
tanpa terasa waktu telah berganti malam, aira masih berada di dalam kamar, sepertinya aira merasa takut dengan ancaman tuan muda sakti kepada dirinya, sehingga aira tidak berani untuk melangkah keluar dari kamar barunya itu."huuuhhhffftt,,, apa lagi yang harus aku perbuat untuk menghilangkan kebosanan ini"sungut aira sambil meletakkan hpnya di samping tubuhnya. mata aira sudah terasa sakit karena sedari tadi aira hanya terus bermain game di hpnya untuk menghilangkan kebosanan yang datang kepadanya.
"duuuhh,,, perutku sudah mulai meminta di isi,apa sebaiknya aku keluar mengambil makanan di dapur yah? kan ini sudah waktunya makan,hhhmm sebaiknya aku keluar deh, aku mau makan bersama aira di dapur.masa biar makan saja ga boleh"sungut aira lagi sambil beranjak turun dari ranjangnya.namun tiba tiba terdengar suara pintu kamar terbuka, dan dari balik pintu munculah nia sahabatnya membawa nampan yang berisi makan malam. "eeh,, nia kenapa kau membawa makanan kemari? aku kan bisa makan sendiri di dapur"?huuhh,, kau ini niaa,aku jadi tidak enak hati padamu"ucap aira sambil buru buru mendekati nia dan langsung mengambil nampan makanan yang di bawakan nia untuknya.
__ADS_1
"airaaa,, airaaa,, ini semua perintah kepala pelayan,berarti tuan muda sakti yang menginginkan kau makan di kamar sini airaaaa"ucap nia sambil tersenyum lembut dan mengacak pelan rambut aira."huuuhh,, aku sudah bosan berada di ruangan ini, aku ingin keluar"ucap aira dengan tatapan sendu ke arah nia."hhhmmm,, mungkin tuan muda sakti mengkhawatirkan kesehatanmu, jadi dia melakukan ini, berprasangka baiklah kepada dirinya aira karena sepertinya tuan muda sakti menyukaimu"ucap nia sambil mengerling nakal ke arah aira."iiihh,,, apaan siih?? aku lagi malas membahas dirinya, bikin hilang selera makanku saja"ucap aira dengan wajah yang di tekuk."ayoo,, temani aku makan doonkk,, aku ingin di temani olehmu nia, aku ingin banyak bercerita dengan dirimu, aku bosan seharian tidak berinteraksi dengan manuasia, aku jenuh"rengek aira sambil menarik2 tubuh nia agar tetap tinggal di kamar itu menemani aira.
"maaf aira, bukannya aku tidak mau menemani kau makan malam, tapi aku masih ada kerjaan di dapur, dan juga aku sudah makan sebelum mengantarkan makananmu ini"ucap nia sambil tersenyum melihat tingkah aira yang sudah seperti anak kecil.sebenarnya nia sangat ingin menemani aira makan sambil berbagi cerita dengannya, namun nia mendapatkan pesan dari kepala pelayan agar tidak banyak bertanya dan bercerita dengan aira sehingga nia tidak berani melanggar perintah itu."aira, nikmatilah makan malammu dan beristirahatlah,agar kondisimu segera pulih kembali, aku akan kembali ke dapur,tugasku masih banyak bye bye"ucap nia sambil menarik hidung aira dengan perlahan. "adduuhh,, sakiiit tauuuu,,, "ucap aira dengan nada keras walaupun sebenarnya dirinya hanya berpura pura.nia langsung berlari meninggalkan aira sambil tertawa terbahak bahak, mereka berdua memang sudah sangat akrab sehingga nia sudah menganggap aira seperti adiknya sendiri."semoga tuan muda sakti sungguh sungguh menyukaimu aira"ucap nia dalam hati begitu dirinya telah berada di luar kamar,nia kemudian menghela napas panjang sebelum melangkah menuju dapur.
