Bintang Untuk Pelangi

Bintang Untuk Pelangi
Episode 30


__ADS_3

Pelangi terbawa semakin dalam pada dinginnya lautan. Pelangi masih sadar, dia kembali membuka matanya. Saat dia membuka matanya, dia melihat ada seorang lelaki berenang menuju dirinya.


Pelangi memejamkan matanya berharap lelaki itu tidak dapat menggapainya. Namun tiba-tiba, Pelangi tersadar dan dia sudah berada kembali di daratan.


Pelangi memuntahkan banyak sekali air, namun Pelangi bukannya berterimakasih Pelangi marah bahkan sangat marah kepada lelaki yang sudah menolongnya.


"Kamu siapa, ngapain ikut campur sama hidupku. Aku gak butuh pertolongan kamu, aku gak butuh. Aku hanya ingin bertemu Bintang, bukan kamu. Kamu membuat rencanaku hancur, hancur kamu hancurkan rencanaku." Ucap Pelangi sambil terus memukul lelaki itu.


Namun siapa sangka, respon lelaki itu malah sebaliknya. Dia memeluk Pelangi tanpa mengatakan apapun, dalam pelukan lelaki itu amarah Pelangi berubah menjadi air mata. Pelangi menangis histeris dan berteriak karena merasa gagal bertemu Bintang.


Karena minum banyak air laut, tubuh Pelangi lama-lama lemas. Pelangi terkulai lemas dan akhirnya pingsan dalam pelukan lelaki yang menolongnya.


Lelaki itu ternyata sudah melihat Pelangi sejak Pelangi duduk di pinggir pantai. Lelaki itu terus mengamati gerak gerik Pelangi karena dia merasa gerak gerik Pelangi aneh.


Tanpa Pelangi sadari, Lelaki itu memang sejak awal sudah sedikit demi sedikit mendekati Pelangi. Namun betapa kagetnya lelaki itu saat dia hampir sampai di dekat Pelangi, Pelangi sudah hampir berada di tengah lautan dan di terjang ombak.


Karena panik tanpa berpikir panjang, lelaki itu langsung berlari untuk menyelamatkan Pelangi. Syukurnya lelaki itu berhasil menyelamatkan Pelangi yang ingin mengakhiri hidupnya sendiri.


Pada akhirnya karena tubuh Pelangi masih di penuhi air laut, Pelangi pingsan. Lelaki itu membawa Pelangi ke rumah sakit dimana dia bekerja. Ya benar, lelaki itu adalah seorang dokter Jiwa, seorang psikiater.


Karena hal itulah dokter itu sangat tau gerak gerik mencurigakan dari orang-orang yang ingin mengakhiri hidupnya. Hari ini sepertinya keberuntungan bagi Pelangi, namun sial bagi Pelangi karena keinginannya di gagalkan.


"Kamu bawa siapa lagi itu Ky??" tanya salah satu dokter rekan kerjanya.

__ADS_1


"Ini dok, tadi ketemu di pantai sepertinya dia banyak minum air laut." Jawab Okky sang dokter yang menolong Pelangi.


"Tenggelam ya??" tanya dokter tersebut.


"Iya dok." Jawab Okky cepat.


Mereka langsung menangani Pelangi, memberinya obat agar ketika dia bangun. Dia dapat memuntahkan semua cairan yang sudah dia telan saat tenggelam.


...----------------...


Pelangi sadar setelah 2 jam pingsan, begitu sadar Pelangi langsung batuk dan memuntahkan lumayan banyak cairan. Okky membantu Pelangi, setelahnya tubuh Pelangi kembali lemas.


Pelangi melihat sekelilingnya, kini Pelangi sadar bahwa dia sedang berada di rumah sakit. Karena sangat kesal pada orang yang sekarang sedang merawatnya, Pelangi langsung memejamkan matanya. Pelangi tidak ingin bicara sedikit pun dengan orang itu.


"Maaf kalau aku lancang dan gak permisi, tapi aku harus tau siapa kamu dan aku sudah baca buku diary kamu yang paling akhir. Ku simpulkan nama kamu Pelangi, disini aku cuma mau kita saling kenal. Aku Okky, kamu bisa panggil aku Okky, Iky, Ky saja juga tidak masalah." Ucap Okky.


