Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
rasa yang membingungkan


__ADS_3

semua mata yang ada diruangan aira serempak menoleh ke arah pintu yang dibuka oleh seseorang,dan semua mata seketika terbelalak dan wajah mereka seketika berubah menjadi agak ketakutan.sekretaris pram dengan tergopoh gopoh segera menghampiri tuan muda sakti dan langsung membantunya menarik tiang infus."tuan muda sakti mengapa kau tidak istirahat saja, aku baru akan ke ruanganmu tapi kau sudah menyusul kemari"ucap sekretaris pram dengan suara yang pelan.


tuan muda sakti tidak menghiraukan perkataan sekretaris pram, dirinya lalu mendekati ranjang tempat aira tidur dan menatapnya lekat lekat."apakah dirinya masih belum sadr dokter? sebenarnya apa yang sudah terjadi sehingga dirinya bisa seperti ini"?tanya tuan muda sakti sambil menatap tajam ke arah dokter yang menangani aira."maaf tuan muda, sepertinya dia mengalami shock berat mungkin ada semacam trauma yang di alaminya di masa lalu yang sangat mempengaruhi, sehingga ketika trauma itu muncul lagi wanita ini tidak mampu untuk melawannya sehingga terjadilah seperti, ini tapi jangan khawatir tuan muda kondisi pasien sudah membaik dirinya hanya sedang berada di bawah pengaruh obat yang di suntikkan melalui infusnya makanya dirinya masih tertidur"ucap dokter memberikan penjelasan yang sedikit melegakan perasaan khawatir pada tuan muda sakti.


"kalau begitu aku akan menunggu disini"ucap tuan muda sakti lalu mengambil posisi duduk.maaf tuan muda,sebaiknya anda kembali beristirahat agar tubuh anda kembali fit"ucap dokter sambil menatap lembut ke arah tuan muda sakti."huuh aku baik baik saja dan aku sudah merasa segar kembali, aku tadi hanya merasa sedikit kecapaian dan kini aku sudah merasa fit kembali"ucap tuan muda sakti sambil menatap tajam ke arah dokter, dan dokter tersebut hanya tersenyum kecut melihat tatapan mata tuan muda sakti yang begitu menakutkan.

__ADS_1


sejenak keheningan tercipta di ruangan itu karena semua yang ada di tempat itu lebih memilih untuk tidak mengeluarkan suara apalagi dengan adanya tuan muda sakti membuat aura mencekam semakin terasa."oohh,, tolong aku tuan muda sakti, aku takuuutt,,,,jangan tinggalkan aku" suara igauan aira merobek keheningan di ruang itu dan serta merta tuan muda sakti bangkit dari duduknya dan langsung memegang tangan aira. "aku di sini aira,,, aku bersamamu,, dan aku tidak akan meninggalkan dirimu" ucap tuan muda sakti mengelus kepala aira, dan tangannya kemudian turun mengelus pipi aira.


dokter yang menangani aira segera memeriksa detak jantung dan nadi aira dan juga memeriksa tekanan darah aira dengan sangat hati hati, nampak aira mulai membuka kelopak matanya dan kemudian menatap nanar orang orang yang ada di sekitarnya."begitu matanya tertumbuk pada sosok tuan muda sakti aira serta merta langsung bangkit dan seketika langsung memeluk tubuh tuan muda sakti. "tuan muda maafkan aku,, tolong jangan tinggalkan aku,, aku sekarang ada di mana? apa yang terjadi padaku"?tanya aira dengan terbata bata, aira lalu terisak isak sambil terus memeluk tubuh tuan muda sakti.


"tenanglah aira, kau aman sekarang dan aku tidak akan meninggalkan dirimu"ucap tuan muda sakti kemudian balas memeluk tubuh aira. entah mengapa debaran itu kembali muncul ketika tuan muda sakti di peluk oleh aira, dan hatinya begitu terbawa oleh suasana sedih yang tercipta.sekretaris pram yang melihat kejadian tersebut hanya bisa menatap tajam ke arah tuan muda sakti, pikirannya makin di penuhi oleh pertanyaan pertanyaan yang tidak bisa dia temukan jawabannya."apa sebenarnya yang terjadi sehingga tuan muda sakti menjadi begitu melankolis seperti ini"apakah mereka berdua sudah menjadi sepasang kekasih"?tanya sekretaris pram dalam hatinya.

