BUKAN PEMILIK HATI SUAMIKU

BUKAN PEMILIK HATI SUAMIKU
Rasanya Kehilangan Istri


__ADS_3

Bila Fathiya telah bertekad bercerai dari suaminya,maka dilain tempat kondisi Fatih terlihat makin terlihat kacau dan memprihatinkan.Ia menjadi jarang tidur hingga bola matanya menjadi seperti panda.Ada lingkaran hitam dibawah kantung matanya acap kali ia berangkat ke kantor.Fatih juga semakin jarang makan hingga membuat badannya terlihat semakin kurus.Di tambah lagi,ia juga sering kesulitan mencari barang-barang miliknya seperti kaos kaki,dalaman ataupun sapu tangan yang biasanya selalu disiapkan oleh istrinya selama tinggal bersama.Kini tak ada yang mengurusnya lagi.Rumah yang semula bagai surga untuknya kini berubah menjadi neraka hanya karena istrinya pergi.


Rumahnya terasa kosong dan sepi seperti kuburan.Tak ada lagi wanita cantik yang menyambutnya,membawakan tasnya ataupun menawarinya makanan sewaktu ia pulang bekerja seperti saat ini.


Dalam hati,Fatih benar-benar merasa menyesal.Ia sangat merindukan kehadiran istrinya.Rindu masakan buatan sang istri yang akhir-akhir ini sering ia makan,rindu dengan senyuman sang istri juga rindu dengan wajah merah Fathiya saat ia berhasil menggodanya.

__ADS_1


Ia berharap istrinya mau pulang dan memaafkan semua kesalahannya,meskipun ia sadar kesalahannya tidak pantas untuk dimaafkan.Bagaimana mungkin Fathiya akan memaafkan seorang suami pengecut dan brengsek sepertinya, yang terang-terangan selingkuh dihadapan matanya?Sesabar-sabarnya Fathiya,pastinya ia akan sakit hati bila suaminya main gila dengan perempuan lain.Mungkin itu adalah alasan utama istrinya pergi meninggalkan rumah.Mengabaikannya dan tidak perduli lagi dengannya.Dada Fatih terasa sesak.Acapkali ia menyakiti dirinya sendiri untuk membalaskan sakit hati istrinya karena perbuatannya.Sayangnya,itu sama sekali tak mengurangi rasa bersalahnya.


"Pulanglah Fa!Aku sangat merindukanmu!",monolog Fatih dalam hati seraya memindai ruangan dapur yang sering menjadi tempat favourit sang istri saat masih tinggal di apartemen ini.Bayangan saat istrinya sedang sibuk memasak,membuatnya sedikit tersenyum pias.Ia sangat merindukan aroma tubuh istrinya yang belakangan ini membuat hatinya tenang.


Sudah ratusan kali,ia mencoba menghubungi istrinya tapi tak pernah mendapat respon sedikitpun.Bahkan ribuan pesannya tidak sekalipun dibalas oleh Fathiya.Wanita itu benar-benar marah kepadanya.Kini ia sadar,bahwa kehadiran Fathiya begitu penting bagi hidupnya.Hatinya terasa hampa saat tak melihatnya.Sebuah rasa yang tiba-tiba hadir tanpa permisi menyapanya.

__ADS_1


Ia harus segera bangkit dari keterpurukan ini.Fatih bertekad ingin menemui istrinya malam ini juga.Apapun resikonya akan ia terima.Sudah cukup terlalu lama istrinya bersembunyi darinya.Dan sudah waktunya,ia mengajak Fathiya pulang.Karena disinilah rumah istrinya sesungguhnya.


Buru-buru Fatih menyambar kunci mobilnya.Ia harus segera ke rumah mertuanya sekarang.Menyelesaikan masalahnya berdua bersama istrinya dengan kepala dingin.Fatih siap bersujud dihadapan istrinya bila hal itu bisa meredakan amarah sang istri.


"Mau kemana Fatih?",suara itu membuatnya tersadar.Gerakannya terhenti karena ada mamanya yang baru saja datang.

__ADS_1


"Mama",seru Fatih dengan tergagap.Bagaimana ia menjelaskan keberadaan istrinya bila mamanya bertanya kali ini.Minggu lalu dan beberapa hari yang lalu ia masih bisa mengelak,saat keluarganya curiga dengan perginya Fathiya dari rumahnya.Sekarang,bagaimana caranya ia menjelaskan pada mamanya?


__ADS_2