BUKAN PEMILIK HATI SUAMIKU

BUKAN PEMILIK HATI SUAMIKU
Salah Paham


__ADS_3

Dengan penuh kelembutan,Fatih menuntun tangan sang istri kearah dapur.Tapi ia tak membiarkan tangan Fathiya bekerja pagi ini.Ia ingin mengambil alih pekerjaan istrinya untuk menebus kesalahannya semalam.


"Duduklah di meja makan Fa!Biar aku yang memanaskan semuanya",seru Fatih yang membuat sang istri kembali tertegun.


"Tapi Mas...",


"Jangan membantah Fa!Duduklah dengan tenang dan jangan berusaha untuk kabur sebelum kita sarapan bersama",perintah Fatih dengan raut wajah tegas,hingga Fathiya merasa enggan mendebat lagi suaminya.


Fatih pun segera memakai apron yang masih bersih yang tersampir di dinding dapur disana.Dengan cekatan,ia mulai mengambil makanan yang dimasak Fathiya semalam dari dalam kulkas dan mulai menyalakan microwave untuk memanaskan satu persatu makanan tersebut.


Diam-diam,Fathiya kembali mengamati suaminya dari tempat duduknya.Sudut bibirnya sedikit terangkat kala menyaksikan suaminya yang saat ini sedang memegang alat-alat dapur di sertai dengan apron bermotif bintang berwarna biru yang melekat di tubuhnya.Rasanya sungguh terlihat lucu dan menyenangkan.Rasa kesalnya tiba-tiba menguar di udara.Ia pikir sungguh akan beruntung sekali wanita yang bernama Maya nanti bila bersuamikan Fatih karena dibalik sikap tegas dan dinginnya seorang Fatih,terdapat kelembutan dan juga ketulusan yang luar biasa.Tanpa sadar setetes air matanya kembali menetes.Dan itu semua tak luput dari penglihatan Fatih.


"Kenapa Fa?Kamu baru sadar kalau suamimu ini tampan?Berkediplah!Aku akan menemanimu seharian ini",Fatih sedikit memberi lelucon,meskipun garing saat menyadari istrinya kembali menangis di tempat duduknya.


"Hah",jawab Fathiya cengo.


"Jangan melamun terus Fa!Melamun akan membuatmu cepat tua",ujar asal Fatih pada akhirnya.

__ADS_1


"Ehm...I ya Mas",ujar Fathiya gugup saat kedapatan melamun.


Ting tong,,,,


Suara bel berbunyi dari depan apartemen.Fathiya hendak beranjak,tapi ditahan oleh Fatih.


"Biar aku saja Fa!Kamu duduk yang manis disini ya",pinta Fatih sebelum beranjak meninggalkan dapur,tentunya usai mematikan kompor terlebih dahulu.Lagi-lagi Fathiya menghembuskan nafas ke udara,pasrah dengan apa yang di pinta oleh Fatih.


"Surprise....",rupanya seluruh keluarga suaminya yang datang,termasuk Nek Nirmala.Fatih mempersilahkan semuanya masuk ke dalam terlebih dahulu.


"Nenek",Seru Fathiya menghampiri Nek Nirmala Rohimah dan mencium telapak tangannya.Sudah lama ia tak berjumpa pada nenek kandung suaminya tersebut.Ia sangat merindukannya.


"Bagaimana kabarmu Fa?Cucu nenek tidak menyakitimu kan?",tanya Nek Nirmala sembari melirik Fatih.


"Tidak Nek",jawab Fathiya yang membuat Nek Nirmala merasa lega.


"Kakak lucu sekali memakai apron seperti ini!",seru Sinta dengan terkekeh.Seumur-umur ia belum pernah melihat kakaknya berkutat didapur selama tinggal di rumah orang tuanya dulu.

__ADS_1


"Sudah jangan menggangguku!Duduk sana sama yang lain",Fatih mengibaskan tangannya agar adiknya yang reseh itu tak mengganggu kegiatannya yang belum selesai.


Cekrek,


Santi juga iseng memfoto penampilan tak biasa kakak pertamanya tersebut dan menunjukan pada Neneknya.


"Santi apa yang kau lakukan?",geram Fatih dengan mengeratkan giginya.


Santi cuek dan menghampiri neneknya yang selalu membanggakan Fatih diatas segalanya itu.


"Lihatlah Nek cucu Nenek yang tampan ini makin menggemaskan bila memakai apron",timpal Sinta sembari menunjukkan hasil jepretannya pada Nek Nirmala.


Nek Nirmala terkekeh.Dalam hati ia merasa bahagia,karena sang cucu tampak bahagia bersama Fathiya.Benar yang dikatakan Sinta dan Santi,setahunya cucu pertamanya itu sangat menjauhi dapur selama ia tinggal di kediaman Pratama dulu.Dan sekarang Fatih berubah.Satu-satunya alasan yang mereka yakini pasti karena Fathiya.


"Sudah ga papa Sin!Mungkin kakakmu sedang jatuh cinta",bukan Nek Nirmala yang menjawab,tapi Erlina dengan melirik menantunya dengan tatapan teduh.Raut bahagia terpancar di wajahnya.


Mendengar itu,muka Fathiya memerah.Ia merasa bersalah karena telah mengikuti kemauan suaminya.Ia membiarkan suaminya memanaskan semua masakannya semalam dan ia hanya duduk sambil memandangnya.Astaga,apa yang telah ia lakukan.Ia telah membuat seluruh anggota keluarga Fatih salah paham kepadanya.Andai saja ia bisa berteriak dan mengatakan pada semuanya kalau bukan ia yang dicintai suaminya.

__ADS_1


__ADS_2