BUKAN PEMILIK HATI SUAMIKU

BUKAN PEMILIK HATI SUAMIKU
Saling Menghindar


__ADS_3

"Aku ingin pulang Mas!Kembalikan aku pada orang tuaku!",pinta Fathiya dengan menggigit ujung bibirnya yang sudah bengkak semenjak semalam karena ulah Fatih.


"Tidak!",jawab Fatih dengan tegas.Entah kenapa,Fatih merasa tak setuju dengan keputusan Fathiya.Padahal itu adalah harapannya semenjak menikah dengan wanita ini dulu.Kini disaat harapannya akan dipenuhi oleh Fathiya,dada Fatih terasa sesak,seakan ia sulit untuk bernafas.


"Kenapa Mas?Bukankah dia telah kembali?Aku juga ingin hidup bebas Mas!Aku ingin tinggal lagi bersama kedua orang tuaku yang benar-benar menyayangiku,menganggapku ada dan juga menerima aku apa adanya",lirih Fathiya di sela-sela isak tangisnya dihadapan Fatih.Tanpa sadar,ia mengeluarkan segala uneg-unegnya selama ini yang ia rasakan di rumah ini dengan berlinang air mata.


"Maafkan aku Fa!Aku janji akan memperbaiki sikapku",jawab Fatih berusaha menghentikan niat Fathiya untuk pergi dari hidupnya.


"Sebaiknya kita bicarakan hal ini lain waktu Fa!Aku mau bersiap-siap ke kantor!Ini sudah siang!",ucap Fatih buru-buru ke kamar mandi,menghindari perdebatan dengan Fathiya agar wanita itu juga lebih tenang.


...****************...


Usai kejadian itu,keduanya saling menghindar satu sama lain.Fatih berangkat ke kantor pagi-pagi sekali,dan pulang usai tengah malam saat Fathiya telah tertidur lelap dikamarnya.Tak ada tegur sapa lagi diantara mereka seperti saat awal-awal mereka menikah.Fathiya benar-benar merasa sedih dengan perubahan suaminya tersebut.

__ADS_1


Dikantor,Fatih sering melamun.Kehadiran Maya disisinya rupanya tak membantu mengurangi kegalauannya.Dirga yang merupakan orang terdekat dengan Fatih berupaya mendekati bosnya dan bertanya mengenai permasalahannya.


"Bos kenapa melamun terus?",tanya Dirga penasaran.Sudah beberapa hari ini pikiran Fatih menjadi bercabang.Konsentrasi Fatih tidak berpusat penuh pada kantor,akibatnya mereka beberapa kali kalah tender dengan perusahaan saingan mereka.Hal ini tidak akan baik bila dilakukan secara terus menerus.Fatih juga akan ditegur oleh papanya karena dianggap tidak profesional dalam bekerja.


"Dirga!Batalkan surat pengajuan cerai saya!",ucap Fatih dengan ekspresi tak terbaca.


"Hah!",Dirga tentu saja kaget dengan permintaan aneh bosnya.Padahal ia sudah mendaftarkan kasus perceraian bosnya itu dua hari yang lalu di Pengadilan Agama.Bagaimana bisa bosnya yang aneh itu tiba-tiba mengubah keputusannya padahal tak ada angin,juga tak ada hujan.


"Kenapa tiba-tiba mengubah keputusan untuk tidak bercerai dengan Non Fathiya Bos?Baru sadar kalau istri bos cantik atau gimana?",tanya Dirga penasaran.


"Ckckck...Itu karena Bos cintanya pada Non Maya!",decak Dirga kesal usai mendengar jawaban bosnya tersebut.


"Malam kemarin saat aku mabuk,kenapa tidak bermalam di apartemenku?",tanya Fatih seolah menyalahkan Dirga.

__ADS_1


"Kenapa?Sekarang kan Bos udah punya istri jadi udah ada yang ngurus!Malam itu Non Fathiya panik banget lihat keadaan Bos!",ujar Dirga mengompori Fatih agar melihat sisi baik istrinya sedikit saja.


"Periksa CCTV club malam kemarin,kelihatannya ada yang memasukkan obat kedalam anggurku",perintah kali ini juga membuat Dirga makin penasaran.


"Obat apa Bos?",tanya Dirga sok polos.


"Obat kuat dodol!",jawab Fatih dengan kesal.


"Jadi Bos sama Non Fathiya udah...",Dirga menyambung kalimatnya dengan kode kedua jarinya telunjuknya saling dipertemukan satu sama lain,tentunya dengan tawa bahagianya.


Fatih mengangguk.Ia harus jujur pada Dirga,karena hanya kepada asistennya itu ia bisa terbuka.


"Jadi Bos udah belah duren dong?Gimana rasanya Bos?",Dirga kembali mengajukan pertanyaan ambigunya dengan terkekeh untuk menggoda bosnya yang selalu dingin tersebut.

__ADS_1


"Bisa diam ga sih!Itu kecelakaan bukan kenikmatan seperti yang ada dalam otak kotormu itu!",sahut Fatih tak terima dengan apa yang dikatakan oleh Dirga.Meskipun kenyataannya,Fatih pun menyangkal perkataannya sendiri.Mana ada kecelakaan lebih dari satu ronde.Seingatnya malam itu,ia melakukannya beberapa kali.Kemungkinan besar,Fathiya bisa hamil anaknya.Untuk itulah,ia mengurungkan niatnya untuk segera bercerai dari wanita yang berstatus istrinya tersebut.


__ADS_2