Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
sisi lain aira


__ADS_3

aira yang saat ini lagi menjadi tukang urut melakukan pekerjaannya dengan sangat baik, walaupun dalam hati aira selalu memaki maki tuan muda sakti tapi aira menutupi kejengkelan hatinya dengan menebarkan senyum basa basi ketika dirinya kedapatan menatap ke arah tuan muda sakti.ternyata aira sangat terampil mengurut kaki tuan muda sakti, sehingga tuan muda sakti merasa keenakan dengan tangan aira yang mengurut kakinya.


"sudah sana, aku sudah ngantuk mau tidur"kata tuan muda sakti sambil menarik kakinya dari pegangan aira dirinya lalu memberikan kode kepada aira untuk segera keluar dari kamarnya."rapikan dl tempat tidurku dan matikan lampu kamar sebelum keluar"sambung tuan muda sakti.sejenak aira melirik ke arah tempat tidur tuan muda sakti "apanya yang mau di rapikan lagi? tempat tidurnya udah rapi kayak gitu"ngomel aira dalam hati, namun aira tetap saja melangkah ke arah tempat tidur tuan muda sakti dan pura pura sibuk merapikan bantal dan kemudian membuka selimut yang tadi masih terlipat rapi di tempat tidur."looh kenapa kau malah membuatnya berantakan"?protes tuan muda sakti kepada aira.aira lalu melipat kembali selimut yang tadi di bukanya dengan wajah masam.


setelah melakukan tugasnya aira kemudian celingak celinguk mencari di mana keberadaan saklar lampu,kali ini aira tidak mau bertanya kepada tuan muda sakti karena kekesalan hati aira serasa sudah. sampai di ubun ubun. tuan muda sakti yang mengerti apa yang sedang di lakukan aira hanya senyum senyum sendiri dan membiarkan aira terus mencari,tuan muda sakti juga tidak berniat menanyakan."huuhh di mana siih sebenarnya saklar lampu sialan ini, aku udah kayak detektif mencari kesana kemari tapi aku tidak menemukannya"omel aira dalam hati sambil melirik ke arah tuan muda sakti.yang di lirik langsung pura pura melihat ke arah lain sambil menyembunyikan senyumnya.setelah tuan muda sakti merasa puas telah mengerjai aira dirinya lalu menepukkan tangannya sekali dan lampu di dalam kamarnya langsung padam,aira yang terkejut karena lampu seketika padam kemudian tersadar kalau sebenarnya tuan muda sebenarnya sedang mengerjainya."oohh tuhann,,, kenapa bisa ada orang yang nyebelin kayak gini siih? ingin rasanya aku berubah jadi vampir mencekek lehernya dan menghisap darahnya sampai habis"rutuk aira sambil melangkah keluar dari dalam kamar.

__ADS_1


aira lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya, badannya terasa sangat lelah karena bekerja seharian.sesampainya di kamar aira langsung menghempaskan badannya di tempat tidur,aira sebenarnya sangat lelah tapi matanya belum juga tertutup.hati aira yang sangat jengkel membuat matanya kembali terang benderang."huuuh dasar manusia tidak tau berterima kasih, sudah di urut baik baik malah menyuruh aku keluar dari kamar begitu saja malah aku di kerjainya juga"kata aira sambil memukul mukulkan tangannya ke bantal. "mentang mentang aku ini hanya orang tidak bisa berbuat apa apa bukan berarti aku bisa di buat seenaknya gitu"ucap aira ngomel panjang pendek sampai mata aira kemudian tertutup,aira tidur dengan pulasnya.


keesokan harinya aira terbangun seperti biasanya,aira lalu mandi dan kemudian bergabung dengan para pelayan di rumah itu untuk sarapan bersama, nia yang kali ini tidak membangunkan aira hanya tersenyum simpul ketika melihat aira berjalan mendekat ke arahnya. "bagaimana tidurmu semalam?nyenyak"?tanya nia kepada aira. "yaah begitulah"sahut aira sambil tersenyum."aira sepertinya kau berbakat menjadi petugas kebun yaah, buktinya kebun belakang langsung jadi indah berkat sentuhan tanganmu"goda nia sambil menyenggol aira."kayaknya dirimu akan menjadi petugas kebun permanen deeh"goda nia lagi sambil mengedipkan sebelah matanya kepada aira. aira hanya tersenyum kecut mendengar godaan nia."oh yah aira denger denger katanya dirimu tidak di perbolehkan mengerjakan pekerjaan lainnya selain membersihkan kebun dan mengurus keperluan tuan muda sakti, aku tidak sengaja mendengar pembicaraan antara sekretaris pram dengan kepala pelayan"bisik nia kepada aira."benarkah"?aira bertanya kembali kepada nia.


