
"Kenapa bu ada apa??" tanya ayah Pelangi.
"Ini loh pak gak tau ibu, tiba-tiba nangis minta maaf segala." Jawab bu Mira.
Bu Mira langsung memeluk Pelangi menenangkannya.
"Kenapa nak??" tanya ayah Pelangi.
"Pelangi cuma bahagia aja, sekarang Pelangi bisa berbagi cerita ke Ibu. Pelangi gak nyangka aja ibu mau berbagi cerita dengan Pelangi. Maafin Pelangi ya bu, dulu Pelangi mandang ibu sama kayak ibu kandung Pelangi." Ucap Pelangi sambil terisak.
Mendengar perkataan Pelangi bu Mira pun ikut terharu dan semakin erat memeluk Pelangi.
"Udah nak, makan yuk nanti kamu jadi gak sempet makan loh. Pokoknya kamu ingat selalu ya, ibu ada di samping kamu. Ibu akan selalu dukung kamu kayak ibu dukung adik-adik kamu, bagi ibu kamu sama dengan mereka tidak ada bedanya ya nak." Ucap bu Mira sambil mengelus tangan Pelangi.
Pelangi menganggukkan kepalanya, menghapus air matanya dan kembali makan masakan bu Mira. Entah mengapa kali ini masakan bu Mira terasa jauh lebih enak dari sebelumnya.
Melihat kemesraan istrinya dan putri semata wayangnya hati ayah Pelangi di penuhi dengan kebahagiaan. Ayah Pelangi sangat bersyukur kini Pelangi dapat melihat mereka berdua sebagai ibu dan ayahnya.
Setelah makan Pelangi langsung mandi dan bersiap di kamarnya. Belum Pelangi selesai bersiap, dokter Okky sudah datang untuk menjemput Pelangi.
Dokter Okky duduk di ruang tengah di temani ibu dan ayah Pelangi. Di saat itu ayah Pelangi menanyakan perkembangan emosional dan mental Pelangi kepada dokter Okky.
__ADS_1
"Dok apakah sudah ada tanda-tanda emosional Pelangi membaik??" tanya ayah Pelangi.
"Tidak secepat itu pak, tapi sudah ada perkembangan dari Pelangi yang sudah mau membuka diri dengan saya. Walaupun dia jadi sangat sensitif dan mudah menangis tapi itu hal yang sangat baik untuk perkembangan Pelangi pak." Jawab Okky.
"Iya sih dok, Pelangi jadi sangat mudah tersentuh sekarang. Semoga perkembangannya jauh pesat ya dok, terimakasih sudah mau membantu anak saya." Ucap ayah Pelangi.
"Sama-sama pak, itu sudah kewajiban saya. Oia pak saya mau mengajak Pelangi untuk ikut saya mendaki dengan komunitas saya. Apakah di perkenankan pak??" tanya Okky.
"Kenapa kok tiba-tiba ya dok??" tanya ayah Pelangi.
"Kemarin saya ngobrol dengan Pelangi, saya katakan saya suka alam dan ternyata dia juga suka alam dan ingin berlibur. Saya ingat saya ada agenda dengan komunitas saya untuk mendaki, jadi saya ajak dia dan dia mau katanya pak tapi atas seizin bapak."Jawab Okky.
"Tidak pak, kami ada 3 laki-laki dan 2 perempuan jika Pelangi ikut jadi 3 juga perempuannya pak." Jawab dokter Okky.
"Oh begitu ya dok, saya pikirkan dulu ya dok." Ucap ayah Pelangi.
Pelangi pun datang menghampiri mereka yang sedang mengobrol. Pelangi tersenyum ke arah mereka.
Pelangi dan dokter Okky pun berangkat ke panti asuhan milik Okky. Pelangi langsung masuk ke dalam mobil dokter Okky.
"Tadi ngomongin apa, kok kayaknya asik banget." Ucap Pelangi.
__ADS_1
"Cuma cerita kejadian kemarin aja di panti." Jawab Okky.
"Kamu udah bilang belum sama ayah kamu, kita mau mendaki??" tanya Okky.
"Belum Ky, nanti deh pulang dari panti aku omongin ke ayah." Jawab Pelangi.
"Kalau kamu udah bilang, chatting aku dong biar kita langsung joging. Mendaki itu berat loh kalau kamu pemula." Ucap Okky mengingatkan.
"Iya Ky.." Jawab Pelangi.
Walaupun disana Pelangi hanya bekerja sampai jam 1-2 siang, namun tetap menghabiskan seluruh energi Pelangi. Pelangi tetap menikmati setiap waktunya bekerja disana, pengalaman pertama Pelangi yang berhasil sedikit demi sedikit menghilangkan rasa sedihnya kepada Bintang.
Sedikit demi sedikit Pelangi mulai ikhlas akan kepergian Bintang, walaupun Pelangi belum bisa bertemu tante Aisyah atau mendatangi makam Bintang. Namun kesedihan Pelangi akan Bintang sudah hampir hilang.
Kedatangan Okky di dalam kehidupan Pelangi pun seolah dapat menggantikan peran Bintang bagi Pelangi. Okky dan Bintang memiliki karakter yang cukup berbeda namun sama-sama bisa menghangatkan hati Pelangi.
Humor Okky, perhatian Okky membuat Pelangi bisa tertawa lepas dan nyaman. Kehadiran Okky membuat warna baru bagi Pelangi, keromantisan Bintang dulu dapat menghayutkan Pelangi namun kini humor Okky dapat mencairkan hati Pelangi kembali.
Bersambung..
Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca cerita saya, semoga dapat menghibur teman-teman dengan cerita saya. Terimakasih untuk dukungan teman-teman, love you all ❤️.
__ADS_1