Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep 72


__ADS_3

Setelah percintaan panas itu mereka berdua kembali tertidur, masih dengan keadaan polos yg hanya tertutup satu selimut, saling memeluk dan mendekap tanpa peduli pada sang surya yg sudah hampir meninggi.


Sedangkan si kecil Zee, ia kelimpungan mencari keberadaan Nadine, karena sejak ia bangun ia tak mendapati wanita itu disampingnya, sudah memanggil dan berteriak namun tak ada jawaban, hingga akhirnya ia memutuskan untuk memeriksa hampir ke setiap sudut rumah itu tak terkecuali kamar Sam.


Tokkk.. tokk..tokk..


"Mommy..."


Tokk..tokk..tokk..


"Mommy apa kau didalam?".


Brakkk..Brakk..Brakk..


"Mommy....."


Setelah mengetuk dan berteriak hampir 10 kali, akhirnya pintu kamar Sam terbuka. Pria itu muncul dengan mata yg masih setengah tertutup dan hanya memakai celana pendek, serta penampilan dan rambutnya yg acak acakan.


"Mana mommyku? Pasti paman kan yg menyembunyikannya?". Ujar Zee, menatap Sam tajam sambil mengangkat jari telunjuk ke arahnya.

__ADS_1


"Mommymu masih tidur, dia capek jangan diganggu, kamu kembali saja sana ke kamarmu, paman juga masih ngantuk." Tutur Sam ingin menutup pintunya lagi.


Namun sebelum itu Zee lebih dulu menyelinap masuk, kemudian naik ke tempat tidur milik Sam yg tentunya masih ada Nadine disana.


"Haissshh.. Dasar bocah." Umpat Sam lalu menutup pintunya lagi.


"Mommy.. Bangun!! Bangun mommy!!." Ucap gadis kecil itu sambil menggoyang goyangkan tubuh Nadine.


"Mommy..."


"Emh.. Iya sayang ada apa?". Jawab Nadine lembut berusaha membuka matanya.


"Mommy jahat ih, ninggalin Zee sendirian. Zee kan takut." Ujar gadis kecil itu sembari mengerucutkan bibirnya kesal.


"Terus kenapa mommy nggak pakai baju? Nggak takut masuk angin?". Tanya Zee dengan polosnya.


"Nggak sayang, kan mommy sama paman mau bikin adik buat Zee, jadi bajunya juga harus dilepas." Sahut Sam, yg kemudian mendapat jitakan keras dari Nadine.


"Auh.. Sakit yang." Ringis Sam sambil mengelus keningnya yg sedikit merah.

__ADS_1


"Sudah ya sayang, jangan di dengerin omongan paman kamu. Lebih baik kita bangun sekarang, mandi, terus sarapan. Oke?".


"Hmm..Baiklah mom, Zee juga udah laper, yuk."


Mereka berdua pun beranjak dari posisinya, namun sebelum itu Nadine memakai pakaiannya dulu, kemudian membawa Zee ke kamarnya sendiri dan memandikannya.


*****


Disisi lain, nampak tiga orang wanita tengah duduk bersantai sambil menyesap minuman kesukaan mereka. Meski dari pandangan orang lain mereka terlihat sangat akrab bak sahabat, namun yg sebenarnya terjadi adalah ketiga orang itu hanya memiliki hobi yg sama. Menyukai uang, berfoya foya, dan akan melakukan apapun untuk memenuhi hasrat mereka.


"Haha dasar mulut besar, bukankah kau bilang akan mendapatkan teman presdirmu itu? Tapi mana?".


"Iya kau benar, dia hanya bermulut besar, si presdirnya itu kan menyukai orang lain."


"Waahhh.. Kalian meremehkanku, apa kalian tidak ingat dengan mottoku? Apapun yg aku mau akan ku dapatkan bagaimana pun caranya. Jadi kalau ternyata aku berhasil mendapatkannya, jangan harap bisa mendekatiku lagi, huh.."


"Haha.. ya ya teruslah saja bermimpi."


"Ehh sudah sudah, daripada disini mending ikut aku, hari ini ada bookingan khusus dari direktur A, si tua itu juga membawa teman temannya. Kalau kalian ikut hari ini ku jamin pasti mandi uang, yuk.."

__ADS_1


"Hmm yaudah deh, lumayan, bisa buat foya foya nanti malam."


"Okee cuss.."


__ADS_2