Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
kejadian yang tak di harapkan


__ADS_3

aira yang saat ini sedang melajukan motornya tak henti henti berdoa di dalam hati semoga dirinya bisa segera sampai di rumah tuan muda sakti, tetapi karena seking khusuknya berdoa aira sampai terlupa untuk mengambil jalan pintas yang bisa tiba di rumah tuan muda sakti tanpa memakan waktu lama, aira malah mengambil jalan yang memutar jauh, sehingga jika melewati jalan itu aira harus membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih agar bisa sampai di rumah tuan muda sakti.


tiba tiba motor aira seperti mau mogok, tapi aira tidak terlalu menghiraukannya, aira malah menambah kecepatan motornya sampai tiba tiba motor aira mati tiba tiba. "aduuuhh,,ada apa sih ini? kenapa harus mogok di saat situasi genting seperti ini sih"?keluh aira sambil mencoba menghidupkan kembali motornya, namun motornya tetap saja tidak mau hidup membuat aira makin panik saja, keringat dingin mulai membanjiri sekujur tubuh aira.


aira tampak masih belum menyerah menghidupkan motornya, walaupun motornya tersebut berkali kali di stater tapi tetap saja motornya mogok.lalu ada motor yang berhenti di dekat aira, seorang laki laki yang kemudian tersenyum ramah kepada aira."motornya kenapa nona"?sapa laki laki itu dengan ramah kepada aira. aa,, anu pak motorku ini mogok tidak mau jalan, padahal sudah berkali kali aku mencobanya tapi tidak juga berhasil"kata aira sambil memandang wajah laki laki itu dengan pandangan memelas."apakah nona sudah memeriksa tangkinya? mungkin bensinnya yang habis nona"?ucap laki laki itu lagi sambil kembali memamerkan senyumnya kepada aira.


"astaggaaaaa, iya benar. "aira menepuk jidatnya seperti mendapatkan kembali ingatannya yang sedari tadi pergi entah kemana. "aku memang belum mengisi bensin motorku ini, memang sih tadi aku berencana mau mengisinya tapi aku lupa karena buru buru,tapi kenapa aku tidak kepikiran sampai kesitu siih? "kata aira sambil menarik narik rambutnya.

__ADS_1


laki laki yang di hadapannya hanya bisa tertawa pelan melihat tingkah aira yang agak aneh itu, "hhmmm rupanya dirimu cewek pelupa yah, pasti kau tadi lupa kalau di suruh pulang sebelum malam akhirnya jadi gini kan,di tambah lagi pake acara lupa isi bensin segala, dasar cewek yang aneh"kata laki laki itu di dalam hatinya sambil terus memperhatikan aira yang masih mencak mencak ga jelas.


"oh iya nona di depan situ sepertinya ada warung yang juga menjual bbm, nona bisa membeli bbm untuk motor nona disitu"kata laki laki itu kepada aira sambil menunjuk ke arah depan."oh iya makasih pak atas infonya"aira lalu mengambil posisi seperti mau duduk, sepertinya aira ingin beristirahat sejenak karena merasa kelelahan telah berusaha menghidupkan motornya tadi.


"iya nona, segeralah kesana karena sepertinya nona lagi buru buru mau ke suatu tempat"kata laki laki itu seperti mau mengingatkan sesuatu kepada aira. "oh iyaa, hampir saja aku lupa, kan aku harus buru buru kembali ke rumah tuan muda sakti, kenapa aku malah mau beristirahat di sini "ucap aira terlonjak kaget dan segera mengambil posisi untuk mendorong motornya.laki laki yang menjadi lawan bicara aira hanya bisa menggeleng gelengkan kepala sambil menatap aira, "baiklah nona aku pergi dulu"kata laki laki itu kemudian menghidupkan motornya dan pergi meninggalkan aira.


setelah selesai membayar aira kemudian menghidupkan motornya kembali dan tidak butuh waktu lama motornya langsung hidup,"ooh syukurlah"kata aira lalu segera melajukan motornya pergi meninggalkan warung tersebut.aira lalu melewati laki laki yang mengajaknya ngobrol tadi dan aira hanya melirik sejenak dan membunyikan klaksonnya kepada laki laki itu dan di balas dengan lambaian tangan.laki laki itu kemudian mengeluarkan hpnya dari saku celananya dan kemudian menelpon seseorang, "halo bos wanita itu sudah menaiki motornya lagi,iya aku akan kembali mengikutinya, siapa tahu wanita itu lupa alamat rumah tuan muda sakti karena sepertinya wanita itu punya penyakit pelupa"lapor laki laki itu kepada orang yang di telponnya."baik bos, aku segera meluncur"kata laki laki itu lagi kemudian memutuskan sambungan telponnya.

