
aira yang merasa sangat kecewa dengan keputusan tuan muda sakti, segera keluar dari ruang kerja tuan sakti begitu saja,aira tidak perduli lagi seandainya sekretaris pram atau tuan muda sakti sekalian marah kepadanya.aira ingin berontak namun yang dapat dirinya lakukan hanya sebatas pergi begitu saja, meninggalkan tuan muda sakti dan sekretaris pram tanpa berpamitan atau mengucapkan sepatah kata kepada mereka.hati aira sangat terluka,namun aira hanya bisa menangis tertahan.aira lalu berlari ke arah kebun belakang belakang, dirinya lalu menumpahkan semua kekesalan dan kesedihannya seorang diri di kebun itu.
"huuu,, huuu,, huuu memang aku banyak melakukan kesalahan tapi aku juga butuh kehidupan seperti orang lainnya, aku butuh uang untuk hidupku dan menghidupi orang tuaku, kalau aku tidak bisa segera keluar dari. sini. siapa yang akan menghidupi keluargaku"? tangis aira dengan kerasnya. aira menumpahkan semua unek uneknya sendiri sampai akhirnya aira lelah menangis. aira lalu mulai mencabuti rumput rumput di sekitarnya, dan dirinya mencari kesibukan dengan mulai mengatur bunga bunga yang ada di taman itu, aira bekerja sampai hari menjelang magrib dan kalau saja aira tidak merasa sedikit takut mungkin aira akan bekerja sampai malam di kebun itu."huuuhfft akhirnya aku bisa istirahat sekarang, ingin rasanya aku tidur di kebun ini saja tapiiiii,,, ga aaah,, rasa takutku jauh lebih besar"keluh aira sambil melangkah masuk ke dalam rumah.
aira langsung menuju kamarnya untuk segera membersihkan badannya dan menghilangkan sejenak kesedihannya di dalam kamar mandi, aira tidak menyadari bahwa dirinya sedari tadi di intai oleh sepasang mata yang kemudian turut masuk ke dalam rumah mengikuti langkah aira dari jarak tertentu.sosok yang mengintai aira kemudian segera pergi ke ruangan kerja tuan muda sakti,dan kemudian melangkah masuk ke dalam setelah mengetuk pintu ruangan kerja itu.
__ADS_1
"apa yang di lakukan wanita itu"tanya tuan muda sakti kepada sosok yang baru saja masuk itu,aira setelah keluar dari ruang kerja ini langsung pergi ke kebun belakang,di sana dirinya menangis sambil ngoceh tidak karuan,dirinya menyebut nyebut orang tuanya yang ada di kampung. setelah puas menangis aira kemudian membersihkan kebun belakang dan menata bunga bunga yang ada di dalam kebun. sekarang kebun lebih terlihat indah"lapor orang itu."sekarang ada di mana wanita itu"? tanya tuan muda sakti lagi.sepertinya sekarang aira lagi membersihkan dirinya tuan muda"kata orang itu."baiklah, sekarang kau boleh pergi nanti aku akan memanggilmu bila perlu"kata tuan muda sakti memberikan kode agar orang itu segera keluar dari ruangannya.orang itu lalu membungkuk sajenak kepada tuan muda sakti kemudian membalikkan badannya keluar dari ruang kerja tuan muda sakti.
"apakah kau sudah menyuruh orang untuk menyelidiki asal usul cewek gila itu pram"?tanya tuan muda sakti sambil memalingkan wajahnya menoleh kearah sekretaris pram yang saat ini sedang sibul dengan laptop di hadapannya."iya sakti, aira itu hanya tinggal seorang diri di kota ini, Kedua orang tuanya berada jauh di kampung dan mereka di hidupi aira.aira bekerja sebagai pelayan di sebuah mini market, dan dia memiliki seorang pacar atau lebih tepatnya mantan pacar yang berprofesi sebagai fotografer.aira di putuskan pacarnya di kafe yang pernah kita datangi bersama nona amasya dan saat itu nona amasya menolak untuk segera menikah denganmu"tutur sekretaris pram panjang lebar. "hhhmmm,, rupanya dia habis di putuskan pacarnya waktu itu, makanya dirinya jadi brutal sehingga menyerangku"gumam tuan muda sakti sambil meraba pelipisnya sambil berusaha mengingat kembali awal perjumpaan mereka dengan aira.
