Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
sang penolong


__ADS_3

setelah beberapa saat bergelut dengan ketakutan dan kegelisahan tuan muda sakti mulai merasakan tubuhnya juga mulai ikut melemah karena mulai kekurangan oksigen, tapi tuan muda sakti tetap memeluk tubuh aira dan terus membisikkan kata kata untuk menyemangati aira."blarr"lampu seketika menyala sehingga tuan muda sakti menyipitkan matanya karena silau.


seketika satu kekuatan muncul dari dalam diri tuan muda sakti,dirinya segera mengangkat tubuh aira yang saat ini bermandikan keringat dan tampaknya aira sudah tidak sadarkan diri.tuan muda sakti kemudian mendekat ke arah pintu lift yg sekarang ini sudah kembali normal,dan tak lama terbukalah pintu lift itu.tampak di depannya sekretaris pram sudah menunggunya dengan muka yang panik melihat tuan muda sakti yang acak acakan dan tampak pucat. sebenarnya mati lampu itu tidak terlalu lama tapi karena tuan muda sakti menangani aira yang phobia membuat tuan muda sakti jadi ikut berantakan dan pucat pasi karena dirinya juga mulai ikut panik.


dengan segera tuan muda sakti keluar dengan membopong tubuh aira, "cepat siapkan tim medis"perintah tuan muda sakti kepada sekretaris pram yang seketika di respon sekretaris pram,tuan muda sakti segera berlari membawa tubuh aira ke klinik perusahaannya meninggalkan sekretaris pram di belakangnya yang sibuk menelpon memberikan instruksi.setelah.selesai dengan tugas yang di perintahkan sekretaris pram berlari menyusul tuan muda sakti,dan kemudian sekretaris pram melihat seorang satpam menawarkan bantuan untuk membawa aira, namun di tolak oleh tuan muda sakti yang saat ini sebenarnya sudah tampak sangat kelelahan.


sesampainya di klinik perusahaan tuan muda sakti kemudian membaringkan tubuh aira di ranjang dan dengan sigap para petugas kesehatan segera memasangkan oksigen kepada aira, dan melakukan serangkaian tes kesehatan lainnya, tuan muda sakti menatap tajam semua kegiatan yang ada di depannya, sampai tubuhnya kemudian terhuyung.hampir saja tuan muda sakti jatuh, namun seseorang dengan sigap segera menangkap tubuh tuan muda sakti, sekilas tuan muda sakti menatap ke arah sekretaris pram yang menolongnya tadi namun pandangannya menjadi kabur dan tuan muda sakti merasa sangat lemas setelah itu tuan muda sakti sudah tidak ingat apa apa lagi.

__ADS_1


"dokter tolong tuan muda sakti"teriak sekretaris pram seraya memeluk tubuh tuan muda sakti agar tidak jatuh ke bawah, para petugas kesehatan dan dokter segera datang memberikan pertolongan kepada tuan muda sakti yang saat ini sedang tidak sadarkan diri. tak butuh waktu lama bagi tuan muda sakti untuk sadar dari pingsannya karena dirinya hanya sedikit capek saja, begitu terbangun wajah yang pertama di lihatnya adalah sekretaris pram yang dengan setia menunggu di sisi kanan ranjangnya.


"tuan muda kau belum boleh banyak bergerak, kau harus banyak beristirahat,tolong berbaringlah saja"ucap sekretaris pram berusaha mencegah tuan muda sakti yang bergerak untuk bangun dari tidurnya.dokter yang sejak tadi siaga di samping ranjang tuan muda sakti seketika kembali memeriksa kondisi tuan muda sakti dan beberapa saat dokter tersebut tersenyum dengan ramah. "kondisi anda sudah membaik tuan muda, tapi saya harap anda beristirahatlah dahulu untuk memulihkan tenaga anda"ucap dokter sambil menatap lembut ke arah tuan muda sakti.


tuan muda sakti hanya menganggukkan kepalanya dan kemudian kembali berbaring, namun seketika pikirannya melayang kepada aira sehingga membuat tubuh tuan muda sakti kembali menegang."aira,,, mana aira? apakah dia baik baik saja"?tanya tuan muda sakti sambil menatap tajam kepada dokter yang menanganinya lalu pandangannya beralih kepada sekretaris pram meminta jawaban atas pertanyaan yang di layangkannya tadi.


