
Pelangi memejamkan matanya, menghirup udara segar untuk sejenak melupakan kekosongan yang ada di dalam dirinya. Bintang yang berada tepat di samping Pelangi tersenyum, melihat gadis yang membuatnya terpesona begitu tenang hari ini.
Wajah yang biasanya di balut oleh rasa gelisah, tatapan kosong, wajah pucat, senyum ceria namun seperti menahan sakit membuat Bintang awalnya penasaran dengan gadis di sampingnya. Namun begitu dalam Bintang menyelami Pelangi, Bintang menemukan dirinya kini jatuh hati dengan sosok tegar namun tak bisa dia tebak isi pikirannya. Membuat Bintang harus belajar setiap hari untuk memahaminya.
Sambil memejamkan mata Pelangi berkata, "sebenarnya kita dimana sih ni Bintang??" tanya Pelangi.
"Puncak Pelangi, tapi ini tidak jauh dari kampus kita hanya bekisar 2 jam. Bukan puncak asli daerah kita yang perjalanannya 5 jam." Jawab Bintang.
"Pantesan aku ngerasa beda, kamu tau dari mana tempat ini??" tanya Pelangi sambil melihat ke arah Bintang.
"Gimana kalau kita pesan tenda dulu, pesan makanan dulu baru kita ngobrol." Usul Bintang.
"Ide yang bagus." Jawab Pelangi sambil tersenyum.
Mereka pun memesan tenda dan perlengkapan manggang. Disana mereka hanya memesan sosis, naget, sate ayam, jagung serta ubi untuk di bakar. Mereka sengaja memesan yang simpel agar mudah memanggangnya.
Bintang memesan cukup banyak makanan serta minuman, Pelangi yang ingat bahwa beberapa kali mereka makan Bintang tidak makan pun mencoba menghalangi Bintang untuk memesan banyak makanan.
"Tunggu, tunggu, kamu banyak banget pesan makanannya. Emang kamu juga ikut makan??" tanya Pelangi.
"Iyalah aku ikut makan, masa aku liatin kamu makan terus." Jawab Bintang.
__ADS_1
"Ya kemaren-kemaren kamu begitu, aku kan takut gak sanggup habisin makan banyak gini." Ucap Pelangi.
"Kali ini aku ikut makan, tenang aja deh." Jawab Bintang.
"Baguslah.." Ucap Pelangi.
Mereka pun duduk di pintu tenda dan menyiapkan alat panggang, mereka langsung memanggang makanan yang sudah di bumbui itu. Saat Bintang memanggang, Pelangi menyiapkan minuman hangat untuk mereka. Karena udara disana cukup dingin, mereka jadi minum minuman yang hangat saja.
Setelah minuman dan makanan pun selesai, Pelangi kembali melihat jam di tangannya yang sudah menunjukkan pukul setengah dua siang.
"Kita apa sempat nih ke tempat kerja udah jam setengah 2 soalnya, sedangkan kita masuk jam 4 kerjanya." Ucap Pelangi.
"Aku udah permisikan sama pak bos, emang dari kemaren aku rencana ajak kamu liburan. Jadi aku udah minta cuti untuk kita berdua, aku dapat hadiah cuti karena belakangan ini buat ramai cafe." Jawab Bintang.
Bintang hanya tersenyum mendengar perkataan itu dari Pelangi.
"Oia aku mau tanya sama kamu, kenapa kamu gk makan sih waktu kita makan bareng. Ini kamu mau makan, tapi waktu di cafe dan rumahku kamu gak makan, kenapa??" tanya Pelangi yang memang sudah heran sejak lama.
"Karena kemaren aku kenyang, dan sekarang aku lapar." Jawab simpel Bintang.
Pelangi yang memang kehabisan kata-kata mendengar jawaban yang terlalu simpel dari Bintang, menghela nafas.
__ADS_1
"Oh begitu." Ucap Pelangi sambil melirik Bintang.
Bintang tertawa.
"Apa yang kamu harapkan dari jawabanku sih?? kok kayak gak puas gitu sama jawabanku??" tanya Bintang yang masih tertawa kecil akibat tatapan Pelangi yang menurutnya sangat menggemaskan.
"Ya aku kira karena kamu gak bisa makan ini, itu, gak bisa karena hal ini dan itu. Ternyata hanya karena itu doang." Gerutu Pelangi.
"Makanya jangan berfikiran aneh-aneh kamunya." Jawab Bintang.
"Hmm iya deh." Jawab Pelangi.
"Gimana?? kamu suka gak disini??" tanya Bintang.
"Suka, sangat suka.." Jawab Pelangi melihat ke arah Bintang.
Saat Pelangi melihat ke arah Bintang, Pelangi tidak menyangka kalau tatapan mereka saling bertemu saat itu. Kini mereka saling tatap.
Perasaan aneh pun muncul di hati Pelangi saat dia melihat senyum cerah Bintang. Kini jantungnya berdegup dengan sangat kencang, suara dari dalam dirinya rasanya seperti keluar dan terdengar oleh Bintang. Seketika Pelangi semakin gugup karena jantungnya yang berdegup kencang berubah menjadi sedikit nyeri.
Pelangi panik, karena perasaan itu tidak pernah dirasakannya sebelumnya.
__ADS_1
Kira-kira apa yang terjadi kepada Pelangi ya??
Bersambung..