
Pagi ini seperti biasa Pelangi di jemput oleh Okky untuk pergi ke panti. Sampai di pantai Pelangi langsung melakukan kegiatannya bersama pengurus panti lainnya, sedangkan Okky membicarakan rencananya dengan kepala panti untuk meminta persetujuan dan pendapat mengenai acara barbequ.
"Bu saya ada rencana mau buat acara di panti dari pagi sampai sore. Acara manggang-manggang bersama teman dokter dan teman pendaki saya di sini bersama anak-anak, bagaimana menurut ibu??" tanya Okky.
"Menurut pengamatan saya sepertinya akan baik untuk mereka. Karena saya melihat perkembangan mereka dalam berinteraksi sudah sangat baik sejak kehadiran Pelangi." Ucap bu Ida kepala panti.
"Saya juga melihat hal yang sama bu, kalau ibu setuju saya akan atur acaranya untuk besok di hari minggu." Ucap Okky.
"Saya setuju kok Ky, atur saja bagaimana baiknya." Ucap bu Ida kepala panti.
"Baik bu, terimakasih ya bu. Saya permisi pergi ke rumah sakit dulu ya bu, titip Pelangi." Ucap Okky sambil tersenyum.
"Iya Ky, cepat-cepat deh ungkapin perasaan kamu itu. Saya yakin Pelangi juga akan terima kamu, kamu sadar gak sih kalau kalian saling suka. Ibu akan dukung kalau kamu bersama dengan Pelangi, dia gadis yang pintar dan sangat baik." Ucap bu Ida kepala panti tiba-tiba.
"Terlihat jelas ya bu???" tanya Okky yang kaget kepala panti bicara seperti itu.
"Sangat terlihat jelas Ky, kalian aja yang seperti pura-pura tidak menyadari." Jawab bu Ida kepala panti.
"Kalau begitu doakan saya ya bu.." Ucap Okky.
"Pasti Ky, jangan lama-lama ya. Nanti di ambil orang loh.." Pesan bu Ida kepala panti.
Okky menganggukkan kepalanya dan permisi pergi ke rumah sakit. Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Okky terus tersenyum bahagia karena dia dapat dukungan dari bu Ida kepala panti.
Jika saja Pelangi menunjukkan ketertarikan atau rasa sukanya kepada Okky sedikit lebih jelas, Okky akan langsung menyatakan perasaannya kepada Pelangi. Karena Okky butuh sinyal dari Pelangi untuk meyakinkan hatinya, bagaimana pun Okky tidak mau kehilangan Pelangi.
Jika tidak bisa sebagai pasangan setidaknya Okky ingin Pelangi selalu ada di sisinya walaupun hanya sebatas sahabat. Okky mulai berfikir untuk lebih mendekatkan diri kepada Pelangi, setelah selesai praktek jam lima sore Okky menghubungi Pelangi.
"Halo rainbow.." Ucap Okky.
"Halo Ky, kamu sudah selesai praktek ya??" tanya Pelangi.
" Iya sudah, kamu sudah selesai belum di panti??" tanya Okky.
"Sudah, ini aku sedang di kantor kepala panti katanya ada yang ingin dia ucapkan padaku." Jawab Pelangi.
"Oh oke, aku akan kesana ya." Ucap Okky langsung bergegas ke parkiran menuju ke panti, karena Okky punya firasat aneh dengan kepala panti.
Ya benar, Okky takut jika kepala panti mengatakan mengenai perasaannya kepada Pelangi.
__ADS_1
"Iya hati-hati ya Ky." Ucap Pelangi.
Pelangi langsung mematikan sambungan teleponnya dengan Okky karena kepala panti yang sudah datang dan duduk di hadapan Pelangi. Pelangi langsung tersenyum kepada kepala panti.
"Siapa tadi, Okky ya nak??" tanya bu Ida kepala panti.
"Iya bu, dia kabarin tadi katanya mau jalan kesini." Jawab Pelangi.
