Bintang Untuk Pelangi

Bintang Untuk Pelangi
Episode 49


__ADS_3

Pelangi berhasil mendoakan Bintang tanpa histeris untuk pertama kalinya, Okky melihat Pelangi sudah jauh lebih tenang merasa sangat bersyukur. Pengobatan dan terapi yang dia berikan berjalan dengan baik bagi Pelangi.


Setelah dari makam Bintang, Pelangi dan tante Aisyah singgah ke pasar untuk membeli bahan makanan. Tante Aisyah ingin memasak makanan kesukaan Pelangi, karena ingin lebih lama mengobrol dengan Pelangi.


Syukurnya hari masih sore, Pelangi memutuskan untuk sedikit lebih lama di rumah tante Aisyah setelah memastikan Okky tidak ada janji dengan siapapun.


Tante Aisyah memasak dan akhirnya mereka makan malam bersama, sembari makan mereka mengobrol.


"Okky ya nama kamu??" tanya tante Aisyah memastikan.


"Iya tante." Jawab Okky sambil menganggukkan kepalanya.


"Sudah punya calon istri??" tanya tante Aisyah kembali.


"Belum tante." Jawab Okky sambil tersenyum.


"Kalau pacar??" tanya tante Aisyah.


Pelangi senyum melihat ke arah Okky, Pelangi merasa senang melihat Okky di hujani pertanyaan-pertanyaan seperti itu.


"Belum ada juga tante." Jawab Okky tersenyum.


"Kenapa gak lirik yang sedang berada di samping kamu saja." Ucap tante Aisyah.


Pelangi yang mendengarnya spontan kaget dan tersedak. Pelangi batuk sampai akhirnya dia minum menenangkan dirinya.


"Maaf tante, Ky." Ucap Pelangi selesai minum.


Okky tidak menjawab perkataan tante Aisyah, Okky hanya tersenyum dan sedikit tertawa.

__ADS_1


"Tante ngerti kok, kamu mau sinyal dulu dari si cewe. Takut dia merasa gak nyaman kan." Ucap tante Aisyah tanpa segan.


Lagi-lagi Okky memiliki diam dan hanya tersenyum saja.


"Tenang Ky, tante lihat ada sinar dan binar di mata cewe itu kok. Lambat laun dia gak akan bisa lagi tutupi perasaannya dan akan mengaku dengan tindakannya padamu. Waktunya juga sudah tidak lama lagi kok." Ucap tante Aisyah sambil menepuk lengan Okky.


"Iya tante, terimakasih nasehatnya." Ucap Okky yang hanya bisa tersenyum manis di depan tante Aisyah dan Pelangi.


Tiba-tiba Pelangi nyeletuk.


"Ih tante sok tau ih." Ucap Pelangi.


"Kok sok tau, tante hanya beri nasehat saja bisa jadi benar atau salah kan. Kan gak mutlak." Jawab tante Aisyah tersenyum.


"Pasti tante tujukan itu untuk Pelangi kan.." Ucap Pelangi dengan pedenya.


"Kamu merasa sayang?? berarti kamu suka sama Okky??" tanya tante Aisyah memastikan.


Okky sadar dia mulai nyaman dan menyukai Pelangi di tahap enam bulan mereka bersama, saat itu juga Okky sudah mulai mengakui bahwa Okky sangat ingin memiliki Pelangi di sisinya selamanya.


Namun hal ini belum pernah dia ungkapkan kepada Pelangi, karena Okky belum yakin Pelangi mau menerima perasaannya atau tidak. Okky hanya tidak ingin hubungan mereka akan menjadi canggung jika Okky terlalu terburu-buru mengakui perasaannya pada Pelangi.


"Ih tante kok ngomong gitu. Yakan disini cuma ada Pelangi jadi Pelangi menebak saja." Ucap Pelangi.


"Yakan tante gak bilang wanita itu disini, bisa aja emang ada seseorang yang sedang dekat dengan Okky selain Pelangi." Ucap tante Aisyah kembali.


"Ky, yang dekat sama Okky. Yang dekat banget gitu cuma Pelangi kan??" tanya Pelangi serius.


Okky tidak menjawab Pelangi, Okky hanya senyum melihat ke arah Pelangi.

__ADS_1


"Ih gak jawab lagi, modal senyum doang. Yaudah deh iya Pelangi kepedean ya." Ucap Pelangi memanyunkan bibirnya.


Sontak Okky dan tante Aisyah tertawa melihat ekspresi imut langka Pelangi. Bahkan Okky yang setahun dekat dengan Pelangi baru kali ini melihat ekspresi imutnya.


Baru kali ini juga Okky melihat wajah Pelangi merona dan terlihat semakin imut di mata Okky.


"Ya Tuhan imut banget sih rainbow, gemes deh." Batin Okky.


Untuk menghilangkan groginya, Okky mencoba menenangkan hatinya dengan minum dan menarik nafas perlahan. Malam itu mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol banyak hal.


Dari Pengalaman Pelangi sampai banyak hal yang di rasakan bibi Aisyah yang berjuang untuk melawan kesedihannya melepas kepergian keponakan satu-satunya dalam hidup untuk berpulang lebih dulu.


Kini juga bibi Aisyah tidak tinggal sendirian, dia di temani banyak saudara dan pekerjaan yang tinggal di rumahnya yang sangat besar itu.


Kedatangan Pelangi juga obat bagi bibi Aisyah, kini Pelangi sering datang mengunjungi bibi Aisyah untuk sekedar menemaninya ngobrol dan berbelanja di mall.


Bersambung...


Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca cerita saya. Dukung cerita saya dengan :


*Like


*Komen


*Vote


*Tambahkan favorit


* Kalau teman-teman suka tolong beri hadiah untuk author ya, terimakasih semoga rejeki teman-teman selalu berlimpah.

__ADS_1


Love you all ❤️.


__ADS_2