Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Rain Dan Cloud


__ADS_3

" Kenapa kalian terus diam ?? Apa yang kalian sembunyikan dari Kakak ??" Tanya Sky yang bertugas mengantarkan adik kembar nya untuk ke sekolah.


Kedua adik kembar nya hanya diam saja tidak berani menatap kakak nya.


" Kami di panggil kepala sekolah, Karena Rain memukul teman nya, Dia mimisan karena Rin !"


Cittt...


Decitan ban mobil Sky mobil Radu dengan jalanan aspal pagi ini.


Sky mengerem mendadak mobil nya hingga membuat kedua adik nya terhuyung ke depan, Beruntung mereka memakai sabuk pengaman lengkap.


" Apa alasan nya ? Pria lagi ?" Rain menggeleng.


Sky kembali melajukan mobil nya dan membelah jalanan kota pagi ini.


Di dalam mobil ini semakin mencekam rasa nya, Baik Rain dan Cloud benar benar tidak berani membuka suara nya.


" Jesica sengaja menumpahkan daus di seragam Rain, Kata nya gara gara Rain Brandon pindah sekolah. Rain marah, Dan menjambak rambut nya, Jesica membalas dan tanpa sengaja Rain memukul hidung nya sampai berdarah. " Sky paham.


Adik perempuan nya ini cukup mengerikan apalagi soal emosi nya.


" Jesica ? Seperti nama ibu nya Jeni..." Sambung Sky.


" Memang, Dia Memang seperti Jesica pacar Uncle Markus !" Sahut Rain lagi.


" Jika Papa tau ini, Kau pasti akan pindah sekolah. kau akan masuk asrama. " Rain menatap adik kembar nya.


Cloud memang benar, Tapi apa bisa mereka menyembunyikan masalah ini dari Papa nya ?? Rasa nya tidak mungkin.


Karena sekecil apapun hal yang di sembunyikan mereka pasti akan sampai di telinga Papa nya.


" Kak, Bisa ku sembunyikan ini dari Papa ?" Tanya Rain Memberanikan diri menatap Kakak nya.


Sky diam, Mana mungkin itu bisa terjadi ??


Dan rasa nya tidak akan mungkin.


" Itu tidak mungkin ! Aku rasa nya Papa akan lebih dulu sampai di sekolah dari pada kita !" Rain kaget.


Tapi selanjut nya dia pasrah saja, Jika memang dia harus sekolah asrama Rain akan siap.


" Jika kau akan di pindahkan aku juga akan ikut. " Rain sedikit mendapatkan angin segar kala Cloud akan ikut bersama nya.


" Hadapi masalah nya. Jangan takut apapun jika kalian tidak bersalah. " Petuah dari kakak nya Rain ambil dengan baik.


Keturunan seorang Alexander memang harus berani bertanggung jawab atas apa yang telah mereka perbuat.


Rain dan Cloud kembali terhuyung ke depan saat Sky kembali mengerem mobil nya mendadak.

__ADS_1


Tapi selanjut nya ada Supir yang mengetuk kaca jendela Sky.


" Apa apa ?" Tanya Sky dingin.


" Tuan Sudah menunggu Nona Rain dan Tuan Muda Cloud di mobil nya. " Rain dan Cloud langsung melepas sabuk pengaman mereka dan turun dari mobil kakak nya.


" Katakan saja pada Papa. Kalau Rain bersalah dan minta maaf. " Rain hanya mampu mengangguk dengan kata kata yang di ucapkan kakak nya.


Saat pintu mobil bagian belakang Dimana Papa nya berada terbuka, Rain hanya mampu menundukan pandangan nya tidak berani menatap wajah garang Papa nya.


Dimana aura di mobil ini lebih menyeramkan dari pada mobil milik Sky tadi.


Rain dan Cloud mengakui nya.


" Jalan !" Titah Alex lagi.


Sang Supir melajukan mobil nya menuju sekolah, Dimana Sepanjang perjalanan mereka tidak ada yang berani membuka suara lebih dulu.


Karena aura Papa nya sangat menyeramkan di dalam mobil ini.


Tiba di sekolah, Alex langsung turun dari mobil nya di ikuti oleh Rain dan Cloud tentu nya, Mereka langsung menuju ruangan kepala sekolah


Dimana disana sudah ada kepala sekolah yang menunggu dan orang tua serta siswi yang terlihat perkelahian dengan Rain.


" Waktu ku tidak banyak, Katakan saja apa Masalah nya !" Ucap Alex dengan tegas.


Rain hanya dapat menunduk saja, Sementara Cloud menunggu di luar.


Sementara orang tua korban nya Rain terlihat seperti tidak suka dengan sikap nya, Disini bukan lah sekolah biasa, Disini memang sekolah anak orang orang kaya raya, Dan itu termasuk lawan nya Rain.


