Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep.54


__ADS_3

Sam bersenandung ria sambil mengetuk pintu rumah Nadine. Melakukannya terus menerus hingga hampir 15 menit. Wajah tampannya masih berhiaskan senyuman, masih terus membayangkan acara nanti malam yg pastinya akan sangat mewah dan meriah.


"Nad.. "


"Nadine.."


"Sayang, kamu di dalam?".


Sam terus memanggil sambil mengetuk keras pintu di depannya. Ia pikir Nadine mungkin masih terlelap, karena tidak bisa tidur semalaman seperti apa yg ia rasakan.


Namun ketika tangannya memegang daun pintu, pintunya langsung terbuka. Membuat Sam mengernyit heran sambil celingukan melihat suasana rumah yg nampak sepi.


"Nad, kamu di dalam? Aku masuk ya?". Ucap Sam lalu segera masuk dan mencari keberadaan Nadine. Ia berputar putar, mengelilingi rumah sambil membuka setiap pintu ruangan, namun setelah memastikannya beberapa kali, Sam tidak menemukan siapapun. Tidak ada tanda tanda kehidupan disana.


Tak hanya itu, Sam juga mencoba menghubungi Nadine, menelponnya namun nomornya tidak aktif, hingga ia menyadari bahwa ponsel gadis itu tertinggal di kamar dalam kondisi mati.


Sekarang ia merasa sangat cemas, pikiran negatif tiba tiba saja datang menghampirinya. Ia takut terjadi hal hal buruk pada Nadine, ia khawatir mungkin saja gadis itu telah di bawa pergi seseorang. Atau lebih parahnya ada yg ingin merusak hari bahagia mereka.


Shit.. Ini pasti ulah pria sampah itu.

__ADS_1


Ya, entah kenapa tiba tiba sosok Zayn muncul dalam pikiran Sam. Ia curiga bahwa pria itulah yg membawa Nadine, karena yg ia tau sampai saat ini Zayn masih mencintai Nadine, masih menginginkan Nadine, bahkan berharap bisa memiliki gadis itu.


Dan tanpa basa basi lagi Sam langsung melesatkan mobilnya, melaju kencang mencari keberadaan pria itu, jika benar Nadine telah di sembunyikannya, maka kali ini Sam tidak akan segan lagi, bahkan siap untuk bertarung melawan pria itu demi mendapatkan Nadine kembali.


*****


Di rumah sakit kota A,



"Zayn, ku mohon bangunlah. Aku lebih suka melihatmu marah daripada harus melihatmu terbaring lemah seperti ini. Aku mohon Zayn, kalau mau kau bisa pukul aku, tampar aku, siksa aku, apapun itu asal kau bangun."


Entah sudah berapa lama Selly menangis, tapi Zayn masih tak bergeming. Dokter mengatakan jika kemungkinan pria itu mengalami koma, meski berhasil melewati masa kritis, namun tetap saja tidak bisa dipastikan kapan Zayn akan bangun lagi.


Kali ini Selly tak ingin berharap banyak, asalkan Zayn bangun ia berjanji akan menuruti semua keinginan pria itu, termasuk juga bercerai dengannya. Karena bagi Selly, lebih baik jika ia melihat Zayn hidup dan bahagia dengan wanita lain, daripada harus melihatnya berbaring tak berdaya di brankar rumah sakit seperti ini.


Brakkk...


Tiba tiba saja pintu ruangan Zayn dibuka dengan kasar. Menampakkan sosok pria yg nampak tengah menahan gejolak amarah dalam dirinya, wajahnya merah padam, tatapannya tajam bagai elang yg siap menerjang buruannya.

__ADS_1


"Apa yg kau lakukan tuan?". Tanya Selly yg sangat terkejut akan kehadiran Sam yg tiba tiba.


"Mana pria itu? Katakan dimana?". Bentak Sam sambil menatap nyalang Selly.


"Pria itu? Siapa yg kau maksud? Dan bisakah kau kecilkan suaramu? Ini rumah sakit, dan suamiku sedang terluka di dalam sana." Jawab Selly kesal sembari menyeka air matanya.


"Tak usah berpura pura lagi, aku tau suamimu lah yg telah membawa Nadine pergi, sekarang katakan dimana dia?".


"Maaf tuan, tapi suamiku sedang sakit. Jadi mustahil jika ia pergi dan menculik seorang wanita. Jika kau masih tak percaya ayo ku tunjukkan."


Karena kesal Selly pun langsung menarik tangan Sam untuk melihat kondisi Zayn. Mana mungkin suaminya itu bisa menculik seorang wanita jika keadaannya saja sudah mengenaskan seperti ini, itu sungguh sangat mustahil.


"Lihatlah, suamiku sedang koma. Mana mungkin ia bisa melakukan apa yg kau tuduhkan itu. Dan sekarang sebaiknya kau pergi, jangan datang dan mengganggu kami lagi."


Begitu melihat Zayn, Sam langsung mengerang frustasi. Jika pria brengsek itu memang sedang terluka, lalu dimana Nadine? Siapa yg membawanya? Atau mungkin gadis itu memang sengaja melarikan diri? Tapi mengapa? Apa salahnya?



Arghhh... Kamu dimana sih Nad? Apa sebegitu tidak inginnya menikah denganku hingga kamu kabur seperti ini. Apa salahku?? Apa???

__ADS_1


__ADS_2