__ADS_1


aira yang saat ini masih berada di atas motornya tidak henti henti berdoa di dalam hatinya agar dia lebih dulu sampai di rumah tuan muda sakti, "ooh tuhan semoga tidak ada lagi halangan di jalan sehingga aku bisa segera sampai, semoga ban mobilnya tuan muda sakti kempes semuanya,,eehh jangan deeh mungkin karena tadi aku doanya yang jelek jelek makanya aku kehabisan bensin"ucap aira dalam hati sambil memukul mulutnya sendiri."hhmmm doaku semoga tuan muda sakti masih berbincang bincang dengan rekan bisnisnya sampai lupa liat jam dan lupa waktunya pulang ,aammiiiinn"ucap aira dengan sungguh sungguh.


"oohh,, tidak terasa akhirnya sampai juga aku"ucap aira lalu memberhentikan motornya dan segera berlari ke arah satpam yang menjaga gerbang rumah."pak tolong bukain pintunya dong paakk,cepetan,,aku lagi buru buru niih perutku sakit sekali" kata aira sambil pasang wajah menahan sakit.satpam lalu membukakan aira pintu dan dengan segera aira memasukan motornya melewati pintu gerbang."eehh sepertinya doaku terkabulkan karena mobil tuan muda sakti belum tampak parkir di garasinya"kata aira dengan riang lalu memarkir motornya di garasi yang di sebelah garasi khusus tuan muda sakti.


aira lalu berusaha mengangkat tasnya dari motor untuk di bawanya masuk ke kamarnya,namun ketika aira membalikkan badannya matanya tiba tiba terasa silau karena terkena sorotan lampu mobil.tampak di depan sebuah mobil mewah sedang melaju pelan menuju arah garasi, dan itu adalah mobil tuan muda sakti."ooh tuhann mati aku",keluh aira. "kenapa aku bisa lamban seperti ini siih,ketahuan kan akhirnya"sesal aira sambil menarik narik rambutnya tanpa beranjak dari tempatnya berdiri.


setelah mobil mewah itu terparkir rapi di garasinya, sekretaris pram lalu keluar dari mobil dan langsung membukakan pintu kepada tuan muda sakti,tampak tuan muda sakti keluar dengan mobil dengan begitu anggunnya, namun kemudian tatapan tuan muda sakti tertuju kepada aira yang sejak tadi berdiri mematung di tempatnya sambil memegang tasnya yang besar,aira tampak salah tingkah di tatap oleh tuan muda sakti bersama dengan sekretaris pram, nyalinya menciut dan aira hanya bisa menundukkan pandangannya,menyembunyikan ketakutan di wajahnya.

__ADS_1


tuan muda sakti kemudian melangkah pelan ke arah aira yang makin menundukan wajahnya, lalu tuan muda sakti berbisik ke telinga aira dengan pelan."aira kau sudah berani menentang peraturan di rumah ini yah, segera kau ke ruanganku setelah menaruh tasmu itu.sepertinya kau berusaha melarikan diri dari hukumanmu yah"ucap tuan muda sakti sambil berlalu meninggalkan aira.aira yanh sedari tadi ketakutan tambah bergetar badannya baginya bisikan tuan muda sakti seperti geledek yang menakutkan yang menyambar di telinganya."oohh tuhaann,, sepertinya aku memang di takdirkan akan jadi perkedel malam ini, entah itu perkedel jagung atau perkedel kentang aku hanya bisa pasrah saja.tolonglah hambamu ini tuhaannn"ucap aira sambil mengusap keringat dingin yang mengalir di wajahnya.


__ADS_2