Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
inikah rasanya


__ADS_3

aira yang tersentak dengan suara sekretaris pram segera mendorong tubuh tuan muda sakti yang berada tepat di atasnya, namun tuan muda sakti masih enggan untuk melepaskan ciumannya, tuan muda sakti bahkan kembali mengecup dada aira dan kembali meninggalkan tanda kepemilikan di sana.aira kembali mendorong tubuh tuan muda sakti sekuat tenaga dan menggulingkan tubuhnya kesamping.aira kemudian langsung menutupi tubuhnya dengan selimut karena pakaian yang di kenakannya sudah tidak memiliki kancing baju karena ulah tuan muda sakti.aira merasa sangat malu melihat keadaan dirinya sendiri sehingga untuk mengangkat wajahnya menatap wajah tuan muda sakti aira tidak berani.


tuan muda sakti perlahan bangkit dari ranjang dan memperbaiki pakaiannya."istirahatlah aira, dan jangan pernah berpikiran untuk keluar dari kamar ini, atau kau akan merasakan akibatnya"ucap tuan muda sakti menatap tajam aira sebelum pergi meninggalkan aira yang tertunduk dengan wajah yang merona menahan malu. "i,, iyaa,, tuan muda"sahut aira dengan pelan dan makin menundukkan pandangannya.tuan muda sakti hanya tersenyum sepintas melihat aira yang tampak merasa malu di hadapannya."huuh,,dasar cewek angkuh, sekarang kau tidak akan bisa menunjukkan keangkuhanmu di depanku"ucap tuan muda sakti di dalam hatinya, sambil kemudian berjalan meninggalkan aira dan mendekati sekretaris pram yang berdiri mematung di depan pintu.


"takk",,,"aduuuhh,, sakitttt,,, "terdengar teriakan kecil sekretaris pram ketika jitakan tuan muda sakti mendarat di keningnya, "huuhh,, itu belum seberapa, masih ada lagi hukuman yang lebih berat yang akan ku berikan kepadamu karena sudah mengganggu kesenanganku, dan jika berita yang akan kau sampaikan tidak bermutu maka aku akan memotong gajimu 75%"omel tuan muda sakti dengan mata berkilat kilat ke arah sekretaris pram."maaf tuan muda, aku tidak berniat mengganggu kesenanganmu,makanya pintu kamar itu di tutup rapat rapat dan di kunci biar orang tidak bisa masuk, ini malah di biarkan terbuka lebar, aku kan tidak menyangka kalau di dalam kamar tuan muda lagi berasik masyuk"ucap sekretaris pram sambil cengar cengir.

__ADS_1


"rupanya kau memang ingin gajimu aku potong yah, ayo kita berbicara di ruang kerjaku saja biarkan aira beristirahat,aku juga tidak mau kau mencuri curi pandang lagi ke arahnya"ucap tuan muda sakti sambil menarik kuping sekretaris pram keluar dari kamar."aaduuhhh,,,iyaa,,, iyaaa,,,tapi tolong lepaskan tanganmu dari kupingku, sakiittt,,,kupingku ini sudah mau robek"rintih sekretaris pram dengan ekspresi kesakitan.


"nah,,sekarang cepat katakan berita apa yang ingin kau sampaikan kepadaku sampai harus merusak kesenanganku"kata tuan muda sakti sesampainya di ruang kerjanya."i,,iyaa, akan aku katakan tapi tolong lepaskan dulu tanganmu dari kupingku, sakiitt,,,sekali inii"rengek sekretaris pram kepada tuan muda sakti."huuh,, kau selalu saja membuang buang waktu berhargaku"semprot tuan muda sakti sambil melepaskan tangannya dari kuping sekretaris pram.


"tuan muda, nona amasya sudah kembali dari luar negeri,sepertinya dirinya terlibat skandal dengan fotografernya sehingga ketika ketahuan nona amasya langsung memesan tiket pulang, mungkin dirinya tidak lama lagi akan mencari tuan muda"ucap sekretaris pram sambil menatap wajah tuan muda sakti dengan takut takut."huuh ada hal apa dia ingin mencariku? aku sudah tidak menginginkan dirinya lagi, walaupun dirinya adalah wanita yang sangat aku cintai,tapi cara dia meninggalkanku sangat membuat harga diriku seperti terinjak injak, apalagi dia sudah berani berselingkuh.aku tidak akan pernah mau kembali kepadanya,liat saja apa yang akan aku lakukan"ucap tuan muda sakti dengan nada penuh penekanan,raut wajahnya berubah menjadi menyeramkan karena menahan amarah yang tiba tiba muncul di dalam dirinya.

