Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
kesalahan lagi


__ADS_3

aira yang beranjak pergi meninggalkan tuan muda sakti saat ini sedang berjalan ke arah kamar tuan muda sakti, namun sejenak langkahnya terhenti di depan pintu kamar. "eh bagaimana aku bisa masuk ke kamar pribadinya, yang punya kamar kan lagi tidak ada di dalam, bisa bisa aku di tuduh macam macam lagi"pikir aira bimbang antara mau masuk atau tidak.namun kemudian pundak aira di tepuk dari belakang dan aira segera membalikkan tubuhnya, ternyata sekretaris pram sedang berada tepat di belakangnya."ngapain kamu bengong di depan pintu kamar tuan muda sakti"?tanya sekretaris pram dengan tatapan menyelidik kepada aira. "aa,, anu tuann, aku disuruh tuan muda sakti menyiapkan keperluannya, katanya dia ingin aku menyiapkan stelan jas warna abu abu"ucap aira sambil menunduk ketakutan. "yakinn yang di suruh tuan sakti warna abu abu"?tanya sekretaris pram kepada aira.


aira yang tidak sadar dengan pertanyaan menjebak dari sekretaris pram langsung kumat pikunnya, wajahnya mendadak panik. "aduuhh,warna abu abu atau warna hitam yah? kok aku jadi bingung gini sih"?ucap aira sambil menarik narik rambutnya dan menggigit bibirnya, matanya menatap sekretaris pram dengan tatapan meminta bantuan, sekretaris pram yang seketika timbul jahilnya hanya mengangkat bahu tanda tidak tahu."bagaimana mungkin kau bisa lupa dengan perintah tuan muda sakti, berarti kau tidak memperhatikan dengan sungguh sungguh yang di katakan tuan muda, kau tidak menyimpannya di sini" ucap sekretaris pram kepada aira sambil menunjuk jidat aira dengan telunjuknya.


"ooh tuhan tolonglah hambamu ini, bisa bisa kena semprot diriku ini kalau aku tidak cepat cepat menyiapkan apa yang di minta tuan muda sakti"pikir aira sambil memutar otaknya."maaf tuan warna favorit tuan muda sakti apa yah"?aira berinisiatif bertanya kepada sekretaris pram, aira berharap jawaban dari sekretaris pram bisa membantunya.


sekretaris pram mengkerutkan keningnya sambil menatap aira seolah sedang mencari tahu apa yang akan di lakukan aira dengan mengajukan pertanyaan seperti itu. "hhmmm tuan sakti menyukai banyak warna, seperti pink,,,,"yaaahh itu dia", aira langsung memotong ucapan sekretaris pram."tuan muda sakti menyuruhku menyiapkan stelan jas warna pink,aku harus segera menyediakan nya kata aira langsung membuka kamar tuan muda sakti dan langsung masuk ke dalamnya.


sekretaris pram yang terkaget kaget dengan ucapan aira langsung menutup mulutnya. sambil menahan tawa, namun dirinya gagal menahan tawanya tersebut sehingga meledaklah tawa sekretaris pram. "wah bakalan ada pertunjukan seru pagi ini"ucap sekretaris pram di sela sela tawanya."ada apa sekretaris pram? kenapa kau ketawa ketawa sendiri seperti orang gila"?tiba tiba tuan muda sakti muncul di belakang sekretaris pram, "eehhh,, uhuk,,,, uhuukk,,uhuukk,serta merta sekretaris pram langsung menghentikan tawanya sehingga sekretaris pram langsung terbatuk batuk.

__ADS_1


"apa yang kau lakukan di depan pintu kamarku sambil ketawa ketiwi hah?? oohh pasti kau sedang mengerjain cewek sinting itu yah"?tebak tuan muda sakti sambil menatap tajam wajah sekretaris pram. sekretaris pram yang di tatap hanya cengar cengir dihadapan tuan muda sakti."jangan kau menambah kegilaan cewek aneh itu pram, sebenarnya apa sih yang sedang kau ketawai"?tuan muda sakti kembali bertanya kepada sekretaris pram.


"hahaha, aku hanya merasa lucu dengan cewek itu, bisa bisanya dirinya dengan warna pakaian yang kau suruh sediakan sakti", ucap. sekretaris pram tanpa memangil sakti dengan embel embel di depan namanya. sekretaris pram memang kadang memanggil sakti hanya panggilan nama saja di karenakan mereka berdua adalah sahabat karib,jadi ketika hanya mereka berdua saja, sekretaris pram sering di minta oleh tuan sakti untuk memanggil namanya saja tanpa ada sebutan embel embel lainnya.