"tuan muda sebenarnya apa yang sudah terjadi"?tanya sekretaris pram dengan nada penasaran kepada tuan muda sakti.sebenarnya tidak sopan jika sekretaris bertanya kepada pimpinannya sesuatu hal yang bersifat pribadi, tapi karena sekretaris pram adalah teman akrab tuan muda sakti yang sudah di anggap seperti keluarga oleh. sakti sendiri maka pertanyaan itu sah sah saja."aira ternyata mempunyai phobia dengan lift atau tepatnya ruangan sempit,tadi ketika hendak masuk ke lift aira sudah menolak dan mengatakan akan lewat tangga saja namun aku tetap memaksanya masuk, karena aku berpikiran untuk mengerjai aira tapi ternyata sialnya lampu seketika padam sehingga ketakutan aira semakin menjadi jadi "ucap tuan muda sakti sambil kembali membayangkan peristiwa yang barusan di alaminya bersama aira.

__ADS_1


sekretaris pram,pergilah lihat keadaan aira dan segeralah kembali laporkan kepadaku keadaan aira saat ini"ucap tuan muda sakti kepada sekretaris pram. tanpa banyak pertanyaan sekretaris pram langsung bangkit dari duduknya dan kemudian membungkukkan tubuhnya sebelum pergi meninggalkan tuan muda sakti, sebenarnya sekretaris pram sudah merasa heran dengan perubahan sikap yang di tunjukkan oleh tuan muda sakti tapi karena melihat kondisi tuan muda sakti sekarang ini, sekretaris pram memilih menutup mulutnya dan menyimpan pertanyaannya untuk saat ini.


sepeninggal sekretaris pram, tuan muda sakti kembali tenggelam dalam pikirannya tentang aira dan kejadian yang menimpa mereka beberapa saat lalu.entah mengapa tuan muda sakti merasa ada sesuatu yang berubah di dalam hatinya, dan itu menyangkut aira. tuan muda sakti berusaha mengingat kembali dengan detail apa yang sudah terjadi kepada dirinya,namun semakin tuan Muda sakti berusaha mengingat kembali apa yang sudah terjadi semakin kencang debaran jantungnya.tuan muda sakti merasa aira telah menyentuh relung hatinya yang paling dalam sehingga membuat tuan muda sakti merasa menjadi laki laki yang harus melindungi aira.


"yaa aku akan menjadi pelindung dan penolongmu aira, kau sudah membuatku memutuskan hal ini dan aku akan melakukannya dengan sukarela,kau sudah membuat diriku menjadi laki laki yang paling di butuhkan.kau tidak malu untuk meminta perlindungan dan pertolongan dariku, sikapmu sungguh jauh berbeda dengan tunanganku amasya yang selalu ingin mandiri sehingga posisiku sebagai laki laki tidak ada artinya.amasya tidak pernah mau meminta tolong dan meminta maaf atas segala apa yang di lakukannya dan itu sungguh membuatku menjadi tidak berarti apa apa di matanya walaupun aku ini kekasihnya. namun di dirimu aku merasa bahwa kau membutuhkanku lebih dari segalanya, entahlah apakah aku yang sudah salah mengartikan tingkah lakumu yang kebetulan meminta pertolonganku, tapi aku tidak perduli aku akan menjadi dewa penolongmu sejak saat ini"ucap tuan muda sakti dalam hatinya.


"hhhmmm,,, kenapa sih sekretaris pram belum juga datang melaporkan keadaan aira kepadaku"?sungut tuan muda sakti begitu menyadari sekretaris pram belum juga kembali kepadanya untuk melaporkan keadaan aira kepadanya."apakah aira saat ini sedang tidak baik baik saja"?gumam tuan muda sakti dan seketika kecemasan merambat naik, wajah tuan muda sakti mulai tampak panik begitu membayangkan wajah aira yang pucat pasi dengan bibir membiru."airaa,,, oh tidak,,, aku harus pergi melihat kondisi aira langsung, aku tidak mau menunggu lama lagi"ucap tuan muda sakti seorang diri sambil beranjak bangun dari tidurnya dan langsung menyeret tiang infusnya pergi meninggalkan ranjangnya untuk menemui aira.

__ADS_1


__ADS_2