Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
candu


__ADS_3

aira yang masih malas untuk turun dari ranjangnya hanya terduduk lemas di tepi ranjang dengan tatapan mata yang mengantuk,hal tersebut membuat tuan muda sakti mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam kamar mandi dan malah kembali berbalik mendekati aira ketika matanya melirik aira yg tidak mengikuti kata katanya."aira,,kenapa kau selalu saja bandel hah?"omel tuan muda sakti serta merta langsung menggendong tubuh aira untuk di bawa masuk ke dalam kamar mandi.


"aauuhh,,,apa apaan ini,tolong lepaskan aku tuan muda,kau mengagetkanku"teriak aira sambil berontak di dalam gendongan tuan muda sakti,tanpa memperdulikan aira yang terus memberontak tuan muda sakti terus menggendong aira sampai masuk ke dalam kamar mandi."ayo segera bersihkan tubuhmu ini sudah larut malam,setelah ini kita tidur"ucap tuan muda sakti sambil menurunkan tubuh aira."bagaimana aku membersihkan diriku?aku tidak bisa melakukannya karena kau berada dalam satu kamar mandi denganku"ucap aira sambil menatap takut takut ke wajah tuan muda sakti."airaaa,,airaaa,,mengapa harus malu??toh aku sudah melihat setiap inci tubuhmu tanpa sehelai pakaianpun,dan aku sudah menjamah semuanya,jadi mengapa masih merasa malu kepadaku haah?"tanya tuan muda sakti sambil mulai membersihkan dirinya.

__ADS_1


aira yang melihat kelakuan tuan muda sakti langsung mengedarkan pandangannya ke arah lain,wajahnya langsung memerah seketika ketika melihat tuan muda sakti yang tanpa mengenakan apa apa berdiri di hadapannya dan dengan santainya membersihkan dirinya."heiii,,rupanya kau ini memang keras kepala yah aira,kalau begitu sini kau biar aku yang akan membersihkan dirimu"ucap tuan muda sakti sambil menghampiri aira."ja,,jangan tuan muda,,biar aku melakukannya sendiri"ucap aira ketika tuan muda sakti mulai mengguyurkan air ketubuh aira."diamlah,dan jangan banyak protes"perintah tuan muda sakti sambil tangannya kemudian sibuk membaluri sabun tubuh aira,namun ketika tangan tuan muda sakti berhenti di dada aira,mendadak tuan muda sakti kembali mengerling penuh arti kepada aira membuat aira menjadi gugup."aira,,aku seperti merasakan hal yang aneh di kamar mandi ini,apa kau tidak merasakannya?ucap tuan muda sakti sambil menatap wajah aira kemudian mengalihkan pandangannya ke arah yang lain."apa itu tuan muda?apakah di kamar mandi ini ad hantunya?tanya aira dengan ekspresi yang mulai menunjukkan ketakutan mengingat ini sudah larut malam.


"entahlah,sepertinya aku merasakan satu energi besar yang menginginkan dirimu"ucap tuan muda sakti mulai merapatkan tubuhnya ke tubuh aira."haah,ap,,apa itu tuan?kau jangan membuatku ketakutan"kata aira semakin takut dengan kata kata tuan muda sakti,tuan muda sakti hanya tersenyum licik melihat kepolosan aira.tuan muda sakti kemudian kembali memgguyurkan air ke tubuh aira untuk membersihkan busa busa sabun yang menempel di tubuh aira."aira,,apa kau belum merasakan kekuatan itu makin besar mendekatimu?menginginkan dirimu?"tanya tuan muda sakti kembali kepada aira."apa itu tuan?aku sungguh tidak mengerti.dengan apa yang kau katakan"ucap aira sambil mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya dan tanpa sadar dirinya merapatkan tubuhnya ke tubuh tuan muda sakti,tuan muda sakti kemudian menarik tubuh aira di dalam pelukannya dan betapa terkejutnya aira ketika merasakan ada sesuatu yang mengeras di bawah sana.