"haah?dasar cewek sinting "maki tuan muda sakti kemudian bertanya kepada sekretaris pram. "jadi kau menyarankan warna apa stelan jasku"?tanya tuan muda sakti kepada sekretaris pram."aku tidak menyarankan warna apapun, tapi dirinya langsung berinisiatif mencarikan kau stelan jas warna pink"kata sekretaris pram sambil tertawa menutup mulutnya."sialan kau pram, pasti kau yang sengaja menggiring pikiran cewek sialan itu untuk berpikir bahwa aku menyukai warna pink"semprot tuan muda sakti sambil memaki panjang pendek kepada sekretaris pram."hahaha"sekretaris pram hanya menjawab makian tuan muda sakti dengan suara tawanya dan dengan gayanya yang terbungkuk bungkuk memegangi perutnya karena terasa sakit dari tadi terus terusan tertawa.


aira yang tersentak kaget langsung melangkah mundur sambil menunjukkan wajahnya."maaf tuan aku belum menemukan stelan jas warna pink yang tuan minta aku sediakan"ucap aira sambil menundukan pandangannya.tuan muda muda sakti menggigit gerahamnya tanda menahan amarah sambil melangkah mendekati tubuh aira,lalu tuan muda sakti memegang pundak aira dan menatap lekat lekat wajah aira,dirinya lalu mengangkat wajah aira yang menunduk dengan telunjuknya. tuan muda sakti kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah aira sehingga membuat aira makin pucat pasi, tuan muda sakti kemudian menempelkan bibirnya ke bibir aira kemudian menciumnya dengan lembut.


aira yang terkejut dengan perlakuan tuan muda sakti langsung berusaha berontak, tapi tangan tuan muda sakti begitu keras mencengkeram bahunya, sehingga aira tidak bisa bergerak sama sekali.aira akhirnya hanya bisa pasrah dan menutup matanya,tuan muda sakti begitu menghayati ciumannya sehingga aira beberapa saat terlena.aira kemudian kemudian membuka matanya perlahan lahan ketika dirinya merasakan tuan muda sakti sudah menghentikan ciumannya, namun. seketika mata aira melotot melihat pemandangan di depannya.

__ADS_1


tuan muda sakti terlihat sedang membuka bajunya,sehingga terlihat dadanya yang berbulu dan berotot.aira langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tanganya dan aira begitu panik dengan pemandangan di depannya. "tuaann,, hentikan tuann,tolong jangan lakukan ini tuann,, ucap aira dengan nada ketakutan."hahaha, dasar cewek sinting apa yang kau pikirkan"?terdengar suara bentakan tuan sakti kepada aira.


aira kemudian menurunkan tangannya yang menutupi wajahnya, sambil mengintip di sela. sela jarinya.seketika wajah aira merona merah karena di hadapannya tampak tuan muda sakti sedang memakai stelan jasnya yang berwarna abu abu. "kenapa?? apa yang kau pikirkan tadi ketika melihatku membuka baju"?tanya tuan muda sakti dengan nada mengejek kepada aira. bagaimana? kau menikmati ciumanku bukan? apakah ciumanku sudah membuat dirimu kehilangan akal sehatmu"?makanya jangan sekali kali berpikir bahwa aku laki laki tulang lunak yang menyukai warna pink"ucap tuan muda sakti menatap tajam kepada aira.


aira yang masih merasa sangat malu dengan kejadian yang barusan dia alami hanya bisa terdiam, dirinya tidak mampu berkata kata. pikirannya serasa blank seketika. "heii kemari kau cepat kau kancing bajuku ini"seru tuan muda sakti sambil melambaikan tangannya memanggil aira, aira kemudian melangkah takut takut mendekati tuan muda sakti."ciih lelet banget sih jalannya, udah kayak siput aja,cepat jalannya".bentak tuan muda sakti kepada aira.


aira lalu mempercepat langkahnya dan kemudian langsung melakukan apa yang disuruh oleh tuan muda sakti, aira mengancing baju tuan muda sakti dengan tangan yang gemetaran, dan aira tidak berani memandang wajah tuan muda sakti.aira merasa sanggaaat malu dengan kejadian tadi."nih pakaikan dasi sekalian"ucap tuan muda sakti sambil mengalungkan dasinya ke leher aira. aira hanya menganggukkan kepalanya, dan setelah aira selesai mengancing baju tuan muda sakti, aira lalu meraih dasi yang di kalungkan di lehernya untuk di pakaikan kepada tuan muda sakti.


"maaf tuan,dasinya mau aku ikat bagaimana? apakah aku akan mengikat dasi ini seperti gaya kupu kupu,atau aku akan mengikatnya seperti dasi pramuka"?tanya aira dengan polosnya."heii memangnya aku ini mau pergi kemping"?tanya tuan muda sakti kepada aira. sambil menjitak jidat aira."taakk "jidat aira langsung berwarna merah, dan aira hanya bisa mengaduh perlahan sambil memegang jidatnya."jidatmu ini memang harus sering. sering di jitak biar otakmu itu jadi pintar"ucap tuan muda sakti sambil menatap tajam aira."maafkan saya tuan"ucap aira sambil menundukkan wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2