
Fatih merasa cukup lega karena satu keinginannya bisa terpenuhi yakni bisa bertemu dengan istri tercintanya setelah seminggu tak bersua.Meskipun tak sampai setengah jam,namun hal itu cukup sedikit mengobati kegalauannya selama seminggu belakangan ini.
Satu hal yang patut disyukuri Fatih adalah bisa memiliki wanita sabar seperti istrinya.Ia merasa malu ketika mengingat bagaimana jahatnya dulu terhadap istrinya.Ia selalu berteriak dan berkata kasar pada Fathiya tanpa perasaan sedikitpun dan tak pernah di bantah oleh Fathiya sama sekali.Tidak cukup sampai di situ,ia juga menghancurkan hati Fathiya dengan cinta pertamanya yakni Maya Hapsari.Betapa bodohnya dirinya saat itu.Yang jelas saat ini,Fatih benar-benar sangat menyesal.Fatih ingin berubah.Fatih ingin memperjuangkan rumah tangganya kembali dan membangun kepingan lara yang telah ia ciptakan menjadi kebahagiaan untuk istri yang pernah ia campakkan dan sia-siakan.
...*****************...
Pak Jamal,Bu Hasna dan Fathiya sedikit terkejut dengan kedatangan keluarga besar Fatih.Meskipun Pak Jamal masih marah terhadap Fatih,namun beliau tetap menyambut hangat kedatangan besannya tersebut dengan hati yang terbuka.Dalam kesempatan itu,Fatih juga diijinkan masuk ke dalam rumah Fathiya dan itu pantas di syukuri oleh Fatih maupun Fathiya karena mereka bisa bertemu kembali tanpa jarak yang berarti.
__ADS_1
"Fa...Mama kangen kamu Sayang...Maafin kami ya karena baru menjenguk kamu saat ini",ucap Erlina yang tak kuasa menahan tangis harunya saat bertemu dengan menantu kesayangannya.Wanita paruh baya itu lantas memeluk Fathiya dengan erat.Ia begitu merindukan Fa.Wanita yang selama ini juga menempati posisi yang sama di hatinya seperti kedua putri perempuannya.
"Fa juga rindu Mama...",jawab Fathiya yang masih bertahan dalam dekapan Erlina.
Nek Nirmala mendekat ke arah Fathiya.
"Bagaimana kabarmu Sayang?Kamu sudah lupa dengan nenekmu ini Fa?Kenapa pergi lama sekali?",tanya Nek Nirmala yang kini tergugu dalam isak tangisnya.Wanita yang telah menginjak usia senja tersebut menghambur ke pelukan cucu menantunya usai Fathiya terlepas dari dekapan Erlina.
__ADS_1
"Kamu tidak salah Sayang...Justru Nenek yang merasa bersalah padamu karena telah menjodohkanmu dengan cucu Nenek yang sudah brengsek sama kamu!Nenek menyesal Fa!Tolong maafin Nenek!"kata Nek Nirmala dengan bahu kembang kempis menahan tangis.
"Nenek tidak salah....Justru Fa seneng Nek bisa menjadi istri Mas Fatih...Fa yang salah karena terlalu cepat mengambil keputusan untuk pergi dari Mas Fatih saat itu",jawab Fa yang membuat Fatih semakin takjub dengan istrinya.Bisa-bisanya Fathiya tidak menyalahkan dirinya atas sikapnya di masa lalu dan cenderung menyalahkan dirinya sendiri.Betapa lembutnya hati istrinya itu,batin Fatih dalam hati.
"Sudah-sudah Nenek jangan nangis lagi!Kami khawatir kesehatan Nenek akan terganggu.Kami berdua juga ingin kangen-kangenan sama Kak Fa",kali ini Si Kembar yang bergantian memeluk Fathiya.
"Hai adik kembarku...Kalian tambah cantik sekarang",puji Fathiya pada kedua adik kembarnya.
__ADS_1
"Kakak juga makin cantik saat hamil seperti ini...Sampai-sampai Kak Fatih frustasi banget saat berjauhan dengan Kak Fa",ucap Sinta menyindir kakak kandungnya yang langsung mendapat tatapan tajam dari Fatih.
Fathiya nampak bahagia karena keluarga suaminya datang.Jujur,ia merasa sangat bersyukur karena mendapat mertua dan adik ipar seperti mereka.Yang dengan tangan terbuka bisa menerima dirinya apa adanya.