"iya benar, nantilah kita berdua ngegosip untuk sekarang kau uruslah dahulu sarapan tuan muda sakti" kata nia sambil berbisik kepada aira ketika matanya melirik ke arah kepala pelayan yang saat ini sedang berjalan ke arah mereka berdua,nia lalu menjauh dari aira dan menghilang di balik pintu dapur untuk mengerakan pekerjaan lainnya."aira tolong kau angkat sarapan tuan muda sakti ini di meja makannya, sebentar lagi tuan muda sakti akan sarapan setelah dia kembali dari berolah raga pagi"kata kepala pelayan kepada aira.

__ADS_1


aira segera berlari ke arah tuan muda sakti dan langsung memeluk tubuh tuan muda sakti agar tidak terjatuh."apa yang terjadi tuan muda?mari aku bantu"kata aira sambil memapah tuan muda sakti kemudian mendudukkan tuan muda sakti di kursi terdekatnya.aira kemudian segera membuka sepatu tuan muda sakti dengan perlahan dan nampak tuan muda sakti meringis menahan rasa sakit ketika aira memegang pergelangan kakinya."maaf tuan muda, kaki tuan muda ini sepertinya terkilir,tunggu sebentar yaah" dan tanpa menunggu jawaban dari tuan muda sakti aira langsung berlari meninggalkan tuan muda sakti dan tak lama kembali lagi dengan piring kecil yang berisi minyak di tangannya.


"heiiii,,, kakiku mau kau apakan"?teriak tuan muda sakti ketika aira kembali memegang kaki tuan muda sakti dan mulai mengurutnya. "maaf tuan muda, tahan saja sebentar kaki tuan muda terkilir dan aku akan mengurutnya"kata aira dengan cekatan mengoleskan minyak ke kaki tuan muda sakti sambil mengurutnya.tuan muda sakti berteriak teriak menahan rasa sakit sehingga membuat kepala pelayan dan beberapa pelayan berlari menghampiri mereka.


"apa yang terjadi dengan tuan muda"?tanya kepala pelayan kepada aira."kaki tuan muda sedikit terkilir makanya aku urut"sahut aira tanpa menoleh ke arah kepala pelayan, tiba tiba aira menyentakan kaki tuan muda sakti"aaduuuhhh saaakkkiiiitttt"tuan muda sakti berteriak sekeras kerasnya dan itu membuat semua orang di ruangan itu terkejut dengan tindakan aira."cewek sialan kau mematahkan kakiku"teriak tuan muda sakti kepada aira dengan tatapan penuh kemarahan. "maaf tuan, tapi cobalah berdiri semoga kaki anda tidak sakit lagi"kata aira tidak menghiraukan kemarahan tuan muda sakti kepadanya.tuan muda sakti masih tetap tidak mau mengikuti kata kata aira, dirinya masih tetap duduk sambil meringis kesakitan, namun perlahan rasa sakit di kaki tuan muda. sakti dirasanya perlahan menghilang dan tuan muda sakti terdiam seketika.

__ADS_1


tuan muda sakti lalu mencoba berdiri dan rupanya rasa sakit itu tidak dirasanya lagi, tuan muda sakti kemudian tersenyum gembira.aira tersenyum lega begitu melihat tuan muda sakti sudah tidak merasakan kesakitan lagi artinya aira sudah berhasil. dengan tugasnya menyembuhkan kaki tuan muda yang terkilir.


namun senyum aira seketika menghilang ketika tuan muda sakti menatap ke arahnya. "awas kau, aku akan menghukummu karena sudah membuat aku merasakan kesakitan"omel tuan muda sakti kepada aira. dengan mata yang melotot."kepala pelayan tolong bantu aku ke kamar, aku mau sarapan di kamar saja".kepala pelayan dengan sigap langsung memapah tuan muda sakti sambil. memberi isyarat kepada aira untuk segera membawa sarapan tuan muda sakti ke kamarnya."yaa,, yaa,, yaaa aku sudah mulai terbiasa kok bekerja tanpa ucapan trima kasih"kata aira dalam hatinya.


__ADS_2