__ADS_1


sekretaris pram yang sejak tadi menyaksikan perlakuan tuan muda sakti kepada aira hanya bisa menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal,namun sekretaris pram juga sedikit merasa senang dengan perubahan sikap dari tuan muda sakti, karena dengan begitu tuan muda sakti akan lebih fokus bekerja dan dirinya tidak akan sering mengingat tunangannya amasya yang sekarang entah ada dimana.tapi apakah yang di lakukan tuan muda sakti bukan hanya sekedar karena terbawa dengan suasana? "aah sialan kau sakti mengapa tingkah anehmu ini membuat aku semakin penasaran"maki sekretaris pram dalam hatinya sambil berulang kali menggaruk garuk kepalanya.


namun seketika sekretaris pram berhenti menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal dan tiba tiba dirinya menjadi salah tingkah karena tuan muda sakti sedang menatapnya dengan tatapan matanya yang tajam.Tuan muda sakti menyeringai ke arah sekretaris pram seakan tau apa yang di pikirkan sekretarisnya saat ini, namun tuan muda sakti tidak mengeluarkan sepatah katapun,dirinya hanya memberi kode kepada sekretaris pram meminta agar di berikan hpnya.


sekretaris pram dengan sigap segera mengeluarkan hp tuan muda sakti dari tas yang di tentengnya, dan dengan segera di berikan kepada tuan muda sakti.tuan muda sakti kemudian sibuk mengutak atik hpnya, rupanya tuan muda sakti berniat bekerja sambil menjaga aira,tuan muda sakti kemudian memberikan kode kepada sekretaris pram agar di berikan laptopnya dan itu tandanya mereka akan memulai pekerjaan mereka di ruang perawatan aira, bukan di ruang kerja tuan muda sakti.mereka berdua kemudian sibuk dalam pekerjaan mereka masing masing tanpa mengeluarkan sepatah katapun, mereka tidak memperdulikan kalau di sekitar mereka masih ada dokter dan perawat yang tetap siaga memantau perkembangan aira.

__ADS_1


tuan muda sakti terus bekerja sambil matanya sedikit sedikit melirik ke arah aira, dirinya seakan akan ingin memastikan kalau aira tetap merasa nyaman. aira yang sejak di tidurkan kembali ke ranjangnya telah kembali terbuai di alam mimpinya karena pengaruh obat yang disuntikkan kepadanya,dan setelah sekitar satu jam lamanya aira tertidur, kini terlihat aira menggeliat dan aira membuka sedikit matanya,kesadarannya mulai kembali penuh dan dirinya merasa sedikit bingung mengapa dirinya berada di ruangan yang penuh dengan aroma obat obatan, dan ketika dirinya mengedarkan pandangannya mata aira seketika melotot dengan lebar ketika matanya berpandang pandangan dengan tuan muda sakti.entah mengapa tatapan tajam tuan muda sakti kepadanya membuat tubuh aira menggigil ketakutan, ingatannya segera melayang ketika dirinya memeluk tuan muda sakti kuat kuat ketika dirinya di landa ketakutan ketika berada di dalam lift.


"duuh kenapa aku jadi selancang ini siih,, pasti tuan muda sakti akan segera menghukumku,pasti tuan muda sakti tidak suka dengan kelakuanku yang menyusahkannya,, ooh tuhan tolonglah aku, hukuman apalagi yang akan ku terima atas kelancanganku ini,mungkin aku akan seumur hidup tidak bisa keluar dari cengkraman tuan muda sakti,pasti aku akan di hukum seberat beratnya karena sudah berani memeluknya"rintih aira dalam hati.tubuh aira seketika menegang ketika tuan muda sakti berdiri dan melangkah mendekatinya,aira dengan segera menutup kembali matanya namun debaran jantungnya terasa begitu cepat dan keringat dingin mengalir deras keluar dari semua pori pori di tubuhnya,aira ketakutan."aira,, airaa,, apakah kau sudah bangun"?terdengar suara bisikan tuan muda sakti di telinganya dan tubuh aira seketika membeku karena dirinya merasa tuan muda sakti mengusap kepala dan pipinya dengan lembut, nafas tuan muda sakti terasa menerpa di pipinya itu berarti wajah mereka berdua sangat berdekatan saat ini. aira merasa bingung karena yang di bayangkannya tuan muda sakti akan segera meneriakinya dan segera menarik tubuhnya ketika tau aira sudah sadar,tapi ini sangat berbeda.sebenarnya apa yang sedang terjadi???


__ADS_2