
setelah mencuci muka dan mengganti pakaian tidurnya aira lalu keluar dari kamarnya dan langsung menuju dapur,tampak kepala pelayan sedang sibuk mempersiapkan makan malam tuan muda sakti. "maaf pak saya agak lambat,tadi ganti baju dulu kata aira kepada kepala pelayan. kepala pelayan hanya tersenyum tipis kepada aira lalu memberikan kode kepada aira agar sedera mendekati dirinya."tolong angkat ini ke meja tuan muda sakti sebentar lagi dirinya akan datang"kata kepala pelayan sambil menatap tajam wajah aira.
aira lalu mengangkat nampan yang berisi makan malam tuan muda sakti dan mengaturnya di meja makan yang khusus untuk tuan muda sakti, tidak berselang lama nampak tuan muda sakti keluar dari ruang kerjanya dan langsung menuju ruang makan.tuan muda sakti kemudian langsung duduk di kursi makan dan memberikan kode kepada aira untuk segera mengambilkan makan untuknya.
aira yang mulai timbul kembali kemarahannya kepada tuan muda sakti hanya bisa menunjukkan wajah cemberutnya,namun aira tetap melayani tuan muda sakti walaupun tanpa suara dan selalu memalingkan wajahnya ke arah lain ketika matanya berpandangan dengan mata tuan muda sakti. "hhuuh dasar manusia sombong, nanti aku taruh racun makananmu baru tau rasa"ucap.aira dalam hati. "heeiii mukamu itu kok asam banget siih, bikin hilang selera makanku saja"omel tuan muda sakti kepada aira, aira hanya bisa menundukkan pandangannya dan berusaha merubah mimik mukanya.
"maaf tuan"ucap aira pelan. "kau sudah makan belum? suaramu sudah seperti orang yang tidak makan satu minggu aja, bikin aku makin tidak bernapsu untuk makan"semprot tuan muda lagi kepada aira."ayo duduk disini makan bersamaku, kau harus tanggung jawab karena sudah membuatku kehilangan selera makan"kata tuan muda sakti sambil menatap tajam aira. "maaf tuan aku belum lapar,tolak aira dengan halus. "aapaaa???kau mau aku hukum lagi karena membantah perintahku?? kata tuan muda sakti dengan nada bicara yang keras. "maaf tuan"ucap aira. dan tanpa disuruh untuk kedua kalinya aira langsung duduk di hadapan tuan muda sakti.aira lalu mengambil piring dan langsung menyendokkan makanan kedalam piring yang di pegangnya.
__ADS_1
aira kemudian makan dengan lahapnya di hadapan tuan muda sakti,sampai sampai tuan muda sakti terbelalak matanya melihat cara aira makan."gila beneerrr nih cewek,makannya seperti kuli bangunan, tapi kok aku suka yah, tidak seperti amasya yang selalu menolak makan malam dengan menu berat seperti ini"ucap tuan muda sakti dalam hatinya. "liatin niih, makan malammu aku akan habiskan semuanya, pelototin deeh sampai sampai bola matamu sebesar bola. kasti,pasti nyesel kaann nyuruh aku makan?ucap aira dalam hati sambil terus makan dengan lahapnya dan sekali kali melihat ke arah tuan muda sakti untuk sekedar melemparkan senyum basa basi ke arah tuan muda sakti yang masih menatap takjub ke arah aira."aira kok makanmu sudah seperti orang yang pernah menyentuh nasi selama seminggu sih"?tanya tuan muda sakti kepada aira.
"eeh maaf tuan"ucap aira serta merta menghentikan makannya."tidak apa apa kok, lanjutkan aja makanmu, aku tidak marah, aku malah jadi berselera kepingin makan lagi melihat caramu makan"ucap tuan muda sambil tersenyum kepada aira dan mulai menyendokkan kembali makanan ke mulutnya."kamu kok makannya lahap sekali, ga takut gemuk nanti"?tanya tuan muda sakti kepada aira. "hehehe, tidaklah tuan. aku malah harus makan banyak karena pekerjaanku membutuhkan energi yang besar"ucap aira seakan akan menyindir tuan Muda sakti karena sudah menyuruhnya untuk membersihkan kebun belakang rumahnya.
tuan muda sakti hanya tersenyum simpul mendengar kata kata aira, sambil terus makan tuan muda sakti memperhatikan cara makan aira, pikiran tuan muda sakti kembali ke saat aira dan dirinya ketemu sampai terjadi hal yanng membuat aira harus menerima hukuman dari tuan muda sakti.
"hhhmmm,, airaa,, aira.aku sungguh tersanjung dengan permintaan maafmu, aku semakin penasaran ingin mencari tahu kebiasaanmu yang lainya"ucap tuan muda sakti dalam hatinya."aira aku sudah kenyang, jika kau ingin memakan masakan ini, makanlah"kata tuan muda sakti sambil berdiri bangkit dari tempat duduknya. "trima kasih tuan muda atas kebaikan hati tuan muda "ucap aira sambil membungkukkan tubuhnya. "never mine aira,makanlah tapi jangan kelamaan Karena kau masih punya tugas yang harus kau kerjakan, yaitu membersihkan tempat tidurku"ucap tuan muda sakti sambil berbalik meninggalkan aira. "haaahh,tugas apalagi siih??? rutuk aira dalam hati.
__ADS_1
aira tiba tiba kehilangan selera makannya, dirinya segera membersihkan meja makan dan mengangkat kembali ke dapur sisa sisa makanan dan piring kotor, dalam hati aira mengomel panjang pendek mendengarkan kata kata tuan muda sakti yang terakhir."huuuhh dasar manusia nyebelin, tidak bisa lihat orang senang dikiiiiitt ajaa, maunya nyuruuuhh melulu,dasar produk gagal tidak bisa ngerjain sesuatu sendirian selalu saja nyuruh nyuruh orang kayaknya dirinya paling suka lihat kalau aku menderita deh".
"aira jangan lupa ke kamarku setelah itu"teriak tuan muda sakti kepada aira."hhuuuh berasa di hutan deeh,niih tarsannya lagi teriak teriak"kaya orang gila maki aira dalam hati. mo ngapain aku di suruhnya ke kamar? mau bacain dongeng sebelum tidur kali yaah? atau dia mau aku menjaganya sampai pagi karena dia takut akan kegelapan? dasar laki laki penakut, bisanya hanya ngomel ngomel aja.kata aira dalam hatinya.
setelah aira menyelesaikan tugasnya di dapur, aira lalu mencari tuan muda sakti. aira lalu mengetuk pintu kamar tuan muda sakti dan tiba tiba pintu kamar tuan muda sakti terbuka dengan sendirinya, sejenak aira terkejut dan kemudian tersadar lalu segera melangkah masuk ke dalam kamar. tampak tuan muda sakti sedang duduk di dalam kamarnya tangannya melambai ke arah aira memberi kode agar aira segera mendekatinya. aira lalu melangkah pelan ke depan,"ada apa tuan muda"?tanya aira kepada tuan muda sakti.
"aira kemarilah,urutlah kakiku ini aku merasa sangat lelah malam ini"ucap tuan muda sakti sambil menatap ke arah aira. aira hanya menarik napas menahan kekesalannya,"aku saja yang seharian kerja tidak meminta untuk di urut, "huuuh dasar manja,dasar laki laki tulang lunak ,ku patahkan semua jari jarimu baru tau rasa"maki aira dalam hati
__ADS_1