Belenggu Cinta Sang Penguasa

Belenggu Cinta Sang Penguasa
S2. Anak Asia


__ADS_3

" Jangan terus memanjakan Piter, Aku tau dia anak kita satu satu nya yang menuruni Gen kamu, Tapi tidak harus terus memanjakan nya. " Alex yang tengah menimang Jupiter langsung mendengus tidak suka ke arah istri nya.



" Apa masalah nya ?" Tanya Alex pada Risa.


" Tanyakan pada dirimu sendiri ! Kamu yang tau jawaban nya. " Risa meninggalkan ayah dan anak itu melanjutkan cara berjemur mereka.


Alex merasa aneh dengan sikap Risa, Kenapa dia terlihat kesal ? Apa masalah nya ?


Apa dia hamil lagi ? Tapi bukan kah dia sudah menjalani operasi penutupan rahim ? Hingga tidak bisa hamil lagi ? Karena memang itu sudah keputusan kedua nya setalah kelahiran Jupiter.


" Nak, Kembali lah ke kamar mu, Papa harus membujuk Mama mu dulu oke. " Jupiter mengangguk dan pergi bersama Nanny nya.


Alex masih bertelanjang dada masuk ke dalam rumah dan mencari istri nya.


Disana dia melewati kamar Sih kembar, Tapi ada batu besar yang menghantam diri nya.


Keluh kesan kedua anak kembar nya membuat hati Alex gelisah.


" Papa sangat menyayangi Jupiter ya ma ? " Pertanyaan sederhana dari Rain, Tapi sangat sulit di jawab oleh Risa.


Karena dia juga menyadari, Bahwa sikap suami nya terhadap Jupiter memang sudah keterlaluan.


Tak jarang juga merek sering keluar berdua hanya untuk jalan jalan saja di mall, Atau membelikan Jupiter mainan dan letak gugus tata Surya yang memang sangat di sukai nya.


" Jelas Papa sayang dengan Jupiter Rain, Jupiter adik kalian. Kalian juga di sayang oleh Papa. "


" Benarkan Papa sayang pada Rain ? Sementara Papa sering berkata bahwa Rain anak nakal. Cloud juga bilang, Bahwa Cloud pernah hampir di pukul Papa karena tidak sengaja membuat Piter menangis karena terjatuh dari gendongan Cloud, Lutut nya berdarah. "


" Rain, Sudah lah. Itu salah ku, Bukan salah Jupiter. "


" Tapi Jupiter yang bandel, Sudah kau katakan jangan banyak bergerak di punggung nya, Tapi dia terus saja bergerak, Dan saat terjatuh, Kau hampir di pukul Papa, Dan berakhir di kurung di ruangan baca. " Bola Mata Risa hendak keluar.


Kenapa dia baru mengatakan fakta ini ? Fakta mengejut kan bagi nya ?


" Apa benar yang di katakan Rain Kakak kamu Cloud ?" Cloud melihat Mama nya dan mengangguk.


" Papa juga bilang bahwa kami hanya bisa membuat Papa pusing, Papa juga bilang wajah Asia kami menyebalkan. "


Deg !


Jantung Risa berdetak semakin kencang saat mendengar penuturan anak nya.


Sakit hati ?


Jelas Risa sakit hati jika benar Alex mengatakan hak itu.


" Sekarang sudah Sore anak anak, Mandi dan bersiap, Turun untuk makan malam oke. "

__ADS_1


" Yes Ma. " Sahut Rain dan Cloud.


Sepeninggalan Mama nya, Cloud memarahi Rain yang membocorkan rahasia mereka, Jika begini pasti Mama dan Papa mereka akan bertengkar lagi.


" Dear..." Panggil Alex saat melihat Risa keluar dari kamar anak kembar nya.


Risa bergeser tanpa ingin bersentuhan dengan suami nya.


Alex tahu kekecewaan Risa pada nya, Maka dari itu di ingin meminta maaf dengan Risa.


" Dear, Sayang ..Tarisa..."


" Risa..." Lirih Alex saat tangan nya di tepis oleh Risa.


Alex mencegah Risa yang hendak masuk ke kamar mereka, Tapi tangan nya di tepis begitu saja oleh Risa.


" Sayang, A-aku..."


" Mandi lah, Aku akan menyiapkan air mandi mu. "


" Tunggu dulu, Kita harus bicara. " Risa tidak menggubris ucapan Alex.


Dia masuk ke kamar mandi dan menyiapkan air mandi suami nya, Dan Alex mengikuti nya.


" Aku mandi di shower saja. Aku ingin bicara. "


" Maaf, Aku harus melihat putra ku yang lain nya, Ah, Aku lupa harus melihat putra kesayangan dirumah ini. "


" Permisi. " Risa kembali keluar dari kamar mereka.


