
Bibir Fatih terus tersungging sepanjang perjalanan menuju kantornya.Dirga,sang asisten pastinya tahu alasan atasannya sangat bersemangat di pagi itu.Alasan utamanya pasti karena Maya akan segera kembali.Yah,wanita kesayangan bosnya itu akan kembali beberapa jam lagi dari Amsterdam usai berhasil menjadi model terkenal disana.
"Tumben bahagia banget Bos?Sudah dapet jatah semalem?Terus un boxing berapa kali?",sindir Dirga tanpa melirik kearah bosnya yang saat itu sedang suduk di belakang kursi kemudinya.Dirga pura-pura lupa kalau hari ini Maya akan kembali,padahal dia sendiri yang mengurus kepulangan gadis itu atas permintaan Fatih tentu saja.
"Sialan!Emangnya kamu kira bosmu ini cowok apaan?Gini-gini aku juga setia kali",balas Fatih atas celetukan un faedah yang dilontarkan oleh Dirga.
"Masalahnya bukan setia atau tidak Bos!Hanya memanfaatkan apa yang ada!Ada istri yang aduhai selama setahun kok malah dianggurin!Apa ga sayang tuh Bos!",celetuk Dirga yang lagi-lagi membuat Fatih merasa kesal.
"Cerewet banget kamu tuh!Daripada ngurusin saya ubah status kamu biar ga jadi jomblo abadi",balas Fatih tak terima atas sindiran Dirga.
"Emangnya selama ini Bos tidak sedikitpun tertarik pada Non Fathiya?",
"Tidak!Oh ya urus perceraian kami segera!Aku ingin masalah rumah tanggaku segera selesai dan tidak berlarut-larut",pinta Fatih dengan suara tegas.
"Bos yakin ingin menceraikan Non Fathiya sekarang?Bagaimana nanti reaksi keluarga Anda bos?",dengan hati-hati Dirga bertanya pada bosnya tersebut agar manusia tak punya hati didepannya ini tak tersinggung.
"Setelah Maya kembali,aku akan menjelaskan pada mereka.Lagi pula aku merasa tidak bahagia dengan pernikahan ini.Aku harap mereka mengerti",balas Fatih tak mau kalah.
__ADS_1
"Lalu bagaimana perasaan Non Fathiya?Bukankah dia mencintai Anda?Apa itu sama sekali tidak menjadi pertimbangan bagi Anda Bos?",
"Tentu tidak",
"Fathiya memang bukan istri yang buruk!Hanya saja cinta nyatanya tidak akan pernah bisa dipaksa",kata Fatih seraya memalingkan wajahnya pada jalanan lepas yang dilaluinya.
'Cinta emang membutakan segalanya!Teganya Bos menyia-nyiakan istri sebaik Non Fathiya dan lebih memilih wanita ular itu',monolog Dirga dalam hati.Selama ini,Dirga sedikit banyak tahu perbedaan antara Fathiya dan Maya dari penyelidikan yang dilakukannya pada keduanya.Ia berharap bosnya itu benar-benar tidak menyesal di kemudian hari.
"Baiklah saya akan memasukkan berkas perceraian Anda ke pengadilan sekaligus mendaftarkan perceraian Anda secepatnya",jawab Dirga pada akhirnya.
"Oh ya hari ini jam 9 kita ke bandara menjemput Maya",tambah Fatih pada asistennya.
...****************...
"Sayang....",seru Maya saat melihat kedatangan Fatih.Wanita muda yang terlihat sangat cantik,seksi nan elegan itu segera memeluk Fatih dengan erat.
"Maya...Aku merindukanmu",Fatih yang merasa rindu juga membalas pelukan sang kekasih tak kalah eratnya.
__ADS_1
"Dirga berikan bunganya pada Maya",
"Ini Nona",Dirga pun memberi sebuket bunga mawar merah cantik pada kekasih bosnya tersebut hingga senyum lebar terbit di bibir Maya.
"Terima kasih Honey...Kamu selalu ingat pada bunga kesukaanku",balas Maya seraya menciumi bunga mawar merah yang ada di tangannya tersebut.
"Tentu...Apapun tentangmu pasti aku akan selalu ingat Sayang...You are the best girl for me...Dan tidak akan bisa yang akan menggantikan posisimu dihatiku",sahut Fatih dengan tersenyum ke arah kekasihnya.
"Maafin aku Honey karena waktu itu aku memilih pergi dan tidak mendengarkan penjelasanmu dulu",
"Tak masalah!Yang penting kamu sudah kembali Sayang!",seru Fatih seraya menciumi pucuk kepala kekasihnya itu tanpa risih dengan tatapan manusia di sekelilingnya.Termasuk Dirga,asisten Fatih itu rasa-rasanya ingin muntah begitu melihat pertemuan dua insan yang katanya saling cinta itu.
"Kenapa kamu pergi selama ini May?Kamu kecewa padaku karena pernikahanku kan?",tanya Fatih usai mereka saling melepas rindu.Kini mereka juga sudah ada di mobil yang disopiri oleh Dirga.
"Aku tidak tahan melihatmu bersanding dengan wanita lain!Makanya aku menjauh",jawab Maya dengan sorot mata sayu.Seolah menggambarkan kalau dia yang paling menderita disini.
"Maafkan aku Sayang!Aku janji akan secepatnya berpisah dari istriku",sahut Fatih yang berusaha menenangkan kekasihnya.
__ADS_1
"Benarkah?",seru Maya dengan wajah berbinar.
"Benar Sayang!Aku akan menikahimu usai proses perceraianku selesai",jawab Fatih tanpa ragu sedikitpun.