BELENGGU DOSA PUTRI MAFIA

BELENGGU DOSA PUTRI MAFIA
064. AKHIRNYA AKU MENEMUKAN KALIAN


__ADS_3

Savero keluar dari sebuah bandara di suatu negara beriklim tropis. Negara yang berada di benua Asia dan tepatnya di bagian Tenggara. Negara yang bagi sebagian orang di dunia tidak terlalu populer.


Sepupu Ruella yang tidak lain adalah teman lama pria itu memberikan sebuah alamat di mana saat ini wanita yang dicarinya tersebut berada.


Saat ini Ruella tinggal di sebuah negara di Asia. Tiga tahun lalu aku mengirimnya untuk tinggal bersama dengan sahabat keluargaku. Namanya Fleecysmith, pria berkembangsaan Amerika Serikat yang menikah dengan seorang wanita di negara itu. Indonesia, selama tiga tahun ini Ruella tinggal di sana bersama dengan keluarga tersebut.


Demikian informasi yang diberikan oleh Vincenzo saat Savero menemui kakak sepupu Ruella tersebut.


Di depan sebuah rumah yang sederhana, Savero menghentikan taksi yang ditumpanginya. Pria itu berdiri di depan rumah yang ukurannya bisa di katakan sederhana karena jauh lebih kecil dari rumahnya di Milan.


Seorang wanita berwajah ciri khas orang negara tersebut membukakan pintu untuknya. Setelah mengatakan maksud tujuannya, Savero di minta duduk di sebuah sofa sederhana di ruang tamu rumah tersebut.


Setelah menunggu sekitar lima menit, seorang pria berambut putih berkebangsaan Amerika Serikat yang usianya sekitar 60 tahun datang menemui Savero.


"Selamat siang tuan Fleecysmith, perkenalkan namaku Savero d'Este. Aku mendapatkan alamatmu dari Vincenzo Verian Sanzio—"


"Ah, ya... Vin? Ada apa dia memintamu datang ke sini?" Sela Tuan Fleecysmith sambil duduk di sofa yang ada di hadapan Savero. "Kenapa dia tidak memberitahuku sebelumnya?"


"Sebenarnya bukan Vincenzo yang memintaku datang, melainkan aku sendiri yang ingin datang menemuimu. Aku juga memintanya untuk tidak memberitahumi karena sesuatu hal." Terang Savero. "Maksud kedatangan saya ke sini untuk menemui Ruella Arthur La Nostra."


Saat mendengar Savero menyebut nama itu, pria yang rambutnya sudah dipenuhi uban tersebut menoleh ke arah wanita tua yang tadi membukakan pintu untuk Savero. Wanita tersebut adalah istri dari Tuan Fleecysmith.


"Aku sudah mencaritahu tentang Tuan. JIka Tuan tidak memberitahuku, sepertinya tidak akan mudah untukku mencari keberadaan wanita itu sendiri di negara ini." Lanjut Savero dengan wajah serius. "Tolong antarkan aku menemui Ruella karena ada sesuatu yang harus aku katakan padanya."

__ADS_1


"Katakan padaku kenapa aku harus melakukannya?" Tanya Tuan Fleecysmith. "Apa keuntungan dariku jika aku membantumu?"


Savero tertawa kecil mendengarnya ucapan pria bermata tajam tersebut. Tentu saja ia sudah mengetahui mengenai hal itu sebelum dirinya mendatangi Tuan Fleecysmith.


"Aku akan memberikan beberapa persen dari saham d'Este Group jika Tuan memberikan apa yang aku minta." Jawab Savero.


Tuan Fleecysmith tersenyum menjawab penawaran Savero tersebut.


Segera Tuan Fleecysmith meminta salah seorang pekerjanya yang merupakan seorang pria pribumi mengantar Savero ke tempat di mana Ruella berada saat ini.


Mereka berada di dalam perjalanan sekitar tiga jam menuju ke sebuah daerah dataran tinggi. Mobil yang ditumpanginya memasuki daerah pelosok yang hanya ada kebun teh terbentang luas. Setelahnya mobil mereka berhenti di sebuah rumah dengan pekarangan yang sangat luas.


Savero keluar dari mobil dan melihat ke arah rumah yang sangat sederhana tersebut. Pria itu tahu kalau Ruella pasti berada di dalam rumah itu.


Seorang wanita yang sedang menggendong seorang anak perempuan berusia sekitar 2 tahun melangkah keluar dari dalam rumah itu. Wanita yang berpakaian sangat sederhana itu sedang disibukkan dengan tas bayi yang dibawanya sehingga belum menyadari kehadiran Savero.


"Ruella..." Panggil Savero.


Seketika wanita berambut pirang sebahu tersebut menoleh pada Savero dengan raut wajah keterkejutan. Ruella tidak menyangka kalau Savero saat ini hanya berdiri di jarak kurang dari sepuluh meter.


Melihat Ruella berdiri di hadapannya membuat Savero merasakan sebuah kelegaan yang sangat luar biasa. Ditambah melihat seorang anak perempuan yang tampak tersenyum padanya. Anak yang tidak lain dan tidak bukan adalah anak kandungnya. Itu membuat Savero tersenyum bahagia.


"Akhirnya aku menemukan kalian." Ucap Savero.

__ADS_1


...~THE END~...


...----------------...


Terimakasih sudah membaca cerita membosankan ini ya. Jangan lupa beri rate bintang 5 kalau sesuai dengan selera kamu.


Kisah dari keturunan La Nostra berakhir sampai di sini, dan ada kemungkinan akan berlanjut dengan spin off lainnya.


Tentunya akan menceritakan kisah kakak sepupu Ruella yaitu Vincenzo Verian Sanzio yang bisa berada di Indonesia hingga akhirnya akan memiliki cucu, Melody dan The Three Musketeers.


Kisah ke empat cucu Vincenzo bisa dibaca di Melody 911 With The Three Musketeers (Jilid pertama), dan Melody Musketeers (Jilid Kedua). Kisah mereka juga masih akan berlanjut di jilid ketiga.


Sedikit bocoran, Tuan Fleecysmith adalah kakek dari Lionel Fleecysmith, pemuda luar biasa yang menjadi salah satu tokoh utama dalam trilogi Melody.


Kemungkinan karya author akan selalu ada kaitannya dari keluarga Mafia Italia ini. La Nostra maupun Sanzio, dan kemungkinan bisa juga berlanjut dengan d'Este 🤣.


Jangan lupa juga baca karya author yang sedang berjalan, Panglima Perang VS Ambitious Girl. Novel ini tokoh utamanya masih keturunan Sanzio, alias anak dari salah satu Musketeers.


......................


Sekali lagi terimakasih karena sudah membaca. Silakan follow IG author untuk lihat visual karakter di setiap karya author.


IG: @natzsimo.author

__ADS_1



__ADS_2