
Begitu sampai di rumah dan menenangkan hatinya di ruang tengah. Pelangi berjalan ke kamarnya, kamar Pelangi berada di dekat dapur jadi jika ingin ke kamarnya pastinya melewati dapur. Disana ibu dan ayahnya ternyata duduk menunggu Pelangi pulang.
"Malam banget pulangnya nak.." Ucap ibu Mira.
Melihat ibu dan ayahnya masih duduk di meja makan berdua, Pelangi juga ikut duduk bersama di meja makan.
"Iya bu, tadi tante Aisyah masakin kita makan malam dan meminta kita sedikit lebih lama. Karena sudah tidak bertemu lama, Pelangi jadi tidak enak menolaknya bu." Jawab Pelangi.
"Gimana kabar tante Aisyah nak??" tanya bu Mira.
"Baik bu.." Jawab Pelangi.
"Syukurlah kalau begitu." Ucap bu Mira.
Pelangi yang memang cukup lelah dan sedang menunggu telepon dari Okky, Pelangi berpamitan kepada ayah dan ibunya untuk masuk ke kamar terlebih dahulu beristirahat.
"Pak, bu, Pelangi permisi ya ke kamar pengen golek." Ucap Pelangi.
"Iya sayang, istirahatlah." Ucap ayah Pelangi.
"Bebersih dulu ya nak sebelum tidur." Bu Mira mengingatkan.
"Iya bu.." Jawab Pelangi.
Pelangi masuk ke kamarnya, bebersih di kamar mandi. Saat Pelangi sedang di kamar mandi, ponsel Pelangi berdering. Mendengar ponselnya berdering Pelangi dengan cepat membersihkan wajah dan menyikat giginya. Saat hendak meraih ponselnya yang berdering tertera disana nama Okky.
Saat melihat nama Okky di layar ponselnya jantung Pelangi berdegup dengan kencangnya. Pelangi lama memandangi nama itu sampai akhirnya panggilannya tak sempat di jawab Pelangi.
Pelangi sangat gugup, takut kegugupannya diketahui Okky. Pelangi mencoba menenangkan dirinya mengulur sedikit waktu sembari mengganti pakaian.
Baru selesai mengganti pakaian dan hendak rebahan, ponsel Pelangi kembali berdering. Kini Pelangi dengan cepat menerima telepon itu.
"Halo Ky.." Ucap Pelangi.
"Aku sudah sampai di rumah ya, tadi kemana kok lama banget baru angkat telepon, gak ada masalah kan??" tanya Okky yang terdengar sedikit panik.
"Enggak kok Ky, tadi aku sedang di kamar mandi bebersih jadi gak angkat telepon kamu." Jawab Pelangi walaupun sedikit berbohong.
__ADS_1
"Oh begitu, kalau begitu aku bebersih dulu ya. Nanti mau aku telepon lagi gak?? atau mau langsung istirahat??" tanya Okky.
Yang sebenarnya sangat ingin berbicara dengan Pelangi sebelum tidur. Namun Okky tidak berani mengutarakannya, Okky tidak ingin Pelangi menjadi tidak nyaman karena rasa suka Okky yang semakin besar untuk Pelangi.
Pelangi yang juga ingin bercerita sebelum tidur, diam sedikit lama. Dia bingung harus berterus terang atau tidak dengan Okky.
"Halo, Pelangi kamu dengar aku ??" tanya Okky kembali.
"Ah iya Ky, aku dengar kok. Terserah kamu aja, kalau kamu mau ngobrol setelah bebersih telepon aja aku ya. Kalau kamu juga langsung istirahat juga bilang." Jawab Pelangi.
"Setelah ini kamu mau langsung tidur tidak??" tanya Okky.
"Belum sih, karena aku lama baru bisa tidur." Jawab Pelangi, padahal dia biasanya langsung nyenyak begitu peluk bantal gulingnya.
Ini hanya alasan agar dia bisa teleponan dengan Okky, Pelangi berharap Okky akan menelepon kembali sebelum dia tidur.
"Kalau begitu tunggu aku bebersih ya, gausah di matikan teleponnya. Biarkan gitu aja, aku sebentar aja kok." Ucap Okky.
"Oke Ky.." Jawab Pelangi jantungnya berdegup semakin kencang.
Sambil menunggu Okky, Pelangi menebak-nebak dengan mendengar suara aktivitas Okky bebersih sambil tersenyum. Saat air hidup, Pelangi menebak Okky membasuh wajahnya, saat suara seperti sikat gigi, Pelangi langsung menebaknya.
Dan kini Pelangi juga menebak bahwa handphone Okky di bawa olehnya ke kamar mandi, karena semua kegiatan jelas di dengar oleh Pelangi. Malam ini Pelangi sangat bahagia, Kini Pelangi menyadari bahwa dirinya memang sangat menyukai Okky.
Walaupun Pelangi tidak yakin Okky akan menyukainya kembali, tetap saja Pelangi ingin menyimpan rasa sukanya ini di dalam hatinya. Suatu saat jika rasa sukanya tidak berbalas, Pelangi tidak akan menyesalinya dia hanya akan menikmati setiap waktunya bersama Okky.
Setelah lima belas menit berlalu, Okky pun menyelesaikan kegiatan bebersihnya dan kembali berbicara dengan Pelangi di telepon.
"Lama banget ya??" tanya Okky.
"Enggak kok Ky, lama an juga aku kalau lagi di kamar mandi." Jawab Pelangi.
"Syukurlah kalau tidak terlalu lama, tapi aku juga ingin minta maaf karena sudah membuat kamu menunggu." Ucap Okky.
"Gakpapa Ky, sekarang sedang apa??" tanya Pelangi.
"Sedang golek di kasur, sepi tau aku sekarang di rumah sendirian. Tadinya pengen ke rumah sakit tidur disana, aku ingat ada teman yang piket berdua hari ini jadi aku kembali ke rumah aja deh supaya kami gak sempit-sempitan." Jawb Okky.
__ADS_1
"Biasanya kamu selalu tidur di sana, pasti mereka sudah taulah Ky.." Ucap Pelangi.
"Iya rainbow, tapi tadikan aku izin dan bilang kayaknya gak balik ke rumah sakit makanya aku jadi ke rumah aja.." Jawab Okky.
"Rainbow sepi baget ya sendirian di rumah..." Ucap Okky kembali.
"Makanya nikah Ky.." Ucap Pelangi.
"Emangnya kamu mau??" tanya Okky menggoda Pelangi.
"Hah?? maksudnya apaan??" tanya Pelangi yang kaget di tanya seperti itu oleh Okky.
Okky tertawa lepas.
"Enggak, gak jadi, aku bercanda gausah di pikirkan." Jawab Okky.
"Nyebelin banget sih." Ucap Pelangi.
Okky kembali tertawa, sebenarnya Okky ingin serius tapi menahan diri karena takut Pelangi menjadi risih dengan ucapan Okky. Padahal malah sebaliknya, Pelangi sudah salah tingkah karena ucapan Okky.
Akankah hubungan keduanya bisa berkembang?? ikuti terus ceritanya ya teman-teman.
Bersambung...
Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca cerita saya. Dukung cerita saya dengan :
*Like
*Komen
*Vote
*Tambahkan favorit
* Kalau teman-teman suka tolong beri hadiah untuk author ya, terimakasih semoga rejeki teman-teman selalu berlimpah.
Love you all ❤️.
__ADS_1