"hhhmmm entah mengapa, aku jadi merasa iba yah kepada cewek gila itu,dirinya berbicara apa adanya dan tidak sungkan untuk meminta maaf, ada banyak hal di dalam diri cewek gila itu yang sangat aku inginkan ada di dalam diri amasya,hhaaahh persetan dengan amasya mengapa aku selalu membandingkan cewek gila itu dengan amasya yah, sekretaris pram sepertinya aku mulai suka dengan keberadaan cewek gila itu di sekitarku, aku ingin dirinya mewakili amasya melakukan hal hal yang aku sangat ingin amasya lakukan untukku,jadikan cewek itu terus berada di rumah ini, awasi dirinya jangan sampai dirinya berusaha keluar dari rumah ini"ucap tuan muda sakti kepada sekretaris pram. sekretaris pram hanya mengangkat bahunya saja, dirinya lalu kembali sibuk dengan laptop di tangannya.
__ADS_1
aira yang saat ini sudah selesai membersihkan tubuhnya lalu memakai pakaian tidurnya, aira segera menghempaskan tubuhnya di tempat tidur dirinya ingin segera beristirahat dan melupakan semua kejadian hari ini yang begitu menyakitkan hatinya."tok,,tok,, tok airaaa,, airaaa apakah kau sudah tidur"tersengar suara nia memanggil manggil aira.aira beranjak bangun dari tidurnya dan melangkah untuk membukakan nia pintu kamarnya."aira, kau belum makan malam, ayo ku temani dirimu makan",kata nia sambil menarik tangan aira.
"aku tidak lapar nia, aku hanya ingin istirahat saja"kata aira menolak secara halus ajakan nia.nia kemudian tetap berusaha mengajak aira untuk makan malam, akan tetapi aira terus saja menolaknya sehingga nia tidak bisa berbuat banyak. nia kembali ketempatnya dan aira kemudian menutup kembali pintu kamarnya."aira tidak mau makan pak, katanya dirinya masih kenyang dan ingin beristirahat saja"lapor nia kepada kepala pelayan yang sedang duduk di meja makan. kepala pelayan tidak menyahuti perkataan nia, dirinya kemudian mengambil hp dari saku bajunya lalu mengirimkan sms entah kepada siapa. "nia kembalilah lagi kepada aira, katakan tuan muda sakti minta di siapkan makan malamnya, dan tuan muda sakti akan turun lima menit lagi dari ruang kerjanya"ucap kepala pelayan kepada nia."baik pak"ucap nia sambil membalikkan tubuhnya kembali lagi berjalan menuju arah kamar aira.
tok,, tok,, tok airaa,,, airaa,,, tolong keluar sebentar, terdengar nia kembali memanggil aira di depan pintu kamar aira. "hhuuuh ada apa lagi siih"?sungut aira sambil bangkit dan berjalan ke arah pintu kamar. "aira, maafkan aku yang sudah mengganggumu, tapi kepala pelayan menyuruhku untuk membangunkan dirimu, katanya tuan muda sakti akan turun makan malam dan tuan muda sakti mau dirimu yang menyiapkan makan malamnya"ucap nia kepada aira sambil menatap aira dari ujung kaki sampai ujung rambut."ooh tuhannn, mengapa manusia itu sangat pandai mempermainkan emosiku"rutuk aira dalam hatinya. "baiklah aku akan kesana nia, aku mau cuci muka dulu yah",ucap aira kepada nia. nia kemudian memegang kedua tangan aira, "aira kamu baik baik saja kan"?tanya nia. "iya aku tidak apa apa, aku hanya mengantuk saja.aku ke kamar mandi dulu yah"ucap aira sambil membalikkan badannya pergi meninggalkan nia yang masih berdiri mematung di depan pintu.
__ADS_1