
selama dalam perjalanan pulang aska tak henti hentinya bersiul siul,dalam pikiran aska terbayang sudah apa yang akan bisa dia lakukan di dalam apartemen amasya nanti."heii aska hentikan siulanmu itu,mengapa kau kelihatannya sangat gembira sedangkan saat ini pikiranku sedang kusut dan hatiku sedang menahan amarah?apakah kau senang melihat aku sedang susah begini?"semprot amasya kepada aska dengan mata yang melotot dan tangan yang langsung memukul bahu aska."aadduuuhhh,,iy,,iya maafkan aku,aku hanya merasa sedikit gembira bisa mendapatkan kesempatan berdua denganmu di apartemen"ucap aska sambil meringis menahan sakit di bahunya."hhhmm awass kau nanti yaah,,aku akan membuatmu merintih menahan sakit camput nikmat sebentar lagi"ucap aska dalam hati sambil menyunggingkan senyum tipisnya.
begitu sampai d apertemennya amasya,aska langsung buru buru memarkir mobil amasya yang di bawanya dan langsung menyusul amasya masuk ke dalam apertemennya.sejenak aska terdiam di depan pintu dan matanya langsung melotot melihat pemandangan yang terpampang di hadapannya,nampak amasya dengan cueknya sedang duduk menyeruput minuman kaleng dengan hanya memakai bra sport dan celana pendek.seketika aska menelan ludahnya yang terasa begitu seret sambil melangkah perlahan mendekati amasya.
"aska,pilih saja minuman yang ingin kau minum dan ayo cepat kesini aku sudah tidak sabar ingin mendengar ide apa yang akan kau katakan kepadaku"seru amasya sambil melambaikan tangan kepada aska yang terlihat seperti orang sedang terhipnotis dengan bentuk tubuh amasya."huuh dasar laki laki mesum,baru aja di pancing dikit udah ga bisa berkedip tuh mata"ucap amasya dalam hatinya.
setelah mengambil minuman dingin di dalam kulkas yang berada di pojok ruangan aska lalu kembali dan duduk di hadapan amasya sambil matanya tak henti henti mencuri pandang ke arah dada amasya yang begitu menggoda gairahnya."naah,coba sekarang apa idemu?aku sudah tidak sabar untuk mendengarkannya"ucap amasya sambil menatap tajam aska.sambil tersenyum penuh makna aska kemudian berpindah tempat duduk di samping amasya dan matanya tetap tak lepas memandangi dada amasya yang begitu menantang."amasya bagaimana kalau kau jebak saja pacarmu itu agar dia bisa menidurimu,nanti ketika kau hamil pasti dia tidak akan bisa mengelak untuk menikahimu karena anak yang dalam kandunganmu itu adalah hasil perbuatannya"ucap aska sambil tersenyum simpul kepada amasya.
__ADS_1
"tapiii,,,,,selama ini sakti begitu menghargaiku,dirinya tidak pernah bersikap di luar batas apalagi sampai mengajak aku naik ke ranjangnya karena dirinya begitumenghargai wanita yang dia cintai.apakah aku bisa menggodanya?aaahh,,sepertinya aku sedikit ragu dengan idemu itu"ucap amasya sambil menatap wajah aska."haaahh,,,benarkah???tak ku sangka seorang pria kaya bisa begitu menghargai kekasihnya sampai sampai dirinya tidak berani menyentuh tubuh kekasihnya sendiri.mungkinkah dirinya tidak menyentuh tubuhmu tetapi untuk melampiaskannya dia menyentuh tubuh wanita lain?"tanya aska berusaha memancing amarah amasya.
"tutup mulutmu,tunanganku tidak seperti dirimu yang suka gonta ganti pacar"semprot amasya dengan mata melotot ke arah aska."hahaha,,aku hanya menebak nebak saja,aku mengatakan ini karena aku laki laki,jadi aku tahu semuanya tentang laki laki kecuali laki laki itu punya sex yang menyimpang berarti lain lagi ceritanya."ucap aska sambil mengedipkan matanya ke arah amasya.