Hati nya sakit sekali, bukan salah nya kan ? Jika anak anak nya memiliki gen nya ? Lalu dimana salah nya ? Sky dan Thunder, Lalu Rain dan Cloud juga.


Risa turun ke meja makan, Dia menyiapkan segala sesuatu untuk makan malam mereka.


Sky dan Thunder sudah turun dari lantai dua dan langsung memeluk nya.


" Selamat malam Mama..." Sapa Sky mencium pipi kanan Risa.


" Mama, I Miss you. " Thunder juga mencium pipi kiri nya.


Tak lama Sih kembar juga sudah turun dan memeluk nya.


" Ayo duduk, Kita akan makan. Kalian pasti sudah lapar, Anak anak Mama. "


" Tapi Papa dan Piter belum turun Ma, " Sela Cloud yang merasa bahwa keadaan Mama dan Papa nya saat ini tidak baik baik saja.


" Biarkan Saja. Paling juga mereka akan makan malam di luar, Seperti yang sudah sudah. " Sky berdiri dari duduk nya.


Dia menggenggam erat tangan Mama nya, Dia anak tertua dirumah ini, Jadi dia tau apa yang terjadi dengan Mama nya saat ini.

__ADS_1


" Apa Papa menyakiti Mama ?" Tanya Thunder ikut memeluk Mama nya.


" Tidak, Sudah ayo kita makan, Nanti makanan nya dingin. " Saat Risa menyiapkan dan mengisi piring anak anak China nya, Satu persatu, Alex datang bersama Piter yang di gendongan nya seperti biasa.


" Maaf Pa, Mama bilang Papa dan Piter makan di luar, Maka kami makan lebih dulu. " Cloud takut Papa nya dan Mama nya semakin salah paham disini.


" Oh, Tidak apa apa. Papa dan Piter makan bersama kalian. " Alex menatap pada istri nya yang terus melanjutkan makan nya tanpa ingin melihat dan menganggap kehadiran nya di meja makan ini.


" Ma, Piter mau makan itu. " Tunjuk anak bule itu pada udang goreng di dekat Risa.


" Ini sayang, Makan lah..." Risa mengambil kan nasi dan lauk yang di ingin kan Piter.


Tapi saat Alex mengadakan piring nya, Risa melewati nya begitu saja.


Alex begitu menangkap kekecewaan di wajah istri nya saat ini.


" Biar Rain saja yang ambil kan nasi untuk Papa ya. " Rain sudah hendak bangkit dari duduk nya.


Namun Alex menolak nya, Bukan karena apa apa, Dia tidak ingin merepotkan anak perempuan nya, Tanpa dia sadari Rain menganggap Alex tidak menyukai nya karena wajah Asia mereka.


" Sudah Rian, Makan saja sayang, Jangan pikirkan orang yang tidak memikirkan kita sayang. "


Brak !


" Apa maksud mu Tarisa ? Kenapa kau mengatakan hak itu. " Semua anak nya kaget saat Alex mengebrak meja dan menghentikan makan ke empat anak nya.


" Makan sayang, Kalian harus tumbuh kuat, Walau wajah kalian Aisa, Tapi kalian tetap anak anak Mama. "


" Hentikan ini Tarisa !!! Mereka juga anak anak ku ! Kau harus ingat itu. " Bukan nya takut, Risa malah bangkit dari tempat duduk nya saat ini.


Makan malam kali ini sangat jengah di rasakan Risa.


" Makan anak anak ku, Mama sudah selesai. Selamat malam anak anak. " Satu persatu Risa menciumi puncak kepala Anak anak berwajah Asia itu.


" Makan Piter, Mama sayang sama kamu, Walau wajah kamu berbeda sendiri dari saudara saudara mu, Tapi Mama tidak pernah membedakan kalian semua. Makan yang banyak sayang. " Risa mengelus rambut pirang putra bungsu nya.


Alex mencekal tangan Risa saat dia hendak berlalu, Tapi Risa dengan berani menepis tangan suami nya lagi.


" Selamat malam anak anak China Mam, selamat malam juga anak Bule Mama. "


" Berhenti di tempat mu !" Risa tidak menggubris nya.


Dia terus berjalan menuju kamar nya..


Rasa nya dia tidak sanggup berlama lama di dekat Alex yang semakin membuat sakit hati nya.


" Papa keterlaluan !" Sky bangkit dari kursi nya dan di ikuti oleh Thunder yang juga ikut kecewa pada nya.


" Selamat malam Pa. " Rain dan Cloud juga mengucapkan salam untuk Papa. ya dan berlalu ke kamar mereka masing masing.

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2