Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep.74


__ADS_3

"Mommy Zee ngantuk." Rengek si kecil Zee yg sudah nampak kelelahan karena bermain seharian dengan Felicia. Entah mengapa kedua gadis kecil itu sangat cocok, bisa langsung akrab dan akur bahkan betah bermain sampai malam.


"Emm.. Sayang, Zee tidur sama nenek aja yuk, nanti biar cepet dapet adiknya. Gimana?". Bisik mama Sam sambil tersenyum jahil. Ingin memberi kesempatan pada anak dan menantunya itu agar bisa berduaan.


"Oh iya Zee lupa, yaudah Zee tidur sama nenek aja". Ujar Zee kemudian, lalu menarik mama Sam pergi.


Sedangkan keluarga Sam yg lain, mereka sudah pulang beberapa menit yg lalu. Karena besok harus kembali bekerja, jadi tidak ada satu pun dari mereka yg bisa menginap.


"Sayang, mama peka banget ya. Yuk kita tidur."


Tanpa menjawab ucapan Sam, Nadine langsung bergegas pergi ke kamarnya. Tubuhnya masih terasa lelah karena permainan semalam, belum lagi hari ini ia harus duduk seharian menemani keluarga Sam yg datang tiba tiba.


Ya Tuhan lelahnya.. Gumam Nadine yg langsung menghempaskan tubuhnya ke ranjang. Menikmati empuknya tempat tidur sambil menutup matanya sejenak.


"Sayang, kok aku ditinggal?". Gerutu Sam sembari berjalan menghampiri Nadine lalu ikut berbaring disana.


"Yang, kamu udah tidur?". Tanyanya sambil menoel noel pipi Nadine.


"Yang, bangun ih." Ucapnya lagi.


"Haish.. Apa sih?? Aku capek kak." Geram Nadine mengacuhkan Sam lalu tidur membelakanginya.

__ADS_1


"Main bentar aja ya, janji cuma sekali."


"Nggak mau, aku capek."


"Kamu diem aja nggak papa, aku main sendiri."


"Isshhh.. Nggak, aku nggak mau, sana ih!!".


"Sayang, lihat aku!!".


"Apa sih??".



"Janji nggak lama."


Dan ya, malam itu mereka melakukannya lagi. Meski awalnya Nadine menolak, namun akhirnya ia terhanyut dan larut dalam permainan Sam. Tubuh mereka saling bertaut mencari kenikmatan, mencurahkan segenap perasaan yg selama ini tersimpan. Dan Sam pun berjanji, apapun yg akan terjadi nanti, hanya Nadine lah satu satunya wanita yg akan mendampinginya, dicintainya, menjadi ibu dari anak anaknya kelak, hingga ajal memisahkan mereka.


*****


Pagi hari ini berjalan seperti biasa, rutinitas dan aktifitas pun masih sama. Orang tua Sam sedang asik menikmati sarapan mereka bersama Zee. Mereka memilih sarapan lebih dulu karena tau jika Sam dan Nadine pasti akan bangun lebih siang dari biasanya. Dan ya, tepat setelah mereka selesai sarapan, terlihat Nadine yg turun berasama Sam, melangkah perlahan dengan bergandeng tangan, sambil tersenyum malu menatap orangtuanya yg juga menatap intens ke arah mereka.

__ADS_1


"Pagi ma, pa." Sapa Nadine dan Sam bersamaan, lalu ikut duduk bersama di meja makan.


"Pagi nak."


"Pagi sayang, kalian pasti capek kan, nah ini mama udah siapin susu buat kalian. Setelah itu mama akan minta bibi buat nyiapin kalian sarapan." Tutur mama Sam sambil menyajikan susu hangat kepada mereka berdua.


"Mommy, adiknya Zee udah jadi belum?". Sahut Zee sembari menatap polos Sam dan Nadine bergantian.


"Ah itu emm.. "


"Doain aja ya sayang, kalau mau cepet jadi, mulai sekarang Zee harus tidur sendiri." Tukas Sam.


"Ah nggak papa, Zee bisa kok tidur sama mommy, jangan dengerin pamanmu ya!". Ujar Nadine seraya mencubit pinggang Sam yg duduk disampingnya.


"Mulai nakal ya sekarang.." Bisik Sam yg langsung menyambar tangan Nadine.


"Hmm.. Sudah sudah, lebih baik kalian sarapan dulu. Zee ikut kakek yuk main di taman belakang."


"Yeay.. Ayo kek."


__ADS_1


__ADS_2