Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep.65


__ADS_3

Heh.. Dia pikir aku bodoh.


"Gimana yg ku minta kemarin? Bisa?".


"Sudah tuan, saya berhasil meretas beberapa cctv di jalan sekitar rumah itu, juga satu di dekat pos penjagaan. Segera akan saya hubungkan ke ponsel anda."


"Bagus, dan kau siapkan dua atau tiga anak buahmu untuk mengintai aktivitas yg terjadi di daerah itu. Dan kabari aku setiap setengah jam sekali."


"Baik tuan."


Sore itu Sam terpaksa harus kembali dengan tangan kosong. Ia butuh beberapa bukti lagi jika Nadine memang di bawa oleh pria itu. Belum lagi ia menemukan satu fakta cukup mengejutkan, yg mana istri dari pria itu memiliki wajah yg hampir mirip dengan Nadine. Namun disisi lain banyak kabar yg mengatakan jika wanita itu telah meninggal paska melahirkan, ada juga yg bilang dia menghilang, dan masih banyak lagi gosip gosip bertebaran tentang wanita itu di luar sana.


*****


Seperti biasa, di setiap jam malam menjelang tidur Michele pasti akan mengunjungi Nadine di kamarnya, entah sekedar melihat, atau hanya bertanya mengenai kondisi terbaru gadis itu.


"Kau belum tidur?". Sapa Nadine yg sudah terbiasa dengan kedatangan Michele.


"Iya sebentar lagi, bagaimana kondisi kakimu? Sudah lebih baik?". Jawab Michele sambil berjalan ke arah Nadine.

__ADS_1


"Iya, mungkin beberapa hari lagi aku sudah bisa berjalan sendiri."


"Baguslah, karena besok weekend, aku berencana mengajakmu ke suatu tempat. Bangunlah lebih pagi dan minta pelayan untuk membantumu bersiap."


"Kemana?".


"Besok kau juga akan tau, sekarang tidurlah, sudah hampir tengah malam."


"Hmm ya baiklah."


Setelah berbicara sedikit Michele segera keluar dari kamar itu. Meninggalkan Nadine yg terus mencoba menutup mata, namun tetap saja masih terjaga. Entah kenapa rasanya malam ini sulit sekali baginya untuk tidur. Hatinya merasa gelisah dan tak tenang, memikirkan Sam dan keluarganya yg entah bagaimana kabarnya sekarang.


*****


Pagi pagi sekali ponsel Sam sudah bergetar berkali kali, dengan mata yg masih tertutup tangannya meraba ke kanan dan ke kiri mencari benda pipih itu.


"Ya halo." Sapa Sam tanpa melihat nama si pemanggil.


"Halo tuan, beberapa menit yg lalu saya mendapati tuan Michele Lee keluar dari rumahnya menggunakan mobil, ia juga membawa serta nona Nadine dan seorang anak kecil. Haruskah kita mengikuti mereka?".

__ADS_1


Mendengar hal itu Sam langsung beranjak dari posisinya. Bergegas mencari kunci mobil lalu keluar kamar tanpa merapikan lagi penampilannya.


"Ya ikuti mereka, jangan sampai tertinggal. Juga kirim segera lokasi kalian padaku. Aku akan menyusul."


*****


Pagi yg cerah di musim semi yg indah. Hari ini Nadine di ajak pergi oleh Michele entah kemana. Mereka juga membawa serta Zee yg pastinya sangat antusias karena berpikir daddy dan mommynya akan mengajaknya pergi jalan jalan.


Hanya senandung ria yg terdengar nyaring di sepanjang perjalanan itu. Hingga dua jam kemudian, mereka sampai di sebuah rumah yg cukup mewah, yg jaraknya juga cukup jauh dari mansion milik keluarga Michele.


Dengan bantuan Michele dan Zee, Nadine turun dari mobilnya, duduk kembali di kursi roda lalu di dorong masuk ke rumah itu oleh Michele sendiri.


"Daddy, kenapa kita kemari? Ku pikir kalian akan mengajakku jalan jalan." Gerutu si kecil Zee sambil ikut duduk di pangkuan Nadine.


"Apa kamu lupa dengan kakek nenekmu? Mereka pasti sudah sangat merindukanmu Zee". Tutur Michele masih mendorong mereka berdua.


"Jadi, apa ini rumah orang tuamu?". Sahut Nadine.


"Bukan, nanti kau juga tau."

__ADS_1


__ADS_2