Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
mengajak menikah


__ADS_3

dengan langkah perlahan sekretaris pram kemudian mendekat ke arah kamar aira,namun langkahnya kemudian terhenti di depan kamar karena pandangannya langsung mengarah ke sepatu tuan muda sakti yang tergeletak di depan pintu kamar."hhhmm,,sepertinya apa yang di katakan oleh kepala pelayan benar adanya,pantas aja jam segini belum bangun,pasti semalam sudah terjadi sesuatu yang sangat melelahkan"ucap sekretaris pram sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.


sekretaris pram kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan kamar aira,dirinya memutuskan untuk menunggu tuan muda sakti bangun sambil mengerjakan pekerjaannya."semoga saja tuan muda sakti segera bangun karena hari ini ada rapat penting"gumam sekretaris pram sambil duduk dan mulai mengerjakan tugasnya di meja makan khusus untuk tuan muda sakti.


sementara itu didalam kamar,aira sudah kembali di alam sadarnya.dirinya lalu membuka mata dan melirik tuan muda sakti yang masih tertidur dengan lelap sambil memeluknya,entah mengapa aira merasa perasaannya sangat damai ketika menatap wajah tuan muda sakti.aira lalu beranjak bangun dari tidurnya ingin segera membersihkan dirinya di kamar mandi,namun tiba tiba tangan tuan muda sakti menahan pergelangan tangannya,"kembalilah tidur,aku masih ingin memelukmu"ucap tuan muda sakti sambil menarik tangan aira."tapi ini sudah siang tuan,aku merasa tidak enak hati dengan yang lainnya"ucap aira sambil bersikeras ingin beranjak pergi k kamar mandi.

__ADS_1


tuan muda sakti kemudian menarik tangan aira dengan sekali sentak sehingga aira kembali terjerab di ranjangnya,tuan muda langsung mengunci tubuh aira dalam pelukannya sehingga aira tidak bisa berkutik."temani saja aku tidur dan tak usah memikirkan yang lainnya"ucap tuan muda sakti di telinga aira dan kemudian mencium sekilas telinga itu,aira langsung merinding dengan perlakuan tuan muda sakti kepadanya."ooh tuhann,,jangan lagi,,aku masih terlalu lemas untuk melakukannya kembali"rintih aira di dalam hati.


ternyata tuan muda sakti hanya memeluk tubuh aira dan kembali melanjutkan tidurnya,aira bersyukur dalam hatinya karena ternyata apa yang di khawatirkannya tidak terjadi.aira kemudian menatap wajah tuan muda sakti dalam dalam,dan entah mengapa tiba tiba muncul perasaan aneh di dalam hatinya,rasa ingin memiliki."ooh tuhan apa yang sedang aku pikirkan ini?tidak mungkinlah aku bisa memiliki tuan muda sakti,aku hanya wanita miskin yang saat ini sedang menjadi mainannya tuan muda sakti,ketika dia bosan nanti maka aku pasti akan dicampakkan dengan mudahnya" ucap aira dalam hati.


air mata aira mengalir dengan deras di pipinya,hatinya tiba tiba merasa begitu sakit memikirkan kehidupannya yang semakin suram."aira,mengapa kau menangis?apa yang sedang kau pikirkan?"tanya tuan muda sakti yang tiba tiba terbangun karena mendengar isak tangis aira.aira langsung menghapus air matanya dan langsung bangkit dari tidurnya.tuan muda sakti kemudian bangun dan menatap wajah aira dengan keheranan."aira,jawab aku doong,apa yang membuat kau menangis?tanya tuan muda sambil mengusap dengan lembut air mata yang masih mengalir di pipi aira."maaf tuan,aku tidak bisa mengatakannya,aku hanya merasa sedih dengan kehidupanku sekarang ini"isak aira sambil berkata dengan tersendat sendat."aira,aku tau apa yang sedang ada di pikiranmu ini,asal kau tau yah aku ini bukanlah laki laki yang tidak bertanggung jawab dengan apa yang aku sudah lakukan kepadamu.kalau kau masih ragu dengan apa yang aku katakan kepadamu maka aku putuskan bahwa aku akan menikahimu besok,apa kau puaass???tanya tuan muda sakti sambil mengecup lembut bibir aira sebelun dirinya bangkit dari tidurnya dan langsung pergi ke kamar mandi.

