Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
ciuman tuan muda sakti


__ADS_3

"ssssttt,pelankan suaramu aira aku bisa kena marah oleh tuan muda sakti kalau ketahuan hanya mengajakmu bergosip ria" ucap nia sambil menutup mulut aira dengan tangannya rapat rapat."hhmmpptt,,, hhmmpptt"terdengar aira seperti ingin mengatakan sesuatu tapi kata katanya tidak bisa keluar karena mulut sampe hidungnya di tutup rapat rapat oleh nia.nia yang melihat wajah aira yang memerah dan dengan mata yang melotot membuat nia segera melepaskan tangannya dari mulut aira.


"niaaaaa,,, kau membuat aku susah bernapas tauuu"ucap aira sambil menjitak jidat aira dengan perlahan."hehehe maaf airaaa,, aku tidak sengaja"kicau nia dengan santainya."oh iya tolong ceritakan padaku apa benar yang kau katakan barusan nia"?tanya aira dengan tidak sabar kepada nia."iya benar, apa untungnya aku berbohong kepadamu"kata nia sambil memandang tajam wajah aira."sekarang giliranmu aira, apa yang terjadi kepadamu sampai sampai tuan muda sakti rela bersusah payah membopongmu seperti kekasihnya"tanya nia sambil berbisik kepada aira."haah,, a,, aku,, akuu,, aku sendiri bingung, seingatku aku berada di dalam klinik d kantor tuan muda sakti, tapi kemudian aku sudah berada di kamar ini"ucap aira dengan ekspresi bingungnya."hhmmm,, memangnya apa yang terjadi sehingga kau bisa ada di dalam klinik itu aira"tanya nia dengan menggebu gebu sambil terus menatap tajam wajah aira karena nia sangat penasaran.aira terdiam sesaat,otaknya berputar berusaha mengingat kejadian yang di alaminya ketika berada di kantor tuan muda sakti.seketika aira teringat sesuatu,wajahnya mendadak berubah menjadi pucat pasi, keringat dingin mengucur di pelipisnya.


"heii,, airaa,, apa yang terjadi? apa kau baik baik saja? mengapa tubuhmu menjadi dingin dan wajahmu seketika memucat"?tanya nia sambil mengguncang guncang tubuh aira. "niaa,, akuuu,,,, lift,,, aku takuut,,, "kata aira dengan tersendat sendat. "sstt,, airaa,,, airaa,, tenang,, tenangkan dirimu,tak perlu takut ada aku disini menemanimu"ucap nia sambil memeluk aira dengan ekspresi yang keheranan.hiks,,hiks,, hiks,,, niaa,, aku takut,, aku takut,, tolong jangan tinggalkan aku,, aku tidak mau di paksa naik lift lagi"tangis aira kembali meledak dan aira kembali menangis sejadi jadinya.

__ADS_1


"tuan muda sakti dan sekretaris pram yang sedang duduk berdua dan lagi membahas masalah pekerjaan langsung terhenti seketika diskusi mereka berdua, dan tanpa tunggu waktu lama tuan muda sakti segera berlari ke arah kamar aira di ikuti oleh sekretaris pram."apa yang terjadi"?tanya tuan muda sakti kepada nia begitu masuk ke dalam kamar aira."maaf tuan muda,, aira merasa ketakutan dan katanya dia takut"kata nia masih dengan wajah bingungnya."hhmm,, dasar kalian para wanita, lain yang di perintahkan lain juga yang kalian kerjakan, pasti kau bertanya kepada aira apa yang terjadi kepada dirinya kan"?tanya tuan muda sakti dengan raut wajah menunjukkan ketidak sukaannya kepada nia."eeh,, iya benar tuan muda,, ucap nia sambil menundukkan wajahnya."tugasmu kan untuk membantu aira mengganti pakaiannya,bukan untuk mewawancarainya, kalau sudah bgni apa yang bisa kau lakukan untuk menenangkan aira"omel tuan muda sakti kepada nia."aira yg masih menangis karena merasa ketakutannya kembali datang, perlahan menghentikan tangisannya dan melepaskan pelukannya di tubuh nia.


