mu, aku yakin. Itu lah sikap putra ku sebelum masalah dan kesakitan bertubi tubi menghantam nya."
" Terima kasih untuk bertahan bersama anak ku. Maafkan aku yang pernah menyakiti hati mu. Aku benar benar minta maaf. Dan terima kasih telah menyelamatkan ku di taman waktu kau menolong seorang wanita yang tertabrak mobil. Terima kasih juga telah bertahan untuk anak ku dan mencintai nya. "
Air mata wanita itu keluar.
Dia mengenang semua masa lalu tentang perjalanan hidup mereka.
" Ibu jangan menangis. Semua sudah terjadi, Mau menyesal pun tiada arti. Jadi mari kita hidup bahagia bersama dengan semua ini. " Risa mengambil kedua tangan keriput itu.
" Aku sudah memaafkan ibu, Jauh sebelum ibu meminta nya pada ku. "
__ADS_1
...❤️❤️❤️...