
Setelah menjalani Skin to Skin Alex kembali membiarkan Putra nya di tangani dan di bersihkan kembali oleh Para Suster. Dan kini dia beralih melihat istri nya yang masih menutup mata nya.
Tapi tenang, Istri nya sudah melewati masa kritis nya dan tinggal menunggu sadar nya saja.
Dan Alex bersyukur akan hal itu anak dan istri nya baik baik saja.
Walau terlahir tidak cukup bulan dan hanya memasuki bulan ke 8 saja, Alex cukup bersyukur karena anak nya tidak masuk NICU atau pun Inkubator karena Berat badan dan alat Vital serta syaraf syaraf nya sudah berfungsi sempurna dan baik itu di lakukan setelah menjalani rekam medis lagi.
Kini Alex sudah berada di dalam ruangan Risa dan terus menggenggam erat tangan istri nya yang belum kunjung membuka mata nya.
" Sayang, Buka mata mu. Apa yang terjadi ? Buka mata mu, Anak kita sudah lahir. Maaf aku tidak memberi tahu mu. Aku menamai nya Galaxy Sky Alexander."
" Kau tau ? aku menamai nya Galaxy karena aku ingin putra kita Keindahan Alam semesta dan Sky ? Aku ingin dia kelak tangguh setinggi langit di angkasa. Dan aku tidak akan memberi nama belakang keluarga ku karena aku hanya ingin anak anak ku menyandang nama belakang ku. Alexander. " Cerita Alex panjang lebar.
Kini dia sudah berganti pakaian yang di bawakan oleh Markus yang kini sedang sibuk mengecek CCTV mall tepat nya Caffe tempat Risa jatuh pingsan.
Lisa ? Dia kembali ke kantor menghandle semua pekerjaan Bos dan Asisten nya itu yang kini menjadi kekasih nya.
" Tuan..." Sapa Markus disana.
" Ah, Kau sudah kembali. Ayo bicara diluar. Aku tidak ingin istri ku terganggu. " Alex mengajak Markus keluar lebih tepat nya di Kursi tunggu di depan ruangan Risa.
Markus menyerah kan seluruh rekaman CCTV di TKP di setiap sudut nya.
Kini rahang Alex mengeras, Tepat di belakang nya, Camera dekat kasir itu menangkap sosok wanita bertubuh mungil sedang menatap kearah nya yang sedang bicara pada Mama Margaretha.
Dan apa itu ? Istri nya menutup mulut nya dan berjalan tertatih bahkan terkesan berpegangan pada meja bahkan dinding dinding kaca caffe tersebut.
" Maaf Tuan, ini hanya persepsi saya saja. Mungkin Nyonya mendengar pembicaraan anda dan Ibu nya Rara. " Alex melihat Markus dsn mengembalikan Ipad nya.
Alex menghela nafas nya berat.
" Rara sudah sembuh. Dan Mama nya bilang dia terus mencari ku. Dan anak nya juga bernama Sandra Aurora Alexander. Rara terus menganggap Itu anak ku. Dia hanya tau saat dia terbangun ada aku di samping brangkar rumah sakit tempat dua di rawat. !" Jelas Alex disana.
" Anda harus menjelaskan semua nya pada Nyo--" Alex langsung berlari saat mendengar Gelas jatuh disana.
Brak...
Alex membuka dengan kasar pintu ruangan Risa dan dia melihat Istri nya sedang berusaha untuk meraih sesuatu disana.
__ADS_1
" Sayang...Risa..." Dia kini menatap wajah pria yang telah berulang kali menyakiti hati nya.
Air mata nya langsung lolos begitu saja dari mata indah itu.
Alex merasa kasihan dan merasa sangat bersalah disana.
" Sayang...Risa...Apa yang sakit ? Kamu mau apa ? Minum ?" Tanya Alex lagi.
Risa hanya diam dan pandangan nya menerawang jauh, air mata nya terus bercucuran disana.
Alex yang merasa panik langsung menyuruh Markus untuk memanggil Dokter dan ternyata Dokter menyuruh nya untuk keruangan nya dan ingin menjelaskan sesuatu.
Setelah menitip kan Risa pada suster dan Markus menjaga di depan sana.
Alex menuju ruangan dokter dan dokter mulai menjelaskan segala nya.
" Katakan ?" Titah Alex tegas.
Dokter itu menghela nafas nya berat dan mulai menjelaskan nya.
