Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep.34


__ADS_3

Nadine berusaha menahan kegugupannya saat bertemu kembali dengan Sam. Pria itu nampak santai memeriksa beberapa berkas di mejanya sambil melirik Nadine sesekali. Tidak tau apa lagi yg pria itu rencanakan, Sudah hampir setengah jam Nadine diminta duduk dan menunggunya, dilarang bicara juga banyak bertanya.


"Dasar nggak jelas, buang buang waktu, mana kerjaan udah numpuk lagi." Gerutu Nadine pelan sembari meremas remas jemarinya kesal.


"Nad." Panggil Sam.


"Ah ya pak kenapa?". Sahut Nadine cepat.


"Selamat, mulai hari ini kamu dipindah tugaskan menjadi sekertarisku. Cepat kemasi barang barangmu dan bawa kemari."


Tidak ada pemberitahuan maupun informasi Nadine tiba tiba sudah dipindahkan menjadi sekertaris pribadi Sam. Membuat gadis itu terkejut, sekaligus merasa dirugikan, karena semakin jabatannya naik, maka tugasnya juga akan lebih besar. Apalagi mengingat kejadian pagi ini, entah apa lagi yg bisa pria itu lakukan nanti saat ia benar benar sudah resmi menjadi sekertaris barunya.


"Maaf pak tapi saya menolak, saya sangat menyukai pekerjaan lama saya. Saya harap anda mengerti dan memakluminya." Tolak Nadine sehalus mungkin.


"Aku juga minta maaf, tapi perintahku adalah hal yg mutlak, kamu tidak berhak menolaknya." Jawab Sam dengan seringai liciknya. Beranjak dari kursinya lalu menghampiri Nadine.


"Baiklah, sesuai perintah anda. Kalau begitu saya permisi dulu mengemasi barang saya." Ujar Nadine pasrah, segera bangkit dari duduknya dan bergegas pergi.


Dasar gadis kecil, semakin kamu menghindar, aku pasti akan semakin bersemangat mendapatkanmu.

__ADS_1


*****


"Bram.." Teriak Zayn dari ruang kerja pribadinya.


"Ya tuan."


"Yg aku minta kemarin sudah kau siapkan?".


"Sudah tuan, sudah dikirim setengah jam yg lalu. Mungkin sekarang sudah sampai disana."


"Baiklah, kau bisa pergi, lanjutkan tugasmu."


Zayn paling tau dengan hal hal yg Nadine sukai, termasuk bunga. Beberapa tahun lalu saat mereka bersama Nadine pernah bercerita, ia bermimpi mendapatkan seribu tangkai bunga mawar merah yg sangat cantik, ditambah dengan rangkaian puisi indah terselip diantaranya. Karena pada saat itu Zayn belum sempat memberikannya, maka saat ini adalah waktu yg tepat. Selain ingin memenangkan hati Nadine, pria itu juga ingin membuat Sam kesal, karena telah berani berebut wanita dengannya.


*****


Siang itu kantor RHD grup tiba tiba menjadi riuh dan ramai. Para staf dan karyawan wanita berteriak histeris melihat pemandangan langka dan aneh didepan mereka. Ada yg merasa iri, heran, juga penasaran. Bagaimana tidak? Dihari kerja yg begitu sibuk seperti sekarang tiba tiba ada orang konyol yg mengirim satu truk mawar merah.


Tentu saja hal itu langsung tersebar luas ke seluruh penjuru gedung. Mereka semua sangat penasaran siapa gerangan yg rela membuang buang hartanya demi tumpukan tanaman itu, juga ingin tau gadis mana yg beruntung bisa memiliki pria romantis yg kaya juga loyal.

__ADS_1


"Maaf pak, ini ada apa ya?". Tanya Nadine pada salah satu lelaki asing yg datang membawa satu buket bunga mawar.


"Apa benar anda nona Nadine?". Ucap lelaki itu yg justru balik bertanya.


"Benar saya Nadine. Kenapa ya?".


"Silahkan nona, ini ada kiriman untuk anda. Sisanya ada diloby, karena para penjaga tidak mengijinkan kami membawa masuk semuanya." Tutur lelaki itu.


"Untuk saya? Tapi dari siapa?". Tanya Nadine lagi.


Bagaimana mungkin ia mendapatkan hadiah seperti ini? Karena selama hampir 28 tahun hidupnya, ia belum pernah mendapat kejutan seromantis ini.


"Maaf nona sebaiknya anda periksa sendiri, disitu sudah ada kartu ucapannya. Saya mohon pamit melanjutkan pekerjaan, permisi."


Bukannya senang, Nadine malah dibuat kesal dengan apa yg baru saja menimpanya. Pertama ia dipindahkan ke kantor Sam menjadi sekertaris, kedua tiba tiba saja ada orang konyol yg mengiriminya hadiah bunga mawar, bahkan satu truk. Dan setelah diperiksa, ternyata semua itu adalah ulah Zayn. Mantan pacar yg sampai sekarang masih saja tergila gila dan mengharapkannya.


"Dasar menjengkelkan!! Apa kalian semua sengaja menyulitkanku? Arghhh...."


__ADS_1


__ADS_2