__ADS_1
"hallo sayang, kau ada di mana? aku kangen nih, ketemuan yuuk??? terdengar suara manja langsung menembus gendang telinga tuan muda sakti begitu tuan muda sakti menjawab telpon itu."katakan saja apa maumu, aku lagi malas"ucap tuan muda sakti tanpa basa basi, entah mengapa hatinya terasa sakit ketika mendengarkan suara manja tersebut."jangan gitu dong sayaaaanng,, aku beneran kangen nih, memangnya kau tidak kangen sama aku sayaaang"?ucap suara itu lagi kembali menggoda tuan muda sakti."katakan saja apa maumu aku sibuk, tidak punya waktu untuk meladenimu"ucap tuan muda sakti dengan datar."iiihh,, kau kok begitu siih sayang, ada yang ingin aku perlihatkan kepadamu, datanglah di cafe tempat favorit kita berdua"ucap suara itu dengan penuh penekanan lalu mematikan hpnya secara. sepihak."tuan muda sakti hanya bisa menghela napasnya untuk menahan rasa kesalnya, hpnya langsung di letakkan begitu saja di kursi samping tempat duduknya
"sekretaris pram kita ke cafe dulu sebentar,amasya ingin bertemu denganku."ucap tuan muda sakti sambil melemparkan pandangannya ke luar jendela.entah mengapa di balik kegusarannya, tuan muda sakti masih merasakan getar rindu ketika mendengarkan suara tadi,sehingga tuan muda sakti memutuskan untuk menemui amasya sesuai permintaan amasya di telp tadi.sekretaris pram lalu membelokkan mobilnya begitu mendapat perintah dari tuan muda sakti, dirinya sudah hapal betul di mana cafe yang di maksud oleh tuan muda sakti.walaupun sebenarnya sekretaris pram tidak menyukai tuan mudanya bertemu dengan mantan tunangannya namun sekretaris pram tidak berani berkomentar karena ini sudah merupakan hal pribadi tuan muda sakti."hhmm sepertinya kali ini aku harus melindungi tuan muda sakti agar tidak kembali tergoda oleh ular betina itu lagi"rutuk sekretaris pram dalam hatinya.
__ADS_1
setelah beberapa menit kemudian mobil mereka sampai di cafe yang di maksud, sekretaris pram kemudian memarkir mobilnya dan setelah itu langsung membukakan pintu mobil untuk tuan muda sakti.tuan muda sakti kemudian melangkah keluar dari mobil dengan gagahnya sambil membenarkan posisi jasnya.tuan muda sakti kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam cafe sambil mengedarkan pandangannya di sekeliling.tak lama kemudian matanya tertumbuk pada sesosok wanita yang tampak duduk membelakanginya, dari cara berpakaiannya yang glamor tuan muda sakti sudah bisa menebak siapa wanita itu, tuan muda sakti kemudian mendekati meja wanita tersebut,sedangkan sekretaris pram mengikuti langkah tuan muda sakti namun kemudian sekretaris pram memilih duduk di kursi yang tidak berjauhan dengan meja yang di tuju tuan muda sakti.sesampainya di meja tersebut tuan muda sakti langsung berdiri di samping wanita yang duduk di situ dan wanita itu langsung mendongakkan kepalanya begitu menyadari kehadiran seseorang di sampingnya, dirinya lalu melebarkan senyumannya sambil bangkit dari duduknya."sayaaaanngg,,, kau sudah sampai yaah,, aku kangen kau sayaaaang,, ucap wanita itu kemudian langsung memeluk tubuh tuan muda sakti.tuan muda sakti hanya berdiri mematung tanpa membalas pelukan wanita itu, merasa pelukanya tidak mendapat respon wanita itu langsung berjingkat dan mencium bibir tuan muda sakti.dirinya langsung melumat bibir tuan muda sakti tanpa memperdulikan orang orang di sekitarnya.sekretaris pram yang melihat kejadian itu hanya bisa menatap mereka dengan wajah yang sangat kesal. "huuh,, dasar wanita tidak punya rasa malu"rutuk sekretaris pram sambil menyeruput kopi pesanannya.