
...~Happy Reading~...
“Assalamualaikum, yuhuuuu!!!”
“Walaikumsalam, itu mulut bisa diem gak sih Grace, anak gue baru tidur anjir!” umpat Ryana saat menuruni anak tangga dan langsung menghampiri kedua sahabat nya yang baru saja datang.
Kini, Ryana sudah melahirkan. Usia bayi nya sudah memasuki minggu kedua, akan tetapi kedua sahabat Ryana yang tak lain Grace dan Audy baru sempat datang menjenguk karena kesibukan nya.
“Hehehe, gapapa Na, kita kan kesini mau kenalan sama dia. Jadi biar bangun, dimana kamar nya?” tanya Grace seraya meletakkan bingkisan di atas sofa dan hendak mencari keberadaan bayi Ryana.
“Jangan macem macem Grace, gue udah capek banget sumpah. Semaleman begadang, biarin gue tenang sebentar aja kenapa sih!” Ryana pun akhirnya mengajak dua sahabat nya untuk duduk di taman belakang agar tak mengganggu waktu istirahat bayi nya.
Memiliki bayi ternyata sangat melelahkan. Apalagi beberapa hari ini ia selalu berjaga hanya dengan Raka. Di minggu pertama, orang tua nya dan orang tua Raka memutuskan untuk menginap di rumah nya, membantu nya mengurus baby boy nya.
__ADS_1
Namun, itu hanya satu minggu, dan setelah nya semua kembali pulang ke rumah masing masing, karena juga memiliki kesibukan lain serta membiarkan agar Ryana dan Raka bisa mandiri.
“Enak gak sih Na, punya anak?” tanya Grace sambil mengupas kacang kulit dan memakan nya.
“Enak gak enak, capek udah pasti jadi jangan tanya!” jawab Ryana langsung menghela napas nya berat, “Makanya buruan kawin biar cepet ngerasain!”
“Sabar! Sebentar lagi, doain aja ya. Gue sih juga berharap nya cepet, tapi gimana lagi," rengek Grace lalu ia memeluk bantal sofa di depan nya dengan wajah memelas.
"Emang belum jebol juga sampai sekarang?" tanya Ryana seraya menahan tawa nya.
Sejak awal pernikahan hingga kini usia pernikahan nya sudah menginjak satu bulan. Nyatanya memang Grace masih menyandang status perawan. Sejak awal pernikahan malam pertama mereka gagal lantaran tamu bulanan yang datang tanpa permisi.
Beberapa hari berlalu, tamu bulanan Grace sudah pergi, akan tetapi Wira yang di haruskan mengurus pekerjaan nya di luar kota.
__ADS_1
Hampir satu bulan Wira pergi ke luar kota, hingga akhirnya saat kembali, sekarang Grace kembali mendapatkan tamu bulanan. Dan hal itulah yang membuatnya hingga kini masih menyandang status perawan.
"Aduhh, sumpah kasihan banget sih Grace hahahah!" goda Ryana lalu ikut tergelak seketika membuat Grace langsung mendengus karena lagi lagi menjadi bahan tertawaan oleh sahabat nya, "Keburu tua ntar laki lo Grace. Belum lagi kalau anak lo nikah duluan, yahh bisa bisa lo di panggil nenek sebelum di panggil ibu!"
“Ya gak mungkinlah, lagian anak gue masih kuliah. Jadi gak mungkin buru buru nikah!” jawab Grace sedikit ketus.
“Grace, gue sama Raka nikah juga pas masih sekolah loh, jangan lupa,” kata Ryana kembali menahan tawa nya.
“Nenek Grace,” imbuh Audy lalu keduanya kembali tertawa terbahak bahak, membuat Grace semakin mendengus dengan begitu kesal.
“Sumpah ya, kalian rese banget. Bukan nya ngedukung sahabat nya malah kaya gini, awas aja kalian!” Grace segera bangkit dari tempat duduk nya, dan tanpa aba aba, gadis itu segera berjalan cepat menuju lantai dua, dimana kamar bayi Ryana berada. Sontak saja, hal itu membuat Ryana yang baru tersadar langsung beranjak dan mengejar Grace.
“Grace, sampai anak gue bangun, gue lempar lo ya!” teriak Ryana yang tak di perduli kan oleh Grace.
__ADS_1
...🍁🍁🍁🍁...
...Di kamar sebelah, kisah si Grace masih abu2, kalian mau Mommy spil disini? Komen ya,...