__ADS_1


"aira,,jangan berlama lama di dalam kamar mandi ayo kita keluar sarapan dulu,aku sudah lapar nih"teriakan tuan muda sakti membuat aira terpaksa cepat cepat membersihkan dirinya.setelah aira selesai dengan urusannya dirinya lalu keluar kamar bersama tuan muda sakti,wajah aira terasa memerah menahan malu karena aira merasa seperti maling yang ketahuan,namun hal tersebut tidak berlaku pada tuan muda sakti,dirinya malah melenggang seperti tiada beban ketika berjalan bersama keluar dari kamar aira."huh dasar laki laki gila bisa bisanya membuatku menjadi merasa malu seperti ini,duuh pasti aku akan menjadi bahan gosip di antara para pelayan disini"ucap aira sambil menundukkan pandangannya.


"heii,rupanya kau sudah ada di situ yah?"seru tuan muda sakti kepada sekretaris pram yang nampaknya sibuk mengutak atik pekerjaannya."eh iya tuan muda,selamat pagi.aku datang di jam seperti biasanya tapi karena tuan muda masih tidur jadi aku menunggu tuan muda di sini"ucap sekretaris pram sambil melirik aira yang sedari tadi tidak berani mengangkat mukanya karena malu kepada sekretaris pram."ooh,iya aku semalam tidurnya sudah sangat larut sekali jadi pagi ini aku sedikit terlambat bangun"ucap tuan muda sakti sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya kepada sekretaris pram.


"ayo kita sarapan dulu,aku sudah kelaparan nih"ucap tuan muda sakti sambil menarik tangan aira untuk duduk di sampingnya.aira lalu duduk tanpa banyak bantah,dan tanpa di suruh aira lalu mengambil roti dan mengoleskan selai kacang di atasnya,kemudian roti itu di serahkan kepada tuan muda sakti."terima kasih sayang,kau memang calon istriku yang paling pintar"puji tuan muda sakti sambil mengambil roti di tangan aira.sekretaris pram yang melihat tingkah laku tuan muda semakin keheranan mendengar kata kata tuan muda sakti,sesekali dirinya melirik ke arah aira namun aira terus menundukkan pandangannya seakan akan aira menghindari untuk saling bertatap mata dengan dirinya.

__ADS_1


"sekretaris pram,hari ini aku ingin kau membatalkan semua jadwalku karena aku akan menemani calon istriku berbelanja untuk persiapan pernikahan kami besok"ucap tuan muda sakti sambil mengunyah roti yang berada di tangannya."haah,,apa???terdengar suara kompak aira dan sekretaris pram berbarengan dan keduanya langsung menatap wajah tuan muda sakti."mengapa kau masih terkejut aira,bukankah kau sudah mengetahui kalau kita akan menikah besok?"tanya tuan muda sakti kepada aira."tapi tuan,,,"ucapan aira menggantung begitu saja,rasanya aira seperti tidak percaya dengan ucapan tuan muda sakti."maaf tuan muda saya rasa wajar saja kalau aira terkejut karena menikah itu butuh persiapan yang matang,bukan seperti ini"ucap sekreraris pram."iya aku tahu itu,tapi aku akan melakukan semua ini agar aira tahu kalau aku ini bukanlah laki laki yang seperti dia pikirkan"ucap tuan muda sakti sambil menatap tajam aira.aira kembali menunduk mendapat tatapan tajam dari tuan muda sakti,selera makannya tiba tiba saja hilang,pikirannya mendadak menjadi kacau dengan perkataan tuan muda sakti barusan."oh tuhan,ada apa ini?apakah tuan muda sakti benar benar menginginkanku?atau dia ingin menikahiku hanya karena ingin membuktikan tanggung jawabnya atas smua apa yang sudah dia lakukan kepadaku semalam"ucap aira dalam hati.entah mengapa kepala aira mendadak pusing memikirkan kata kata pernikahan yang di lontarkan tuan muda sakti kepadanya.


__ADS_2