" Begini Tuan, Kemungkinan istri anda saat ini sedang mengalami Sindrom Baby Blues. Sindrom ini Umun nya di alami oleh ibu hamil dan ibu melahirkan. Salah satu gejala nya adalah Gangguan kecemasan, Sudah tidur, Gampang menangis, Emosi sering Up and Down. Dan yang lebih sering seperti yang di alami istri anda saat ini. Mudah menangis dan maaf, Saya harus menyampaikan nya. " Alex masih setia mendengarkan penjelasan dari dokter tersebut.
" Apa maksud mu ? Kau ingin mengatakan istri ku gila ?" Ucap Alex emosi.
" Maaf Tuan. Orang yang berkunjung dan menjalani Konseling ke Psikiater itu bukan hanya orang gila. Istri anda butuh teman untuk menjelaskan keadaan nya saat ini. Dia butuh teman untuk bercerita dan berbagi. Maaf Apa selama ini istri anda tertekan ?" Alex menggeleng.
Dia tidak tau apa yang terjadi sebenar nya.
Tapi Risa tipe orang yang memendam segala nya sendiri.
" Istri ku tipe wanita yang memendam segala nya sendiri. Tanpa mengutarakan nya. " Dokter itu menghela nafas nya berat.
" Dan mungkin itu adalah salah satu pemicu keadaan istri anda saat ini Tuan. " Dengan berat hati Alex harus menerima segala nya.
Setelah mendengar kan segala cerita dan penjelasan dari dokter Alex segera menuju kamar istri nya dan kini istri nya sedang duduk di kursi Roda dan menatap keluar kaca jendela besar ruangan VVIP itu.
Saat mengetahui Alex datang, Suster yang berjaga pun keluar dengan sendiri nya.
Kini Alex berlutut di depan istri nya dan mengambil tangan mungil itu yang masih di pasang selang infus.
__ADS_1
" Sayang, Dear..." Alex menatap mata indah itu.
Kini tidak ada lagi rona bahagia disana.
" Sayang...Risa... Anak kita sudah lahir dari rahim kamu. Dia sangat tampan. Aku merasa iri dengan mu. Kenapa dia memiliki kulit seputih susu seperti kamu ? " Tidak ada jawaban disana.
Mata itu terus mengeluarkan air mata nya tanpa merespon segala ucapan dari suami nya.
" Risa...Maafkan aku. Jika aku bersalah. Ayo pukul aku jika kau marah pada ku, Tapi aku mohon. Setelah itu kembali lah. Anak kita membutuhkan mu. Dia membutuhkan kamu. " Ucap Alex lagi.
Risa tetap diam disana. Menangis tanpa suara.
" Permisi, Baby Sky sudah waktu nya menyusu dari ibu nya. " Ucap salah satu suster yang membawa Baby Sky disana.
Risa tidak merespon apapun.
Bahkan sampai saat salah satu suster membantu membawa Baby Sky ke pangkuan nya.
Risa hanya diam saja. Bahkan dia tidak merespon apapun saat baby nya mulai menyedot sumber makanan dari dada nya yang di bantu salah satu suster untuk memijat dada nya.
Bahkan rasa Nyeri itu tidak di rasakan nya lagi. Sampai saat putra nya menangis pun dia tidak merespon apapun disana.
Alex merasakan kesakitan hati nya. Terlebih saat melihat anak nya yang sedang membutuhkan kasih sayang ibu nya, Risa malah seperti ini.
Dan penyebab utama nya adalah Alex sendiri.
" Biar aku saja. " Alex mengambil putra nya yang sedang menangis.
Mungkin Putra nya juga sedang merasakan kesedihan yang di alami ibu nya itu.
Perasaan anak nya itu pasti sangat terasa pada Risa ya memang karena Risa ibu dan sedang mengalami kesakitan yang Alex sendiri tidak bisa menjelas kan nya.
" Sky, Jangan menangis nak. Ayo, Beri Mama kamu semangat, Jangan menangis ya Nak. Mama sedang sakit saat ini. " Alex beralih ke istri nya.
" Sayang, Lihat. Anak kita merindukan Mama nya. Lihat. Dia tampan sekali bukan ? Aahh...Aku kesal. Kenapa dia begitu mirip pada mu ? Pokok nya setelah ini kamu harus hamil lagi dan adik nya Sky harus mirip dengan ku kali ini. " Ucap Alex lagi
Tapi tetap sama. Istri nya tidak merespon sedikit pun.
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
Risa...semangat ayo sembuhh...demi Sky 😭