begitu mata aira bertatapan dengan tatapan mata tuan muda sakti, seketika aira langsung menghentikan tangisannya dan langsung menghapus air matanya."maaf tuan muda, aku hanya merasa takut membayangkan kejadian tadi"ucap aira perlahan. "makanya jangan hanya bergosip melulu,ujung ujungnya nangis kan"?ucap tuan muda sakti dengan nada mengejek kepada aira.aira hanya menutup rapat mulutnya,saat ini dirinya lagi malas berdebat."cepat kau bantu dia berganti pakaian dan kembali kau ke belakang, kau aira istirahatlah agar kau bisa secepatnya bisa kembali bekerja"ucap tuan muda sakti dengan ekspresi datarnya. tuan muda sakti kemudian membalikkan badannya di ikuti oleh sekretaris pram yang sedari tadi hanya menjadi penonton setia mereka.


oh iya, aira istirahatlah,aku akan kembali kebelakang"ucap nia setelah pekerjaannya selesai."nia bolehkah kau menemaniku disini? tolong jangan pergi, temani aku"rengek aira kepada nia sambil menahan tangan nia.eeh,,aira aku sih mau mau aja tapi apakah kau tidak mendengar apa yang di katakan oleh tuan muda sakti"?tanya nia seolah mengingatkan aira.aira yang ingat dengan perkataan tuan muda sakti kemudian melepaskan pegangan tangannya pada nia dengan berat hati."aku pergi dulu aira, aku akan kembali sebentar"ucap nia mencoba menghibur aira sebelum melangkah pergi keluar dari kamar.

__ADS_1


aira yang sudah tidak ingin tidur lagi kemudian bersandar di ranjangnya, namun seketika matanya melotot ke arah pintu kamar karena tuan muda sakti sedang menuju ke arahnya, aira kemudian kembali berbaring sambil menarik selimutnya untuk menutupi seluruh tubuhnya, namun sayang gerakan tangan aira terlebih dahulu di cegah oleh tuan muda sakti."heii kauu,, mau berpura pura tidur yah"?kau jangan menipuku yah"ucap tuan muda sambil menarik selimut aira dan kemudian mencampakkannya."maaf tuan muda aku memang ingin istirahat"ucap aira dengan perlahan sambil menundukkan wajahnya."heii,, angkat wajahmu dan tataplah wajah orang yang saat ini mengajakmu berbicara, ciih memangnya kau tidak pernah. di ajarkan sopan santun di bangku sekolahan"dengus tuan muda kepada aira. "makanya kalau orang lagi belajar jangan hanya bolos melulu"ejek tuan muda sakti kepada aira sehingga membuat wajah aira menjadi merah padam.


"enak saja,aku ini selalu juara pertama di kelasku tauuu"ucap aira sambil mendongak kepada tuan muda sakti dengan tatapan mata melotot."naaah gitu doonk,, tatap wajah orang yang mengajakmu berbicara"ucap tuan muda sakti sambil memegang dagu aira.seketika kedua mata mereka saling bertatapan, aira merasa wajahnya saat ini bersemu merah dan mencoba kembali menundukkan kepalanya, namun tangan tuan muda sakti yang memegang dagunya begitu kuat menahan sehingga aira terpaksa terus memandang wajah tuan muda sakti yang sangat mempesona itu.


tuan muda sakti yang menatap kedua bola mata aira dalam dalam, saat ini merasakan debaran jantungnya berdebar sangat kencang dan ketika mata tuan muda sakti menatap bibir aira, entah mengapa seolah olah ada magnet yang menarik wajah tuan muda sakti untuk semakin mendekati wajah aira dan kemudian menempelkan bibirnya ke bibir aira. tuan muda sakti kemudian mencium bibir aira dengan perlahan dan melumatnya.aira yang sejenak terdiam dan berusaha berontak untuk melepaskan ciuman tuan muda sakti kepadanya, namun aira hanya bisa terdiam akhirnya dan hanya bisa pasrah karena tuan muda sakti tidak memberikannya ruang untuk bergerak bebas.tuan muda sakti seakan akan tidak ingin melepaskan ciumannya kepada aira, dirinya terus melumat bibir aira dan aira hanya terdiam tanpa kata."ooh tuhan apa yang terjadi saat ini benar benar bingung, mengapa tuan muda sakti tiba tiba menciumku? bukankah tadi dirinya habis marah marah kepadaku"ucap aira dalam hatinya dengan bingung.aira merasa otaknya seakan akan menjadi buntu,dan tubuh aira seketika menegang ketika tangan tuan muda sakti tanpa sengaja meremas dadanya, darah aira seketika berdesir dan aira berusaha untuk melepaskan pelukan tuan muda sakti.

__ADS_1


__ADS_2