"oh iya,ngomong ngomong brarti selama ini tunanganmu itu hanya sebatas mengajakmu makan malam sambil ngobrol?dan selebihnya itu kalian ga ngapa ngapain?"tanya aska mulai memancing amasya."huuh,,apa urusanmu tanya tanya kayak gitu?,intinya tunanganku itu orangnya sopan dan penyayang,dia hanya menciumku dengan penuh kasih sayang,dan itu yang membuat aku tidak bisa lepas darinya walaupun kadang kadang aku bosan dengan cara pacarannya yang seperti anak SMP"gerutu amasya.aska hanya tertawa perlahan mendengarkan cerita amasya padahal dalam hatinya mencibir"ciihh di kiranya aku tak tahu kalau dirinya hanya mengejar harta tunangannya itu".
"iiihh,,,apaan siihh??sentak amasya sambil menjauhkan dirinya dari tubuh aska,hembusan napas aska yang terkena di telinganya entah mengapa tiba tiba membuat bulu kuduknya merinding,ada sesuatu yang tiba tiba bergolak di dalam tubuh amasya."baiklah,,,baiklaahh,,kalau kau tidak mau aku ajarin tak mengapa,silahkan kau lakukan sendiri.tapi jangan pernah lupa,aku ini adalah laki laki jadi aku bisa tahu apa yang seorang wanita tidak tahu"ucap aska berpura pura tidak perduli,padahal sebenarnya aska sangat ingin memanfaatkan kesempatan untuk bisa mencicipi tubuh model yang selama ini selalu menjadi imajinasinya.
__ADS_1
"baiklah,,kalau begitu cepat katakan apa yang ingin kau ajarkan kepadaku agar sakti bisa kembali kepadaku"kata amasya dengan menatap tajam ke arah aska."hhhmm,,,aku sebenarnya ingin mengajarimu di mana bagian bagian tubuh pria yang ketika di sentuh membuatnya menjadi nyaman dan bisa membangkitkan hasratnya untuk menyentuh tubuhmu,tapi kalau kau tidak menginginkannya tak mengapa,karena semua ini harus langsung di praktekkan agar kau bisa lebih paham".ucap aska lagi dengan kata kata yang menjebak.
"baiklah,mari kita praktekkan smua ini toh demi diriku juga"ucap amasya dengan nada pasrah."naahh,,gitu doongg",ucap aska dengan tersenyum lebar."pertama tama ketika kalian sedang bersama kau harus duduk di sampingnya,menyandarkan kepalamu di bahunya dan kemudian usahakan kau bisa menghembuskan nafasmu di telinganya,untuk memancing gairahnya.bisa kau lakukan itu dengan pura pura berbisik manja"ucap aska langsung mempraktekkannya kepada amasya.bisikan aska di telinga amasya sebenarnya memang sudah membuat amasya merasakan sesuatu yang berbeda,sepertinya amasya mulai masuk dalam jebakan aska.
"amasya,,tolong kau konsentrasi yaah,,aku akan langsung mempraktekkan gerakan yang harus kau lakukan ketika kau ingin membuat tunanganmu itu tambah terpesona kepadamu"ucap aska sambil menatap tajam wajah amasya.aska kemudian mulai mengecup belakang telinga amasya sambil sesekali menghembuskan napasnya,lalu aska perlahan lahan mengelus pipi amasya dan kemudian tangannya berpindah mengelus bibir amasya.amasya yang sedari tadi mulai terbakar gairahnya karena selama ini belum pernah di perlakukan seperti itu oleh sakti akhirnya hanya bisa memejamkan matanya untuk menenangkan debaran jantungnya yang saat ini berdebar begitu cepat.
tiba tiba amasya merasa aska memalingkan wajahnya sehingga hembusan napas aska kini terasa di wajahnya,belum sempat amasya membuka matanya bibir aska kini telah menempel di bibirnya,dan aska mulai melumatnya.amasya lalu berusaha berontak untuk melepaskan ciuman itu,namun aska sudah mengunci tubuhnya sehingga terpaksa amasya menyerah.aska terus ******* bibir amasya dalam dalam,dan kini tangan aska mulai meremas dengan lembut dada amasya membuat amasya bertambah merasakan gairah dalam dirinya makin besar.
__ADS_1
amasya mulai mengikuti permainan lidah aska yang saat ini sudah menari nari dalam rongga mulutnya,sesekali amasya merintih kenikmatan ketika aska mempermainkan putingnya.aska yang memang menginginkan situasi ini makin berusaha membuat amasya bergairah,bibir aska kini mulai turun menjelajahi dada amasya,mengecup dada itu membuat amasya semakin keenakan."amasya sebelum kau menjebak tunangan bodohmu itu,sebaiknya rasakan dulu jebakanku ini yang bisa membuatmu ketagihan"ucap aska dalam hati.