Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Ep.69


__ADS_3

"Selamat ya mulai hari ini kalian resmi menjadi suami istri, nah sekarang silahkan tanda tangan sebelah sini."


Dengan wajah kesal dan cemberutnya Nadine terpaksa menandatangani surat nikah itu. Berbeda dengan Sam yg sedari tadi terus tersenyum sambil sesekali melirik ekspresi kesal Nadine yg terlihat lucu.


"Baiklah, sudah selesai. Ini surat kalian silahkan di simpan baik baik ya, sekali lagi saya ucapkan selamat."


"Iya terima kasih pak, kami permisi dulu." Ucap Sam lalu bergegas keluar sembari menarik Nadine untuk ikut bersamanya.


Sepanjang perjalanan pulang Nadine masih saja mengerucutkan bibirnya, ia merasa sangat kesal dengan keputusan sepihak yg dibuat oleh Sam. Bagaimana tidak? Setiap wanita pasti menginginkan pernikahan terbaik yg akan ia alami sekali seumur hidupnya, sedangkan dia? Ia di ajak menikah tepat setelah turun dari pesawat, dengan penampilan yg terlihat acak acakan, wajah polos tanpa polesan, juga tanpa adanya keluarga satu pun dari mereka berdua.


"Sayang, kamu marah?". Tanya Sam yg menyadari jika Nadine masih kesal padanya.


"..."


"Yakin mau diemin aku? Nggak takut nanti malam..."


Belum sempat menyelesaikan ucapannya, Nadine langsung membekap mulut Sam. Bisa bisanya pria itu melontarkan kata kata vulgar, padahal dalam mobil itu masih ada seorang supir, dan Zee yg sedang duduk di pangkuannya.


"Mommy, emangnya tadi habis ngapain? Paman jelek ini gangguin mommy ya?". Sahut Zee dengan polosnya, menatap heran Nadine dan Sam bergantian.


"Tidak sayang, paman hanya mengajak mommy mu menikah. Kalau paman dan mommy menikah, nanti Zee bakalan punya adik. Zee mau kan?". Canda Sam, sambil menatap jahil ke arah Nadine yg semakin terihat marah.


"Wahhh.. Mau paman, tapi Zee mau adik yg banyak yaa biar Zee nggak kesepian lagi." Ucap gadis kecil itu antusias. Matanya nampak berbinar binar setelah mendengar bahwa dirinya akan memiliki adik nantinya.

__ADS_1


"Baiklah, nanti paman buatkan lima ya?".


"Yeay.. Asikk Zee bakal punya adik."


"Huh.. Dasar mesum, bisa bisanya meracuni pikiran polos keponakanku." Gumam Nadine antara kesal dan malu, tak berani menatap Sam yg masih saja menggodanya.


*****


Sementara itu, keluarga Sam di rumah masih terus melakukan pencarian dan masih merasa khawatir karena belum mendapat kabar soal Nadine. Selain itu mereka juga cemas dengan Sam, pasalnya sudah sejak tiga hari lalu pria itu sama sekali belum menelpon atau sekedar mengirim pesan pada ibunya.


Mereka tak bisa diam, mondar mandir di dalam rumah sambil terus memeriksa ponselnya, berharap akan segera ada kabar tentang anak dan calon menantunya itu.


Hingga tiba tiba,


Ceklek,


Orang tua Sam menoleh, mulut mereka berdua menganga hingga tak sadar jika ponselnya terjatuh.


"Kalian?".


"Ma, pa." Sapa Nadine dan Sam bersamaan.


"Huwaa.. Mama sangat merindukan kalian."

__ADS_1


Mama Sam sangat antusias dengan kedatangan mereka, ia langsung berlari menghampiri Sam dan Nadine lalu memeluknya erat, tak menyadari jika disana masih ada seseorang lagi yg berdiri ketakutan sambil memeluk kaki Nadine.


"Syukurlah kalian baik baik saja." Sahut papa Sam yg juga ikut menghampiri anak dan menantunya.


"Mommy." Panggil Zee tiba tiba.


Mendengar suara asing itu sontak membuat mama dan papa Sam terkejut. Dan saat mereka menunduk, terlihatlah Zee, gadis kecil yg imut dan lucu. Yang sedang menatap bingung ke arah mereka.


"Sayang, kenalin ini mama dan papanya paman. Kamu panggil mereka nenek dan kakek ya, Ayo salam dulu." Tutur Nadine, yg langsung dituruti oleh Zee.


"Halo nek, halo kek." Sapa Zee lembut sambil membungkukkan sedikit tubuhnya.


"Halo sayang, siapa namamu?". Jawab mama Sam ramah sembari mencubit gemas pipi Zee.


"Emm.. Sam Nadine bisakah kalian ceritakan dia siapa? Dan kenapa dia memanggil Nadine mommy?". Sahut papa Sam penasaran.


"Lebih baik kita duduk dulu, nanti Sam ceritain."


Mereka semua pun masuk, lalu duduk bersama di ruang keluarga. Dengan Nadine yg duduk di sebelah Sam, sedangkan Zee ia duduk di pangkuan mama Sam yg nampak senang dengan hadirnya gadis kecil itu.


**TBC.


Minta dukungannya dong man teman. Biar author makin semangat upnya. Novel ini viewnya udah banyak, tapi sayang like nya nggak sebanding 😢😢

__ADS_1


Jadi minta likenya ya, yg mau komen, kasih saran, juga boleh.


See you 😘**


__ADS_2