"Aku minta maaf sudah ikut campur sama urusan kamu, tapi aku gak bisa diam aja karena kamu melakukan itu di depan mataku. Tapi aku cuma mau bilang, kamu ada di dunia ini karena kamu di pilih. Ingat di dunia orang cari bahagia tapi sebenarnya di dunia tempatnya derita. Dan kamu tidak bisa memilih tapi kamu di pilih, kamu sadar gak kenapa aku ada di saat kamu melakukan hal itu. Karena deritamu belum berakhir di dunia, sekeras apapun kamu berlari jika masanya untukmu belum habis kamu akan kembali ke titik itu."


"Hanya satu yang bisa kamu lakukan, pasrah dengan berdiam. Atau berusaha mencari solusi agar lebih baik. Aku gak tau sakit mana yang buat kamu sampai seperti ini, tapi kamu harus tau setiap manusia bertemu itu adalah keseimbangan alam yang membawa kamu untuk belajar dan mengajar. Aku akan belajar darimu, tapi aku juga akan mengajari kamu. Kalau kamu berfikir untuk kabur dari sini itu pilihan kamu aku tidak akan mencegah kamu. Tapi kamu harus ingat setelah pergi kabur dari sini dan ingin melakukan hal itu lagi. Kamu harus tau jika kamu kembali ke titik awal lagi kita gak akan tau orang seperti apa yang akan menolong kamu. Seperti ku yang membawamu ke rumah sakit ini atau orang lain yang akan memanfaatkan kamu untuk hidupnya."


"Aku tidak menakuti kamu, tapi aku mau kamu memilih. Jika masih ingin hidup dan menjalaninya untuk hal yang lebih baik kamu bisa memilih untuk tetap tinggal disini bersamaku, atau jika kamu memang ingin semua kembali ke titik awal kamu. Kamu bisa pergi dari sini, tidak akan ada yang menghentikan kamu. Aku permisi mau pulang, aku harap kamu adalah wanita yang bijaksana dan pintar dalam mengambil sebuah pilihan hidup saat Tuhan masih memberikan kamu kesempatan ini."


Setelah selesai bicara, Okky langsung keluar ruangan, sebenarnya Okky sangat deqdeqan Pelangi akan pergi. Namun Okky tau dia tidak berhak menahan seseorang untuk menentukan pilihan hidupnya sendiri.

__ADS_1


Okky tidak pulang ke rumah, Okky memutuskan menginap di rumah sakit. Okky tidur di ruang khusus dokter jaga, disana tempat tidurnya cukup luas jadi bisa digunakan 3 orang.


Begitu Okky masuk ruang jaga, disana ada dokter jaga yang sedang tiduran.


"Eh Ky, gak pulang??" tanya dokter rekan kerja Okky.


"Enggak bang, lagi mantau pasien." Jawab Okky.


Siapapun pasien yang dibawa dokter, jika mereka tidak satu spesialisasi mereka tidak akan membicarakan pasien mereka.


Sementara itu di kamar Pelangi duduk, dia berpikir untuk kabur atau tetap disini. Namun bagaimanapun dia sudah berhutang nyawa dengan orang yang menolongnya. Pelangi termenung, dia mengingat kembali apa yang dia lakukan di pantai.


Pelangi menangis kembali, kali ini bukan karena dia sedih karena gagal namun ketakutan melandanya. Bayangan derasnya ombak, suara ombak, gelap dan dinginnya lautan berhasil membuatnya ketakutan malam itu.


Tubuh Pelangi bergetar hebat, Pelangi menangis tersedu sambil menutup telinganya. Ya benar, Pelangi kehilangan kendali dirinya. Pelangi mengalami depresi yang cukup berat membuatnya jadi tidak seperti dirinya yang dulu.


Okky yang memang sedang mencoba tidur di penuhi rasa gelisah, karena dia tau si pasien akan mengalami gejala keadaan yang sangat menyeramkan jika dia berhasil mengingat apa yang akan dia lakukan.


Karena gelisah, Okky memutuskan pergi ke kamar dimana Pelangi di rawat. Begitu sampai di kamar Pelangi, Okky melihat Pelangi yang bergetar dan menangis.


Spontan Okky langsung memeluk Pelangi untuk menenangkannya. Pelangi menyambut pelukan itu, Pelangi menangis hingga tertidur kembali di dalam pelukan Okky.


Di dalam hati Okky. Okky meyakinkan dirinya dan dia berjanji pada dirinya untuk merawat Pelangi. Sampai Pelangi berhasil kembali mendapatkan dirinya.

__ADS_1


Bersambung..


Terimakasih untuk semua teman-teman yang setia membaca cerita saya, semoga dengan cerita yang saya bawakan dapat mengisi waktu luang teman-teman. Terimakasih teman-teman ❤️.


__ADS_2