" Rain..." Suara dingin dan rendah Papa nya membuat tubuh Rain menegang kaku.


" Dia yang memulai nya, Dia menumpahkan saus di seragam Rain, Dia juga bilang gara gara Rain Brandon pindah sekolah. "


" Dia menjambak rambut ku !"


" Kau membalas nya !" Jawab Rain dengan sengit.


Alex menatap wajah putri nya mulai di selimuti amarah nya, Dan wajah Rain terlihat memendam kekesalan nya.


" Tapi kau memukul wajah ku, Hingga aku mimisan dan hidung ku hampir patah !" Sergah Jesica lawan nya Rain.


" Masih hampir bukan ?? Bahkan aku berharap kemarin hidung mu patah dan kau di rawat dirumah sakit. " Semua orang kaget dengan jawaban Rain.


Tapi tidak dengan Alex, Darah nya mengalir deras di dalam tubuh Rain dan dia mengakui semua nya.


" Rain !"


" Jika sudah selesai Rain pamit ! Selesaikan saja surat kepindahan nya ! Buat apa sekolah disini jika isi nya manusia angkuh semua !"..

__ADS_1


" Jaga bicara mu Nona Muda !"


Brak !


Semua kaget saat Alex menendang meja di depan nya hingga terjungkal begitu saja, Bahkan kaca nya juga pecah berhamburan.


Kedua orang tua siswa yang menjadi lawan Rain sampai kaget dan naik di kursi takut terkena pecahan kaca meja yang sudah berhamburan tak berbentuk lagi.


Sorot mata Alex menatap tajam ke arah sepasang suami istri yang menjadi pihak orang tua siswi itu.


" Sejak tadi aku diam mendengar kan semua dengan baik bukan berarti aku membiarkan mu se enak nya meninggikan suara mu pada putri ku ! Siapa kau berani sekali meninggikan suara mu pada Rain ku ???" Jika tadi nya ruangan ini dingin sekali, Maka saat ini ruangan kepala sekolah ini sudah berubah menjadi panas dan siap membakar siapa saja saat melihat kilatan emosi dari sorot mata sang penguasa kota besar ini.


" Jangan anda kira karena kekuasaan anda bisa se enak nya menindas anak saya. " Sebelah alis Alex terangkat menatap tajam wanita glamour di depan nya.


" Apa yang harus ku takut kan ?? kalian ?? Hanya sebagian kecil dari apa yang aku miliki !"


" Tapi anda tidak bisa membenarkan kesalahan Rain Tuan..." Sela kepala sekolah pada Alex.


" Siapkan surat kepindahan Rain dan Cloud ! Dan sejak saat ini juga, Aku akan mematikan semua aliran dana untuk sekolah ini ! Dan kau, Aku tidak akan menghancurkan apa yang kau miliki dan keluarga mu, Dan aku berharap ini pertama dan terakhir kali nya aku bertemu kalian ! "


Brak !


Mereka kembali kaget saat Alex menendang kursi yang tadi di duduki nya hingga melayang menghantam dinding ruangan kepala sekolah ini.


Alex keluar dari ruangan kepala sekolah dengan wajah dingin nya.


Dia tidak menyapa kedua anak kembar nya smaa sekali dan mereka kembali kerumah untuk menyiapkan segala keperluan Rain dan Cloud.


Saat sampai dirumah pun Alex tetap diam tanpa ingin menyapa anak anak nya.


" Siapkan semua kebutuhan Rain dan Cloud ! Siang ini mereka akan berangkat ke L.A !!" Risa kaget saat suami nya telah memutuskan semua nya secara sepihak .


Risa hendak menyela ucapan suami nya, Namun gerakan tangan suami nya sudah menghentikan langkah nya.


" Keputusan ku susah final ! Rain dan Cloud akan sekolah di Asrama ! Mereka sudah menyetujui nya. !"


" Tapi kenapa ???" Tanya Risa menghampiri kedua anak kembar nya.


" Rain yang salah Ma, Rain telah membuat ulah lagi di sekolah hingga sekolah mengeluarkan Rain dari sana."


" Tapi kenapa sayang ?? Tidak bisa kah memohon untuk kesempatan terkahir ?" Bola mata Alex langsung menatap tajam ke arah Risa.


" Aku tidak akan memohon pada siapa pun ! Keputusan ku sudah akhir ! Aku tidak membutuhkan Saran siapa pun untuk ini. "


" Tapi aku ibu nya !!"


" Aku ayah nya ! Mereka sudah menyetujui nya ! Rain, " Suara rendah Papa nya membuat Rain melepaskan pelukan nya pada Mama nya.


" Rain siap Ma !"

__ADS_1


" Bagus ! Sekarang bersiap !" Alex langsung meninggalkan semua nya dan menuju kamar nya.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2