Bintang Untuk Pelangi

Bintang Untuk Pelangi
Episode 65


__ADS_3

Saat menjaga Okky yang tergeletak di kamar mas Ibnu, Pelangi tertidur menggenggam tangan Okky. Tepat pukul 12 malam Okky terbangun, merasa ada yang mengganjal spontan Okky ingin menarik tangannya.


Namun begitu dia melihat sumbernya, Okky kaget karena Pelangi yang menggenggam tangannya dengan hangat sambil tertidur di pinggir kasur. Okky tersenyum melihat pelangi yang tertidur dengan memegang tangannya.


Okky juga memegang dahinya yang terasa seperti basah, Okky memegang dahinya dan mendapati handuk basah yang menempel di dahinya. Lagi-lagi Okky tersenyum karena mengingat apa yang dilakukan Pelangi saat dia tertidur.


Okky mencoba menarik tangannya yang digenggam oleh Pelangi secara perlahan agar tidak membangunkan Pelangi. Namun, belum lagi tangannya terlepas dari genggaman pelangi, pelangi terbangun karena gerakan tangan Okky.


Pelangi pun kaget dan berkata, " udah bangun Ky, gimana keadaan kamu, mendingan tidak??" tanya Pelangi dengan raut wajah yang khawatir.


Okky tersenyum menjawab perkataan Pelangi, " aku udah baik-baik aja rainbow. Maaf ya udah buat kamu susah dan khawatir gini."


"Ih apaan sih Ky, enggak kok. Kamu lapar gak, kita makan ya.." Ucap Pelangi.


"Kamu udah makan??" tanya Okky.


"Belum, makanya kita makan bareng ya."


Sebenarnya Okky tidak berselera untuk makan, tapi karena mendengar Pelangi belum makan. Okky menganggukkan kepalanya tanda setuju makan bersama Pelangi. Agar Pelangi makan bersamanya.


Pelangi mengambil makanan yang memang sudah di sediakan oleh ibu Pelangi untuk Okky dan Pelangi. Pelangi juga mengambil obat demam untuk Okky.


Pelangi masuk membawa makanan, Okky pun berkata. "Kita makan di meja makan aja ya rainbow, gausah di kamar. Aku pikir tadi kamu mau panaskan makanan atau masak sebentar."


"Gakpapa Ky disini aja, kamu masih lemas gitu loh. Kali ini aku dokternya kamu, jadi kamu harus nurut oke." Jawab Pelangi.

__ADS_1


Okky tersenyum mendengar ucapan Pelangi dan menjawab, "siap dok, kalau dokternya secantik ini aku pasti nurut kok."


Mendengar Okky yang menggodanya, Pelangi langsung tersenyum dan kemudian tertawa karena lucu melihat ekspresi Okky yang menggodanya.


Setelah tertawa bercanda sedikit, mereka pun makan di kamar. Okky yang memang di masakin bubur oleh ibu Pelangi memakan buburnya dengan perlahan. Namun terlihat bahwa Okky sangat sulit menelan buburnya.


Okky memang tidak suka bubur, karena dia selalu melihat bubur di rumah sakit membuatnya jadi enek dan tidak berselera jika melihat bubur.


Pelangi yang sadar akan hal itu. Menghentikan makannya, Pelangi memilih untuk makan sepiring bubur berdua agar Okky sedikit semangat dan bisa memakan separuh bubur itu. Benar saja, rencana Pelangi berhasil mereka makan sepiring berdua bersama. Bubur yang mereka makan dengan perlahan pun akhirnya habis.


Setelah selesai makan, Pelangi membersihkan piring mereka di dapur. Pelangi kembali ke kamar, Pelangi melihat Okky hanya duduk di kasur. Melihat Okky hanya duduk, Pelangi menegur Okky.


"Kok gak tidur Ky??" tanya Pelangi.


"Nungguin kamu." Jawab Okky.


Pelangi langsung mengambil bantal dan selimut, menaruhnya di atas matras yang sudah di bentangkan nya di lantai. Melihat Pelangi yang seperti itu, Okky langsung menegur Pelangi.


"Kamu mau tidur di lantai begitu??" tanya Okky.


"Iya Ky, gak mungkin kan aku di samping kamu, apa tanggapan ibu dan ayah nanti." Ucap Pelangi.


Okky langsung berdiri membuka pintu kamar dan mengganjalnya dengan kursi yang ada di kamar mas Ibnu.


"Kalau buka pintu begini gakpapa kan. Jadi sekarang naiklah ke kasur. Kita beri batasan pakai dua guling dan tidur saling membelakangi ya." Usul Okky.

__ADS_1


"Aku cuma gak mau setelah mengurusku kamu sakit, aku akan merasa bersalah." Ucap Okky kembali untuk meyakinkan Pelangi agar tidak tidur di lantai.


Setalah di pikirkan kembali oleh Pelangi, Pelangi pun setuju dengan usulan Okky. Akhirnya Pelangi membatasi tempat tidur, karena merasa sudah nyaman dengan keadaan mereka, Pelangi pun langsung tertidur dengan pulas.


Okky yang sedari tadi sudah tidur jelas jadi tidak mengantuk lagi. Okky sudah mencoba untuk tidur namun tetap saja dia tidak bisa tidur. Okky membalikkan tubuhnya ke arah Pelangi untuk mengecek apakah Pelangi sudah tidur atau masih terjaga.


Begitu membalikkan badan Okky terkejut karena kini mereka saling berhadapan namun Pelangi dalam kondisi terlelap memeluk guling yang menjadi pembatas mereka.


Okky kaget karena dalam ekspektasinya Pelangi tidur dengan membelakanginya. Melihat Pelangi tertidur seperti anak kecil membuat Okky tersenyum gemas.


Okky tidak ingin kehilangan momen yang sangat langka itu, Okky memotret Pelangi dan tertawa kecil. Setelahnya Okky memutuskan tidur berhadapan dengan Pelangi, Okky mencoba memejamkan matanya setelah puas melihat wajah yang sangat dia inginkan menjadi miliknya.


Akhirnya Okky pun dapat tertidur juga, Okky tertidur dengan pulasnya. Mungkin juga pengaruh obat yang di berikan Pelangi saat dia selesai makan tadi. Okky berharap besok dia sudah pulih dan bisa menepati janjinya makan malam dan menyatakan perasaannya kepada Pelangi.


Bersambung...


Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca cerita saya. Dukung cerita saya dengan :


*Like


*Komen


*Vote


*Tambahkan favorit

__ADS_1


* Kalau teman-teman suka tolong beri hadiah untuk author ya, terimakasih semoga rejeki teman-teman selalu berlimpah.


Love you all ❤️.


__ADS_2