Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
Akhir bahagia


__ADS_3

...~Happy Reading~...


"Sayang, kamu bahagia gak?" tanya Raka sambil memeluk tubuh polos istrinya dari belakang.


Malam semakin larut, dan kedua insan yang masih di mabuk asmara itu, baru saja menyelesaikan pekerjaan rutin nya yang ia lakukan hampir setiap malam.


"Kalau aku gak bahagia, aku gak mungkin mau balik lagi sama kamu," jawab Ryana.


Wanita itu lalu mengubah posisinya menjadi menghadap ke arah sang suami. Dengan berbantal lengan Raka, Ryana menatap wajah itu dengan begitu seksama sambil tangan nya ia ulurkan untuk mengusap rahang kokoh milik sang suami.


"Kamu tahu, setiap kali aku ingat anak anak. Hatiku masih sakit, aku masih merasa sangat bersalah, terutama sama kamu." Raka menghela napas nya berat, "Rasa bersalah itu masih terus menghantui ku. Aku menyesal, sangat menyesal akan hal itu."


"Andai, dulu kita bisa lebih bijak lagi dalam bersikap dan melangkah. Tentu, mungkin saat ini anak anak sudah besar, sudah mulai bersekolah danβ€”"


"Ssstttt!" Ryana meletakkan jari telunjuk nya di bibir Raka, "Bukan aku atau kamu yang salah. Tapi waktulah yang kurang tepat, untuk kita menjadi orang tua."


"Tuhan pernah mempercayakan kita tiga malaikat kecil. Namun kita lalai dan tidak sanggup menjaga nya, maka dari itu Tuhan mengambil nya lagi. Tapi sekarang, Tuhan sudah memberikan kepercayaan lagi ke kita. Jangan terlalu memikirkan yang sudah berlalu. Kita sudah melewati jalan itu, dan sekarang, kita harus bisa fokus dengan jalan yang ada di depan kita."


Ryana menarik napas nya sejenak, ia kembali terdiam lalu tersenyum menatap Raka.

__ADS_1


"Bunda Jingga pernah berkata, jika kita bisa mengikhlaskan apa yang sudah kembali pada Takdirnya. Maka Tuhan juga akan melimpahkan segalanya untuk kita. Ketenangan, kehangatan, kesehatan juga kebahagiaan. Yang sudah pergi, biarkan pergi. Dan yang masih disini, fokuslah untuk menjadi lebih baik lagi." imbuh nya panjang lebar, membuat hati Raka seketika menjadi semakin hangat.


Jika di pikir, memang semua itu benar. Kita memang harus bisa mengikhlaskan sesuatu saat sudah bukan lagi menjadi milik kita.


Sedih boleh, tapi jika terus berlarut, maka kehidupan kita juga pasti akan terasa menyakitkan, tanpa kebahagiaan, karena dalam hati masih belum bisa menerima kenyataan.


Raka bersyukur, karena kini istrinya benar benar sudah menjadi wanita dewasa. Walau terkadang sifat bar bar nya tidak berubah, namun ada kala nya, Ryana bisa menjadi sosok yang sangat anggun dan dewasa, seperti sekarang ini.


"Kita sama sama belajar. Aku akan terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi. Menjadi suami, dan juga ayah yang baik untuk anak anak kita kelak," balas Raka yang langsung di balas anggukan kepala oleh Ryana.


"Terimakasih Sayang, terimakasih! Cup!" lagi lagi Raka mengecup kening Ryana dengan gemas sambil memeluk nya.


"Promise!" jawab Raka menyatukan jari kelingking nya dengan Ryana, "Kita sama sama berjalan. Melewati setiap jalan yang ada di depan kita."


"Tak perduli, jalanan seperti apa yang akan kita lewati nanti. Berbatu, berair atau mungkin curam sekalipun, kita harus tetap bersama. Melangkah bersama untuk mencapai masa depan yang bahagia," imbuh Raka membuat hati Ryana semakin merasa nyaman.


Ryana menganggukkan kepala nya, "Sampai anak anak kita menemukan pasangan nya, memiliki anak dan kita memiliki cucu," imbuh Ryana yang seketika membuat Raka langsung terkekeh.


Apakah Ryana tidak terlalu jauh? Anak mereka saja kini masih berbentuk janin kecil di perut Ryana. Namun, ia sudah mengatakan ingin memiliki cucu.

__ADS_1


Namun, meski begitu Raka tetap mengaminkan perkataan Ryana. Ia juga berharap demikian, bahagia selamanya hingga ajal menjemput mereka kelak.


"I love you," bisik Raka dan kembali mengecup kening Ryana.


"I love you more," balas Ryana tersenyum sambil memeluk suaminya dengan begitu erat.


...~TAMAT~...


...πŸ’ž...


...πŸ’ž...


...πŸ’ž...


...Yuhuuu, sudah dua season ini kamar Raka dan Ryana. So, cukup sampai disini saja ya Sayang ku 😍πŸ₯°πŸ₯° Biarkan Raka dan Ryana menunggu kelahiran buah hati mereka. ...


...Jangan minta bonus bonus di kamar ini. Jangan buat Mommy jadi jahat lagi kalau sampai buat extra part disini 🀧 Mommy suka khilaf soalnya kalau bikin tokoh hamil tuh. ...


...Siapa yang penasaran sama kamar Ryan? Atau Grace? Atauβ€” πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ ...

__ADS_1


...Komen yaaa bubaay,, sekali lagi terimakasih untuk semua sahabat Mommy 😍😍😍πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°...


__ADS_2