__ADS_1


aira kemudian menatap wajah tuan muda sakti,dan tuan muda sakti hanya mengedipkan matanya ketika pandangan mereka bertemu."aira,apakah kau sudah bisa merasakannya?"tanya tuan muda sakti sambil mengecup perlahan pundak aira.aira yang tiba tiba merasa di bodohi langsung memukul pergelangan tangan tuan muda sakti namun tuan muda sakti kemudian mengunci tubuh aira sehingga aira tidak bisa bergerak sama sekali."aira,mengapa tubuhmu ini selalu saja membuatku kecanduan,kita lakukan sekali lagi yah dan aku janji ini tidak akan lama"ucap tuan muda sakti dengan suara bergetar dan tanpa menunggu persetujuan dari aira tuan muda sakti langsung melumat bibir aira dan kedua tangannya langsung bergerilya di tubuh aira.aira yang sudah sangat letih berusaha untuk menolak apa yang di lakukan tuan muda sakti kepada dirinya,namun tuan muda sakti begitu pintar membuat aira menjadi patuh kepadanya bahkan kemudian mengimbangi apa yang tuan muda lakukan kepadanya,sehingga semua itu terjadi tanpa adanya penolakan dan itu berlangsung lama tidak seperti janji tuan muda sakti kepada aira.


tidak terasa pagi telah datang,namun aira dan juga tuan muda sakti belum juga terjaga dari tidur mereka,kepala pelayan yang sedikit keheranan kemudian memerintahkan nia untuk segera membangunkan aira karena tuan muda sakti tidak suka dengan orang yang suka bermalas malasan di tempat tidur.walupun kini aira telah menjadi wanita kesayangan tuan muda sakti,kepala pelayan tidak ingin aira membuat kesalahan yang bisa membuat tuan muda sakti menjadi marah kepadanya.nia kemudian bergegas menuju ke arah kamar aira,dirinya juga tidak ingin aira mendapat masalah dengan tuan muda sakti karena masih belum bangun dari tidurnya,kalau tuan muda sakti sih terserah dia mau bangun jam berapa tidak ada yang akan memarahinya.tapi tumben tumbenan sih tuan muda sakti jam segini belum nongol,"mungkin semalam tuan muda lama lemburnya kali yah"pikir nia dalam hatinya.namun langkah nia seketika terhenti di depan kamar aira begitu melihat sepasang sepatu tuan muda sakti ada di depan pintu kamar aira.

__ADS_1


nia kemudian mengurungkan niatnya untuk membangunkan aira,karena nia sudah bisa menebak pasti tuan muda sakti saat ini sedang bersama dengan aira,jadi nia langsung kembali menemui kepala pelayan untuk melaporkan apa yang dilihatnya.kepala pelayan yang mendengar cerita nia hanya berdiam diri sejenak sebelum memerintahkan nia untuk kembali bekerja."mungkinkah tuan muda sakti benar benar mencintai gadis itu?semoga saja"ucap kepala pelayan di dalam hatinya.


"selamat pagi kepala pelayan,mengapa pagi pagi sudah bengong?nanti kemasukan looh"ucap sekretaris pram yang tiba tiba nongol dan mengagetkan kepala pelayan."duh kau mengagetkan aku tuan,maaf aku hampir saja memukulmu karena terkejut"ucap kepala pelayan yang hampir saja memukul sekretaris pram karena tangan sekretaris pram yang tiba tiba menepuk pundaknya."hehehe maafkan aku jika sudah membuatmu terkejut yaah"ucap sekretaris pram sambil menepuk nepuk pundak kepala pelayan dengan pelan."o iya kemana tuan muda sakti apakah sekarang dia lagi ada di taman belakang?"tanya sekretaris pram sambil mengedarkan pandangannya ke arah kamar tuan muda sakti."tuan muda sakti sepertinya masih tidur tuan"ucap kepala pelayan."benarkah?tumben jam segini masih tidur,atau jangan jangan tuan muda lagi kurang enak badan,apakah kau sudah melihat tuan muda sakti di kamarnya?"tanya sekretaris pram sambil berjalan menuju kamar tuan muda sakti."maaf tuan,tuan muda sakti sepertinya tidak tidur di kamarnya"ucap kepala pelayan sambil mengerling ke arah kamar aira."haaah??maksudmu????sekretaris pram tidak melanjutkan kata katanya namun matanya serta merta tertuju ke arah kamar aira.

__ADS_1


__ADS_2