__ADS_1


"sekretaris pram,tolong kau cari tau tentang latar belakang aira dan juga keberadaan orang tuanya, aku ingin mengirimkan sedikit uang ke orang tua aira jika benar keadaan mereka seperti yang di katakan oleh aira"ucap tuan muda sakti sambil menatap tajam wajah sekretaris pram."baiklah, aku akan menyuruh orang kepercayaanku untuk menyelidikinya, oh iya sebelumnya bolehkah aku bertanya kepadamu wahai tuan muda sakti yang baik hati"?tanya sekretaris pram dengan nada setengah merayu sambil mengedip ngedipkan sebelah matanya ke arah tuan muda sakti."tutup mulut busukmu itu, aku tidak ingin menjelaskan apapun kepadamu"semprot tuan muda sakti sambil mengangkat tangannya ingin menjitak dahi sekretaris pram.


"maafkan aku tuan muda sakti yang baik hati dan rupawan, aku hanya ingin memastikan apakah dugaanku ini tidak salah,karena dari tingkah lakumu jadi beranggapan kalau kau sudah menaruh hati kepada aira, ataukah aira hanya sebatas pengisi waktu luangmu saja"? tanya sekretaris pram kali ini dengan nada yang serius."aku sendiri tidak tau dengan perasaanku kepadanya, aku ingin memiliki aira karena aku merasa sangat senang jika aira merasa sangat bergantung padaku, tapi di sisi lain aku tidak ingin menumbuhkan perasaan sayangku kepadanya,dia bukanlah wanita yang cocok untuk mendampingiku"ucap tuan muda sakti dengan nada bimbang."tuan muda sakti sebaiknya jangan kau bermain dengan perasaan karena kau akan ikut terbawa dan tidak bisa menetapkan pilihanmu"ucap sekretaris pram sambil tersenyum ke arah tuan muda sakti."ya,, ya,, ya,, aku akan memperhatikan nasehatmu itu tapi untuk saat ini biarkan aku mencoba meraba perasaanku sendiri agar aku bisa mengerti apa yang sebenarnya terjadi kepadaku"sahut tuan muda sakti sambil melangkah ke arah meja kerjanya."kalau begitu aku pamit dulu tuan muda"ucap sekretaris pram kemudian membungkuk sejenaka ke arah tuan muda sakti sebelum keluar dari ruangan kerja tuan muda sakti.


"huuffftt,, sebenarnya apa yang sudah aku perbuat ini? mengapa aku kembali mencium aira bahkan aku hampir saja kebablasan, untung sekretaris pram datang tepat waktu"gumam tuan muda sakti sambil mengingat ingat kejadian yang barusan dirinya lakukan bersama aira.wanita itu, sungguh membuatku kecanduan untuk terus mencium bibirnya yang begitu menantang,menghayalkannya sudah mampu membuat aku ingin kembali menciumnya"ucap tuan muda sakti sambil mengacak acak rambutnya.

__ADS_1


sementara aira yang sedari tadi di tinggalkan sendiri di dalam kamar, hanya bisa terduduk tanpa banyak bergerak di ranjangnya, pikirannya melayang menghayalkan kembali apa yang sudah dirinya perbuat dengan tuan muda sakti."sialan mengapa sekarang tubuhku sudah tidak mau bekerja sama dengan otakku? mengapa aku begitu terhanyut oleh ciuman tuan muda sakti, sedangkan otakku menolak untuk melakukan itu,oohh tuhanku rasanya aku tidak akan sanggup lagi untuk menatap wajah tuan muda sakti, sungguh aku merasa sangat malu. pasti tuan muda sakti saat ini sedang menertawakannya kebodohanku, dan sekretaris pram??? oohh tidakk,,, mengapa dirinya harus menyaksikan kejadian tadi? benar benar memalukan, mau aku sembunyikan di mana wajahku ini bila bertemu dengannya"ucap aira seorang diri sambil menarik narik rambutnya sendiri.aira lalu beranjak dari tempat tidurnya, dia ingin membersihkan dirinya dalam kamar mandi, tubuhnya terasa sangat lengket oleh keringat.namun begitu aira sampai di kamar mandi mata aira seketika langsung terbelalak lebar ketika bercermin,begitu aira membuka bajunya nampak begitu banyak tanda kepemilikan berada di leher dan dadanya. "ooh tuhannn,,, apa ini? bagaimana aku akan menyembunyikan tanda bekas ciuman sebanyak ini"?ucap aira dengan tangan bergetar mengusap leher dan dadanya


__ADS_2