
aira sejak keluar dari kafe pikirannya serasa linglung, dia melajukan kendaraan motornya sambil menghayalkan kejadian yang barusan menimpanya.duuh mengapa hari ini serasa mimpi buruk yang berubah jadi kenyataan baginya, mengapa aska begitu tega memutuskannya tanya aira dalam hati. ooh tuhan aku sangat berharap kalau kejadian ini hanya sebatas mimpi buruk saja,tapi apalah daya ini memang kenyataan yang begitu pahit yang harus dia terima.piiiipp,,,,piiiiiiiiiipppppp,,, bunyi klakson membuyarkan lamunan aira,heiiii nonaaa kalau mau mati cepat sono masuk jurang aja sekalian teriak seorang pengendara mobil kesal kepada aira. astagaaa aku hampir saja celaka gumam aira, tanpa sadar di tengah hayalannya tadi aira melajukan kendaraannya di tengah jalan dan hampir menabrak mobil yang melaju dari depan.
aahh,, aku sebaiknya cari tempat istirahat dulu kali yah, ucap aira seorang diri.daripada aku kembali menghayal sambil mengendarai kendaraan,bisa bisa aku langsung menghadap sang pencipta pikir aira bergidik sendiri membayangkan jika dirinya sampai mengalami kecelakaan tadi.
aira lalu berhenti di sebuah taman di sudut kota, dia lalu turun dari kendaraannya dan langsung duduk di dekat pohon yang rindang. aah lumayanlah untuk menghilangkan penatnya,, kalau saja aska lagi bersamanya saat ini mungkin suasananya lebih menyenangkan. oouuhh kenapa aku harus memikirkan aska lagi ucap aira dalam hati, cowok itu sudah tidak pantas untuk ku pikirkan mulai hari ini aku akan menghapus semua tentang dirimu aska, aku tidak akan melupakan sakit hati yang kau berikan padaku.harga diriku serasa tenggelam di samudara yang dalam, kata katamu membuat aku seperti orang yang begitu hina.
air mata aira mengalir lagi, hatinya serasa teriris iris.lalu aira mengambil hp dari dalam tasnya, aira kemudian menghapus nomor hp aska, menghapus foto foto aska dalam hpnya.aira semakin menangis kencang, hatinya tambah sakit mengenang smua kisahnya bersama aska, teganya kau aska rintih aira.aku membencimu askaaaa teriak aira lalu mengambil batu kecil dan melemparnya ke depan.batu kecil itu melayang di udara lalu mengenai sebatang pohon dan melenting kesamping.
__ADS_1
aduuhhhh,,,,,kepalakuuu,,,,siapa yang melempariku??? astagaaaaaa,,, mati akuu ucap aira dengan gugup.buru buru aira mengusap air matanya, lalu bangkit mencari suara yang mengaduh tadi.apakah ada orang yang terkena lemparanku tadi? aira seketika merasa bersalah, semoga batu kecil itu tidak melukai orang yang terkena lemparannya tadi, semoga orang itu mau memaafkan kesalahannya karena sudah melempar batu dan tanpa sengaja terkena di kepala.
langkah aira langsung terhenti, kakinya seakan tidak mampu untuk bergerak lagi.aira hanya bisa diam mematung untuk beberapa saat di tempatnya berdiri, rasanya aira ingin pingsan atau seandainya aira punya ilmu menghilang pasti aira sudah menghilang dari tempatnya berdiri.ooh tuhan tamatlah riwayatku,,ucap aira tanpa sadar. jika memang hari ini adalah hari kematianku biarlah aku mati dengan tenang di tempat tidurku jangan di tangan orang ini tuhann,ucap aira dengan putus asa.
di depan aira tampak dua orang lelaki yang tampak tidak asing bagi aira, salah satunya sedang memegang pelipisnya yang tampak mengeluarkan darah, dan seorang lagi tampak panik menyeka darah yang mengalir memakai tisuue. tisuue itu telah berubah warna menjadi merah karena darah yang keluar lumayan banyak.
tuan muda, anda merasa pusing?? tolong tenang tuan muda aku akan segera membawamu kerumah sakit, tapi untuk sementara saya akan menghentikan darah yang mengalir dari pelipis tuan muda dulu.aira masih terdiam di tempatnya berdiri ketika laki laki itu berbalik lalu melangkah ke arahnya, plakk,, plakk aira langsung tersadar dari keterpakuannya, aduuh sakiittt,,, aira meringis memegang pipinya yang barusan kena tampar sekretaris pram.
