
Dari perusahaan Sam mengendarai mobilnya dengan cepat, melintasi jalan raya yg sore itu cukup ramai dengan lalu lalang kendaraan. Meski berita itu tidak benar, Sam tetap saja gusar. Ia hanya khawatir jika Nadine akan lebih mempercayai berita itu daripada dirinya.
Di tengah perjalanan, Sam sedikit terganggu dengan ponsel miliknya yg terus saja berdering, hingga akhirnya ia terpaksa menghentikan mobilnya, lalu menerima panggilan itu.
"Halo Sam, Sam tolong aku, tolong aku Sam ada yg mau melecehkanku, tolong.." Racau seseorang di seberang sana.
"Halo.. ya Jes, ada apa? Kenapa kau seperti ketakutan begitu?". Jawab Sam panik.
"Hiks.. Tolong Sam, ada yg mau melecehkanku, aku di tipu datang kemari. Dan sekarang aku sedang bersembunyi darinya, hiks.. hikss.. Tolong Sam."
"Baik baik, kau dimana?".
"Aku di hotel mawar, lantai paling atas nomor 145."
"Oke, kau tenang ya, tunggu aku."
__ADS_1
Tanpa berpikir panjang Sam langsung menyambar kembali kemudinya, menyetir bak orang kesetanan, sambil terus berdoa agar temannya itu baik baik saja.
*****
"Hahahaha.. Takkan lama lagi kau akan menjadi milikku Sam. Jangan memanggilku Jessica Kyle kalau aku tidak bisa mendapatkan apa yg ku inginkan, dan sekarang saatnya memanggil wanita itu juga, biar dia bisa lihat bagaimana prianya berkhianat dan bercinta dengan wanita lain tepat di depan matanya. Hahaha.. Aku memang sungguh pintar."
Cinta benar benar sudah membutakan hati Jessica, entah apa yg merasukinya sehingga ia nekat merencakan hal buruk itu. Ia berniat menggoda Sam. Memanggil pria itu ke kamarnya, lalu segera menggodanya untuk melakukan itu. Jessica yakin, tidak akan ada pria yg bisa menolak pesonanya, wajah cantiknya, body sexy nya, juga sentuhan jari jemarinya yg lentik dan halus itu.
Tak hanya itu, untuk membuat suasana lebih intim, Jessica bahkan sudah menyiapkan beberapa botol wine, menghias kamar itu dengan taburan mawar mewah dan lilin lilin cantik, juga berdandan glamour, memakai pakaian yg sangat minim dan terbuka.
Tak lupa pula ia juga menaruh beberapa kamera tersembunyi di setiap sudut ruangan, menyembunyikan dengan sangat baik agar Sam tak curiga. Karena bagi Jessica, ia ingin agar percintaan mereka bisa di abadikan, dan dijadikan bukti bahwa Sam telah menjadi miliknya.
*****
Pesan itu di dapat Nadine saat ia tengah sibuk membuat kue bersama mertuanya. Awalnya Nadine tak percaya, namun ketika ia mencoba menghubungi Sam, Nadine selalu gagal, ponsel Sam seperti dimatikan, sama sekali tidak bisa tersambung meski sudah di coba berulang kali.
__ADS_1
"Ma, Nadine keluar dulu ya, tiba tiba perasaan Nadine nggak enak. Nadine khawatir sama kak Sam." Pamit Nadine sambil melepas appronnya, mencuci tangan sebentar, lalu bergegas lari ke kamar mengambil tasnya.
"Ada apa nak?". Tanya mama Sam yg ikut panik melihat Nadine terburu buru.
"Nanti Nadine jelaskan ma, Nadine buru buru."
Setelah mengambil tas dan merapikan sedikit penampilan, Nadine langsung pergi ke alamat yg ada di pesan itu di antar supir. Entah mengapa perasaanya menjadi tidak enak, tiba tiba saja ia memikirkan Sam. Ia takut akan terjadi hal hal buruk, kecelakaan atau lebih parah dari itu.
Ya Tuhan, lindungi suamiku, ku mohon lindungi dia. Gumam Nadine di sepanjang perjalanan.
Tbc.
Kira kira bagaimana kelanjutannya? Akankah rencana Jessica berhasil??
Ikutin terus ya, jangan lupa like, komen, n votenya.
__ADS_1
Buat yg suka fantasi romance, mampir di novel baruku, My princess mission judulnya.
Aku tunggu ya, bye bye.. 😘😘😘