
Bu Hasna benar-benar telah memaafkan Fatih dengan berbagai pertimbangan yang ada dalam benaknya.Bukan hanya demi calon cucunya,namun juga karena rasa cinta yang begitu besar yang dimiliki oleh putrinya terhadap laki-laki yang sempat menorehkan luka dalam hati pada putrinya tersebut.Ia harus memberikan satu kesempatan lagi bagi Fatih.
Dan tugasnya,setelah ini adalah meyakinkan suaminya sendiri untuk bisa memaafkan Fatih seperti halnya yang dilakukannya saat ini.Meskipun tidak akan mudah,namun ia akan mencobanya.Ia ingin melihat kebahagiaan putri tunggalnya.Dan kunci kebahagiaan itu hanya terletak pada Fatih seorang.
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang,Fatih dan Fathiya akhirnya tiba di sebuah restoran yang cukup mewah di pusat kota Kalimantan.Bu Hasna menolak ajakan kedua anaknya karena ia ingin memberi kesempatan pada mereka berdua agar lebih dekat satu sama lain.
"Gimana Fa?Kamu suka kan sama restoran yang aku pilih malam ini?",tanya Fatih pada istri yang tampak sedang terpukau dengan keindahanan restoran yang mereka kunjungi saat malam hari.Di tambah lagi dengan diputarnya lagu romantis Beautiful in white yang di bawakan oleh Shane Filan menambah alunan syahdu pada makan malam tanpa rencana tersebut.
"Suka Mas!Suka banget malahan",jawab Fathiya seraya memperlihatkan deretan gigi putihnya pada sang suami.
Fatih yang mendengarnya tampak senang dengan jawaban sang istri.Fatih sengaja memeluk pinggang Fathiya hingga makin menempel kepadanya.Sementara Fathiya yang di perlakukan demikian,tampak sedikit risih karena tidak suka bila skipshining di tempat umum seperti pasangan pada umumnya.Fatih yang mengerti dan paham akan istrinya segera sedikit melonggarkan pelukannya meskipun dengan bibir mengerucut.
__ADS_1
"Kenapa Mas?Mau protes?",tanya Fathiya dengan terkekeh.
"Enggak kok Sayang!Ayo kita makan!Aku sudah pesan banyak makanan untuk kita berdua",jawab Fatih karena kebetulan pelayan telah mengantar pesanan mereka tepat di meja di hadapan mereka berdua.
"Iya Mas",jawab Fathiya dengan antusias.
"Makan yang banyak agar jagoan kita kuat di dalam sana!",kata Fatih seraya mengusap lembut perut istrinya.
"Darimana Mas tahu kalau bayi kita laki-laki?",tanya Fathiya dengan menaikkan alisnya karena setahunya ia belum pernah membahas hal ini pada suaminya.
"Oh....",jawab Fathiya.
__ADS_1
"Kau tahu Fa!Beberapa hari ini Mas sangat bahagia sekali sejak kita bertemu kembali!Apalagi malam nanti Mas pasti tidur nyenyak karena bisa tidur di dekatmu setelah mengalami insomia selama berbulan-bulan",ungkap Fatih dengan perasaan membuncah.
"Benarkah?",
"Iya Fa!Karena disini aku menemukan obatnya",kata Fatih seraya memilin satu telapak tangan Fathiya dengan lembut di sela aktifitas makan mereka.
"Sejak kapan Mas Fatih suka ngegombalin cewek?",tanya Fathiya sedikit curiga pada suaminya.
"Astaga Fa...Aku bicara serius.Ini bukan gombalan kata.Melainkan kenyataan Fa!",balas Fatih sedikit jengkel karena istrinya dengan sengaja merusak suasana romantis yang ia ciptakan malam ini.Tapi tak sedikitpun Fatih marah pada istri tercintanya.Pemicunya adalah istrinya itu memang benar-benar polos dan sikapnya yang memang berubah saat tujuh bulan lalu dan saat ini.Tujuh bulan lalu,ia begitu kaku dan cenderung kasar pada istrinya.Mungkin hal ini yang membuat Fathiya berpikir demikian.
"Eh....Maaf Mas!Aku tadi cuman bercanda",kata Fathiya menyesali perkataannya.
__ADS_1
"Ga papa istriku!Ayo di lanjut makannya!Makan yang banyak ya!Agar anak kita sehat!",bujuk Fatih yang segera di angguki oleh Fatih.
"Fatih",terdengar suara perempuan di indera pendengaran keduanya yang membuat tangan Fathiya mengepal.