"Oh begitu. Bagaimana hubungan kamu dengan Okky nak, ibu lihat sepertinya kalian semakin dekat." Ucap bu Ida kepala panti.
"Ya seperti biasa bu, kami semakin dekat mungkin karena sudah semakin nyaman dan nyambung satu dengan yang lain." Jawab Pelangi.
"Kalau begitu kenapa tidak lanjut ke hubungan yang lebih serius saja, ibu lihat kalian berdua sangat serasi." Ucap bu Ida kepala panti.
"Maksudnya bu??" tanya Pelangi yang mulai bingung dengan pembahasan bu Ida.
Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar.
Tok tok tok
Pelangi dan bu Ida spontan melihat ke arah sumber suara, yang ternyata adalah Okky. Pelangi dan bu Ida semakin heran lagi melihat Okky seperti habis berlari dan berkeringat.
"Dari rumah sakit bu." Jawab Okky sambil mengatur nafasnya.
"Jadi kok seperti habis lari begitu." Ucap bu Ida yang heran.
"Iya bu tadi sedikit gerimis saya kira mau hujan jadi sedikit berlari ke sini." Jawab Okky ngasal.
Karena memang sudah sangat sore Pelangi dan Okky memutuskan langsung pulang, permisi dengan bu Ida.
...----------------...
Di perjalanan di dalam mobil, Pelangi sibuk melihat ke arah langit yang cerah. Karena dia ingat perkataan Okky yang mengatakan gerimis.
"Kamu kenapa dari tadi lihat langit terus??" tanya Okky yang mulai heran melihat tingkah aneh Pelangi.
"Aneh, tadi kamu bilang gerimis. Gak ada mendungnya tuh, cerah begini kok bisa gerimis ya." Ucap Pelangi dengan polosnya.
"Emangnya harus mendung baru pasti hujan, sering kok cerah tiba-tiba hujan. Langit gak selalu gelap untuk bisa hujan, kayak kamu bisa kan tertawa tapi menangis karena bahagianya. Begitu juga dengan langit." Jawab Okky.
__ADS_1
"Enggak tuh, aku gak pernah tertawa sampai menangis karena sangkin bahagianya. Kamu kali yang begitu Ky." Ucap Pelangi.
"Udah bagus ngerangkai kata, bukannya di puji malah di balikin lagi kata-katanya." Gerutu Okky.
"Iya Ky, iya bagus banget kata-katanya ya." Ucap Pelangi sambil tersenyum.
Okky sangat gemes melihat tingkah Pelangi saat itu, dengan spontan Okky mengusap lembut kepala Pelangi. Pelangi yang kaget melihat ke arah Okky yang sedang tersenyum, melihat Okky tersenyum spontan Pelangi juga ikut tersenyum.
Namun jantung Pelangi berdegup dengan sangat kencang saat itu, untuk sekian lama dia di perlakukan seperti itu dengan seorang lelaki yang tampan di matanya. Jelas membuat Pelangi salah tingkah.
"Rainbow makan sate yuk, lagi pengen sate nih." Ajak Okky.
"Ayo Ky, aku juga lagi pengen sate. Kok bisa barengan ya." Ucap Pelangi.
"Kok gak bilang tadi??" tanya Okky.
"Kamukan capek habis kerja, kalau kamu gak ajak singgah berarti sedang capek begitu pikirku." Jawab Pelangi.
"Lain kali kalau pengen sesuatu bilang aja kenapa sih rainbow, masa masih segan begitu sih." Ucap Okky.
"Iya iya pak dokter bawel." Jawab Pelangi.
Akhirnya mereka singgah ke salah satu angkringan sate. Mereka makan sate disana berdua, sambil bercerita mengenai apa yang mereka laluo hari ini.
Bersambung..
Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca cerita saya. Dukung cerita saya dengan :
*Like
*Komen
*Vote
*Tambahkan favorit
* Kalau teman-teman suka tolong beri hadiah untuk author ya, terimakasih semoga rejeki teman-teman selalu berlimpah.
Love you all ❤️.
__ADS_1