
"Bagaimana kabar Mama,Papa dan Si kembar Mas?",pertanyaan itu menghentikan gerakan Fatih yang sedang mengunyah makanan yang disuapi istrinya.
Uhuk...Uhukkk...
Fatih tersedak karena pertanyaan istrinya.Ia ingat belum menyinggung tentang di usirnya dirinya dulu dari keluarga besarnya kepada Fathiya.
"Ini Mas di minum dulu",Fathiya segera menyodorkan air putih kepada suaminya dan langsung di tenggak oleh sang suami hingga habis tak bersisa.
"Maaf Mas karena aku Mas jadi tersedak",ucap Fathiya dengan pandangan menunduk.Ia merasa bersalah karena bertanya saat timingnya kurang pas hingga suaminya harus tersedak karena ulahnya.
__ADS_1
"Sudah Fa!Ga apa-apa!Cepat atau lambat aku memang harus mengatakan ini padamu",kata Fatih sebelum menjelaskan segalanya.Segala hal yang terjadi usai kepergian istrinya tujuh bulan yang lalu.
"Sejak kamu pergi saat itu,orang tua,nenek dan keluarga besarku langsung mengusirku Fa!Aku pergi tanpa membawa apa-apa.Hanya sedikit tabungan yang aku punya saat itu yang kujadikan modal untuk memulai usaha yang baru.Mereka sangat membenci perbuatanku karena telah menyakiti seorang wanita berharga sepertimu Fa!Aku diijinkan kembali saat aku mendapat maaf darimu dan membawamu kembali ke rumah itu",kata Fatih memulai ceritanya dengan mata berkaca-kaca.
Fathiya yang memang telah mendengar sedikit cerita tersebut dari bapaknya tidak terkejut,namun cukup terharu dengan kejujuran dan penyesalan suaminya saat ini.Kini Fathiya yakin,bahwa akan selalu ada hikmah atas segala perih yang ia rasakan di masa lalu.Dan kebahagaiaan terbesar itu adalah perubahan sikap suaminya yang semakin baik padanya dan juga adanya seorang jagoan di rahimnya yang tentunya akan menjadi pemersatu lagi bagi keluarga suaminya yang sempat tercerai berai karena masalah rumah tangganya.
"Kamu sangat merindukan mereka Mas?",tanya Fathiya lembut.Tangannya mulai mengusap lengan suaminya agar suaminya tetap kuat dalam menghadapi ujian ini.
"Jadi Mas kembali kepadaku karena ingin mendapat maaf mereka?Hanya untuk itu?",goda Fathiya agar suaminya berhenti menunjukkan sisi terlemahnya yang memang hanya kepadanya saja suaminya itu bisa mengekspresikan.Entah kenapa,ketika melihat suaminya seperti ini,dadanya juga ikut terasa nyeri seolah ia merasakan hal yang sama seperti hal yang dialami oleh suaminya.
__ADS_1
Fatih menggeleng dengan cepat.
"Tidak hanya itu Fa!Aku kembali padamu karena memang aku mencintaimu!Aku membutuhkanmu!Namun,aku juga ingin memintamu memaafkan segala kesalahanku, kembali bersamaku untuk merengkuh maaf dari keluargaku agar hidup kita tenang",kata Fatih seraya mengecup puncak kepala istrinya dengan sangat lembut.
"Pulanglah bersamaku Fa!Kita kembali ke Jakarta ya!",pinta Fatih dengan sungguh-sungguh.
Fathiya terdiam sejenak,ia merasa bingung harus menjawab apa pasalnya ia masih merasa betah dengan kota ini.Namun,sisi lain hatinya mengatakan kalau ia juga tidak boleh egois.
"Kita kembali ke Jakarta setelah kamu mendapat maaf dari Bapak Mas!",jawab Fathiya dengan suara lirih.
__ADS_1
"Sungguh?",wajah Fatih seketika berbinar.Dalam otaknya mulai merencanakan pertemuannya dengan ayah mertuanya sesegera mungkin.
"Iya Mas!Setelah mendapat maaf dari Bapak aku akan ikut Mas ke Jakarta",kata Fathiya yang membuat Fatih menjadi sangat lega.