__ADS_1
maafkan aku tuannn,,,, tangis aira kembali pecah air matanya mengalir membasahi pipinya,, aku tidak berniat sama sekali untuk mencelakai tuan mudamu.aira langsung berlutut memegang kaki sekretaris pram, ketakutan jelas tergambar di wajahnya.aaahh aku tidak percaya dengan kata katamu cewek gila, pasti kau sengaja mencelakai tuan muda sakti karena kau kesal dengan pengusiran dirimu di kafe tadi ujar sekretaris pram masih dengan nada suara yang menakutkan.
aku benar benar tidak bohong tuann,, aku memang tidak sengaja melempar batu, tapi batu itu terkena pohon dan melenting ke arah lain, aku tidak tau kalau akan mengenai kepala tuan muda.mana aku tahu kalau kalian ada di sebelah rimbunan bunga itu, kata aira memelas menatap ke arah sekretaris pram.
memang keberadaan sekretaris pram dan tuan muda sakti di taman itu adalah permintaan dari tuan muda sakti sendiri, ketika mobil mereka melewati taman itu tuan muda sakti meminta sekretaris pram untuk berhenti, katanya dirinya ingin menenangkan pikirannya dengan duduk sejenak di taman itu.tapi ketika mereka berdua berjalan menuju pohon besar di sebelah barat sebuah benda kecil melayang dan mengenai pelipis tuan muda sakti, seketika tuan muda sakti mengaduh dan ketika sekretaris pram menoleh ke arah tuan muda sakti darah sudah mengucur deras dari pelipis tuan sakti.
seketika sekretaris pram langsung panik dan langsung melompat ke arah tuan muda sakti, dia lalu berusaha menghentikan darah yang mengucur dari pelipis tuan mudanya.maafkan saya tuan muda ucap sekretaris pram kepada sakti, saya akan mencari siapa yang berani menyerang tuan muda dan saya akan memberikan pelajaran setimpal padanya ucap sekretaris pram sambil mengedarkan pandangannya, seketika matanya langsung tertuju pada seorang cewek yg sedang berdiri mematung sambil memandang ke arah mereka berdua, seketika amarah sekretaris pram bergolak karena cewek yang bediri di depannya adalah cewek yang di usirnya di kafe tadi. pasti cewek sialan ini yang melempar batu ke arah tuan muda karena ingin balas dendam, hhmmm mau lari kemana kau cewek sialan aku akan tangkap kau saat ini juga ucap sekretaris pram beranjak mendekat k arah aira sehingga aira akhirnya kena tampar sekretaris pram dan diancam akan di masukan kedalam penjara karena telah menyerang tuan muda sakti.
__ADS_1
pram kemarilah,,,panggil tuan muda sakti.sekretaris pram langsung menoleh ke arah tuan muda sakti, dia lalu mendorong aira dengan kasar sehingga aira jatuh terduduk. sekretaris pram mendekat ke arah tuan muda sakti, maaf tuan muda saya sedang memberi pelajaran pada cewek gila itu. bagaimana lukamu??kelihatannya sudah tidak berdarah lagi kata sekretaris pram. iyaa, lukaku sudah berhenti berdarah jawab sakti. memangnya siapa cewek itu?? tanya sakti sambil menatap tajam kearah aira.
ooh tuhan tolonglah hambamu ini, ucap aira dalam hati.kenapa juga mereka harus ada di tempat ini? kenapa aku selalu saja kena apes saat ketemu dengan mereka ini?padahal aku tidak kenal dengan mereka tapi selalu ketika berjumpa pasti terjadi hal hal yang tidak di inginkan.air mata aira menetes lagi, ooh tuhann kenapa hidupku harus memprihatinkan seperti ini isak aira, tubuh aira serasa sudah tidak mampu untuk berdiri lagi. aira pasrah, biarlaah mungkin sudah jalan hidupnya harus merasakan yang namanya penjara.