Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep.70


__ADS_3

"Jadi gadis kecil ini ponakan kamu Nad?". Tanya mama Sam setelah mendengar cerita Nadine.


"Iya ma, pa, Nadine juga baru tau beberapa hari yg lalu." Jawab Nadine.


"Hmm.. Mama turut berduka cita ya sayang. Dan kamu jangan sedih lagi, orang tua dan saudaramu pasti tidak akan senang melihat itu. Lagi pula sekarang sudah ada kami, kami keluargamu, jadi apapun masalah yg kamu hadapi, jangan sungkan ya untuk memberi tahu dan meminta bantuan kami."


"Iya ma, terima kasih."


"Lalu bagaimana ceritanya si kecil ini bisa ikut kalian kemari?". Sahut papa Sam.


"Dia begitu menyukai Nadine pa, saat kami bilang akan kembali, dia menangis, bahkan sempat demam karena tak ingin berpisah dari Nadine. Karena itulah akhirnya Nadine membujuk Michele untuk membawa Zee dan tinggal sementara disini bersama kami." Tutur Sam menjelaskan.


"Mungkin itu juga karena ia merindukan kasih sayang seorang ibu, apalagi wajah ibunya sangat mirip dengan Nadine. Jadi dia pasti sudah menganggap Nadine sebagai ibunya." Lanjut Sam.


Setelah mendengar cerita itu mama dan papa Sam memutuskan untuk mengajak Zee dan Nadine segera pindah ke rumah mereka. Dan ya soal pernikahan, mereka masih belum mengatakannya, entah lupa atau memang sengaja hanya Nadine dan Sam lah yg tau.

__ADS_1


*****


Sementara itu disisi lain juga nampak keluarga kecil yg bahagia. Seorang istri yg dulunya selalu menderita dan disakiti, kini perlahan mulai merasakan kebahagiaan. Berkat hilangnya ingatan sang suami, rumah tangga mereka menjadi lebih baik. Tidak ada siksaan, hinaan, juga amarah yg dulu hampir setiap hari diterima oleh sang istri.


Namun disisi lain, wanita itu juga merasa takut. Takut jika ketenangan ini akan segera berakhir, takut jika kelak ingatan suaminya kembali, dan rumah tangga mereka juga akan kembali menyedihkan seperti sedia kala.


"Emm.. Zayn, bisakah kamu membantuku?." Tanya Selly sedikit ragu pada Zayn yg tengah asik menonton tayangan televisi.


"Apa yg bisa ku bantu? Katakan saja!". Jawab Zayn lembut sambil tersenyum menatap istrinya.


"Emmm.. Ini pasti ulah anakku. Baiklah, tunggu sebentar ya. Akan ku buatkan."


Tadinya Selly pikir Zayn akan menolak mentah mentah permintaannya. Karena bagaimana pun pria itu dulu sangat membenci dirinya bahkan berencana menceraikannya setelah melahirkan. Namun tak disangka, ternyata Tuhan masih berbaik hati dan memberinya kesempatan untuk merasakan perhatian Zayn. Meski hal itu bisa saja akan berakhir, entah esok, lusa, atau beberapa waktu lagi.


Setengah jam kemudian,

__ADS_1


"Tara.. Nasi goreng spesialnya sudah jadi." Ucap Zayn antusias sambil memberikan sepiring nasi goreng pada Selly yg sudah menunggunya di meja makan.


"Aku coba ya." Jawab Selly sama antusiasnya.


Setelah merasakan suapan pertama Selly langsung membulatkan matanya, seakan tak percaya bahwa yg ia makan adalah nasi goreng pertama yg dibuatkan Zayn khusus untuknya.


"Kenapa wajahmu seperti itu? Apa rasanya sangat tidak enak?". Tegur Zayn yg sedikit heran melihat ekspresi Selly saat makan.


"Tidak, tapi ini sangat enak. Aku tidak tau kau memiliki keahlian memasak, bahkan mungkin masakanku masih kalah denganmu." Puji Selly sambil memakan nasi goreng itu dengan lahap.


"Hah... Syukurlah kalau kamu suka. Nanti jika kamu menginginkan sesuatu lagi, bilang saja ya padaku. Aku akan berusaha mencari dan memberikannya untukmu apapun itu."



"Ah i iya baiklah, terima kasih."

__ADS_1


Suatu yg tak pernah Selly bayangkan bisa mendapat perlakuan semanis ini dari Zayn. Bahkan berkhayal pun ia tidak berani. Namun sekarang semua ini adalah nyata, Zayn sangat baik padanya, bahkan tak jarang ia akan bersikap manis, seperti mengelus puncak kepalanya, hingga mengusap lembut perutnya yg kini sudah sedikit terlihat buncit.


__ADS_2