Berhenti Di Kamu

Berhenti Di Kamu
Extra part


__ADS_3

Bryan yg tengah tertidur pulas diranjangnya di tinggal oleh Nadine untuk pergi ke dapur memasak makan malam. Sudah menjadi rutinitas bagi Nadine untuk memasak makan malam mereka, karena bibi pelayan hanya bekerja sampai sore hari. Dan akan kembali lagi besok pagi.


Nadine yg tengah fokus dengan penggorengan tak menyadari jika suaminya sudah pulang, menghampirinya ke dapur lalu memeluknya erat dari belakang.


"Sayang." Sapa Sam sambil memeluk mesra istrinya.


"Kamu udah pulang? Tumben?". Jawab Nadine tanpa menoleh.


Bukannya menjawab, Sam malah mematikan kompor. Memutar tubuh Nadine menghadap padanya, lalu menyambar bibir mungil Nadine dengan kasar.


"Emmp..Mmp..".


"Kamu apaan sih? Kok kasar?". Protes Nadine berusaha mendorong tubuh Sam yg terus mendekapnya.


"Maaf sayang, aku hanya merindukanmu. Kita lakukan sekarang ya?". Pinta Sam yg sudah nampak bergairah. Sudah satu minggu ini ia menahan hasratnya untuk tidak menyentuh Nadine karena datang bulan. Karena itu begitu tau Nadine sudah selesai dengan halangannya, Sam langsung bergegas pulang, dan berencana meminta jatahnya.


"Tapi ini kan masih sore, nanti kalau Bryan bangun gimana?". Ucap Nadine mencari alasan.


"Nggak akan, cuma sekali kok, janji." Rayu Sam.


"Tapi.."


Belum sempat menyelesaikan ucapannya Sam langsung menggendong Nadine menuju kamar mereka.


"Haishh.. Mandi dulu lah, bau tau!". Ejek Nadine berusaha melepas dekapan Sam yg hampir membuatnya sesak.


"Baiklah, tunggu sebentar."

__ADS_1


Merasa ada kesempatan Nadine diam diam melangkah ke arah pintu, berjalan perlahan, lalu menarik daun pintu dengan sangat pelan, takut Sam mengetahuinya.


"Eitss.. Mau kemana sayang?". Tegur Sam yg sudah membaca rencana licik Nadine.


"Kamu cari ini?". Sambungnya lagi sambil memamerkan kunci kamar yg berada dalam genggamannya.


"Hehe.. Nggak kok, tadi aku cuma mau cek aja, siapa tau belum di kunci." Ucap Nadine beralasan, menyembunyikan raut kesalnya lalu berjalan ke ranjang dan duduk disana.


"Karena kamu sudah nakal, sekarang ikut aku."


Sam tersenyum menyeringai, menghampiri Nadine lalu menariknya ikut ke kamar mandi.


"Yakkk.. Lepas!! Dasar mesum.!".


"Rasain! Salah sendiri mau nolak permintaan suami. Jangan harap besok bisa jalan lagi, hehe.."


Dan ya, terjadilah olahraga sore hingga malam yg sangat panas di kamar mandi, dan di lanjutkan lagi di atas ranjang dengan tubuh keduanya yg masih setengah basah.


"Masih marah hmm?".


"Kamu kasar, aku nggak suka."


"Iya iya aku salah, maaf ya sayang."


"Aku capek, sana keluar priksa Bryan."


"Baiklah, sekalian aku masakin makan malam. Kamu istirahat aja, nanti makanannya aku bawain kesini."

__ADS_1


"Hmmm.. "


Dari sebelum menikah hingga sekarang Sam memang sangat memanjakan Nadine, sering memasakkan makan malam mereka, sering membantu Nadine mengurus Bryan. Bahkan setiap satu minggu sekali pasti akan mengajak Nadine jalan jalan bersama Bryan.


Karena memang Sam sudah belajar banyak pada papanya. Keluarga adalah nomor satu, dan pekerjaan adalah nomor kesekian. Ia harus bisa memastikan jika anak dan istrinya tidak kekurangan kasih sayang dan perhatiannya. Masalah uang, itu bisa dicari. Namun kehangatan keluarga, itu jauh lebih penting.


"Sayang, makan malamnya udah jadi. Kita makan dulu yuk." Ucap Sam membelai lembut kepala Nadine mencoba membangunkannya.


"Emh.. Aku ngantuk, makannya besok aja." Jawab Nadine, semakin mengeratkan pelukannya pada bantal.


"Jangan gitu sayang, nanti kamu sakit. Kamu kan juga harus nyusuin Bryan."


"Huh.. Baiklah, tapi suapin."


"Iya sini bangun, aku suapin."


Dengan telaten Sam pun menyuapi Nadine. Sambil sesekali mengecup pipinya yg terlihat chubby dan menggemaskan.


"Hmm.. Terimakasih, aku mencintaimu, sangat mencintaimu."



The end.


Menurut kalian gimana? Dilanjutin atau buat baru lagi season 2?


Kalo banyak yg komen nanti tak terusin.

__ADS_1


Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2